
**Yuhuuuu 😆 kita UP kembali ya😚
Hei-hei 😊😊😊
Ayo ramaikan 😆
Ayo beri semangat untuk Autor💪
Biar Author tidak kendor semangatnya, ayo beri apresiasimu untuk Author 😍
👉Like (👍)
👉Favorit (❤)
👉Vote (🔥)
👉Rate 5 bintang (🌟🌟🌟🌟🌟)
👉Komentarmu (😇🙏)
Thank you🌷
.
.
Happy Reading 💙**
🌼 🌼 🌼 🌼 🌼
Usai sarapan pagi. Diruang tamu.
“Aku mohon, biarkanlah aku tinggal disini bersamamu” Pinta Cycan dengan wajah dibuat-buat sedih
“plisss... yah? Boleh ya?”
“Tidak boleh.”
__ADS_1
“Plisss...”
“Tidak boleh ya tidak boleh, kita itu beda jenis kelamin. Pria dan wanita tidak boleh satu atap, bahaya” tolak Kygu lagi dan mencoba menakuti Cycan
“Bahaya apa?”
“Bahayalah. Bagaimana kalau aku memerkosamu kalau kamu memancingku berbuat itu?” kata Kygu asal
Iya juga sih. Ahhh benar-benar bahaya jika pria ini memerkosaku, bisa-bisa aku jadi bunting sebelum wisuda. Oh noooo!
Ah tidak! Tapi aku harus tinggal dimana lagi kalau bukan disini. Hanya dialah satu-satunya harapanku saat ini. Pikir Cycan. Kygu menahan tawanya ketika melihat ekspresi Cycan yang penuh kebingungan
“Aku akan tetap tinggal disini. Dan kita harus ngasih aturan agar hal itu tidak terjadi” ide Cycan
“Baiklah. Kau boleh tinggal disini untuk sementara waktu. Tapi, kalau kamu sudah ada tempat tinggal kau boleh keluar dari sini” kata Kygu Akhirnya, dimana ia juga tidak tega membiarkan gadis sebatang kara terlantar setelah mendengar semua cerita Cycan kepadanya, dimana ia dipecat dari kerjanya dan apartement disita karena utang diBank.
“Siap, Bos” sahut Cycan mantap dengan senyum manisnya
“Baiklah. Aku akan berangkat kerja. Nanti kita bahas lagi” seru Kygu pamit pergi
Hari semakin siang. Jam istrahat pun tiba.
“Boleh saya duduk?” tanya Kygu pada Vylen yang sedang makan siang dikantin kantor yang begitu mewah, termasuk milik Kygu.
“Tentu saja boleh, presdir.” Seru Vylen, “Inikan milik anda, jadi sesuka hati duduk dimana saja kan boleh” kata Vylen lagi diselingi tawa.
“haha siapa tahu kamu tidak nyaman kalau aku semeja denganmu” canda Kygu sembari duduk
“haha ngga mungkinlah. Lagipula kita memang seharusnya bisa akrab dimana nantinya kamu akan menjadi iparku” sahut Vylen setahunya. Kygu geli mendengar kata ‘Ipar’
Ipar? Kenapa Vylen berpikir aku masih berhubungan dengan sepupunya? Apakah Helone yang menceritakannya? Hmmm yasudahlah tak perlu dipikirkan.
Kygu memilih mengabaikan perkataan Vylen dan segera memesan makanannya.
Beberapa mata perempuan disana berkesempatan untuk melirik-lirik kedua pria yang berwajah tampan dan gagah yang semeja. Yah mereka sangat diidolakan para wanita. Terutama Kygu yang sangat terpopuler dan presdir yang sangat diidamankan untuk dijadikan suami mereka. Siapa yang tidak mau sama abang tampan dan sekaya Kygu? Wah aku saja mau banget jadi bininya pasti kamu mau juga bukan wkwkw berhalu dulu ya😁
“Kamu kelihatan murung sekali. Ada apa ya kalau boleh tahu?” selidik Kygu seusai makan.
__ADS_1
Vylen agak tercengang seperti ketangkap basah oleh Kygu yang mengetahuinya sedang mengalami kegalauan tingkat dewa
“Oh tidak apa-apa, pak” kata Vylen menyembunyikan kegalauannya
“Ayolah jangan terlalu formal bila diluar kantor, ini sekarang jam istrahat” tegur Kygu tidak suka. “Kalau ada masalah jangan sungkan, aku bisa mendengarkanmu” menawarkan diri sebagai teman curhat hihihi laki-laki bisa juga curhat-curhatan
Vylen bisa melihat keseriusan dimata Kygu. Yah dia mulai membuka hati untuk bercerita pada Kygu. Mungkin saja Vylen akan lega bila mencurahkannya isi hatinya sekarang ini
“Sejujurnya, Aku kemari untuk bertemu dengan seseorang. Aku pergi dari Amric tanpa persetujuan orangtuaku” kata Vylen. Kygu tercengang mendengarnya
“aku sedang mencari seseorang yang pernah aku tinggalkan disini” kata Vylen lagi sembari mengenang orang itu
“Sudah kuduga ini pasti seorang wanita yang spesial dihatimu” tebak Kygu. Vylen membenarkannya
“Dia wanita yang baik, tidak seharusnya aku menyakiti perasaannya dengan meninggalkannya tanpa bilang apa-apa. Mungkin dia sangat membenciku saat ini.” Kata Vylen dengan memejamkan matanya sekilas. Ia merasa bersalah.
“Sebenci apapun dia padamu kalau dia masih sayang, dia pasti akan kembali” kata Kygu dengan bijak
“Aku benar-benar menyesal menyakitinya” penuh sesal pada diri sendiri
“Apa kamu sudah bertemu dengannya?”
“Aku tidak tahu dia dimana sekarang. Tadi pagi aku sempat berkunjung ketempatnya, tetapi tempatnya sudah kosong saat aku tiba disana. Aku rasa dia sudah lama pindah dari situ.” Kata Vylen gundah. Pria tampan bisa galau juga ya hehehe
“Kalau jodoh, pasti akan dipertemukan kembali. Percayalah” kata Kygu meyakinkan Vylen. Vylen yang mendengar kata itu semakin bergairah untuk bisa memperjuangkan cintanya lagi pada seseorang yang berada dimasalalunya.
.
.
.
.
.
Mohon dukungan-nya ya para readers😚😚😚
__ADS_1