
×TETAPLAH BERSAMAKU×
PART 16
RAGLAK kini tengah duduk berhadapan dengan ibu nya Laksh. Ketemu calon camer ceritanya hahaha. Ragini sangat canggung saat ibunda Laksh menatap Ragini dan memperhatikan Ragini. Dia sesekali tersenyum. Ragini menunduk dan bertanya dalam hati. Apa ada yg salah dengan yg ia kenakan. Padahal Ragini hanya menggunakan salwar pink dan rambutnya pun di biarkan tergurai dengan make up yg tipis natural. Tapi mengapa ibunda Laksh sedari dari melirik ke arah Ragini. Ragini pun menyenggol tanggan Laksh seolah memberikan tanda. Tapi memang Laksh yg tak peka ia hanya mengelus tangannya dan menatap Ragini sebentar lalu fokus kembali menatap ke arah ibunya. Ragini mendengus kesal. Memang Laksh itu sangat tidak peka. Bagaimana ia bisa menjadi seorang psikologi terkenal jika dia saja tidak mengerti kode yg di berikan Ragini.
"Eheemmm" suara deheman Ibu Laksh memecahkan keheningan di antara mereka.
Ibu Laksh mendekatkan wajahnya menatap ke arah Ragini dengan serius.
"Jadi sejak kapan kau dan Laksh berpacaran? Nampaknya aku belum pernah melihat Laksh jalan bersamamu" tanya ibu Ragini serius dan seolah ingin menyelediki apa yg sebenarnya terjadi.
Ragini masih terdiam sambil menelan ludahnya, ia menarik nafas perlahan untuk menghilangkan rasa gugupnya.
"Be-gi-ni bibi, a-ku dan Laksh" ucap Ragini gugup
Laksh lalu memegang tangan Ragini dan tersenyum. Ragini melotot melihat Laksh yg secara sengaja mengambil kesempatan untuk memegang tangannya. Laksh tersenyum manis ke arah Ragini sambil mengedipkan matanya. Memberikan Ragini simbol jika ia hanya berpura-pura melakukannya.
"Jadi begini ibu, aku dan Ragini sudah lama saling mengenal namun aku dan Ragini sempat terpisah karena aku melanjutkan study ku ke London, dan aku baru bertemu Ragini seminggu yg lalu, aku terkejut jika ternyata Ragini masih Setia menanti kepulanganku" ucap Laksh, Ragini yg mendengar ucapan Laksh langsung menoleh ke arah Laksh, menatapnya dengan tajam.
"Oh begituh, lalu saat ini kau berkerja dimana Ragini?" tanya ibu Laksh lg
Ragini pun diam ia takut salah berucap atau takut jika ibu nya Laksh akan merendahkannya jika mengetahui bahwa Ragini hanyalah seorang SPG saja.
"A-ku a-ku..." Ragini gugup.
"Begini ibu kekasihku ini sebenarnya memiliki usaha kedai coffe dan sangat laris bu, nanti jika ibu mau aku dan Ragini akan membawa ibu kesana" jawab Laksh lagi mengambil alih
Ibu Laksh mengernyitkan alisnya, dia bingung mengapa sedari tadi Laksh yg menjawab pertanyaanya bukan Ragini. Ibu Laksh menarik nafas dalam lalu menatap lekat ke arah Ragini.
"Ragini kau tau nampaknya putra ku ini sangat bersemangat berhubungan dengan mu, nampaknya selalu dia yg menjawab pertanyaanku" sindir Anna
Ragini hanya tersenyum simpul dan Laksh hanya mengelus lehernya dan tersenyum malu ke ibu nya.
"Hmmm baiklah sudah ku putuskan kalau pernikahan kalian akan segera di lakukan, bukankah lebih cepat itu lebih baik kan sayang. Kalian tidak perlu repot untuk mengurusi persiapannya. Biar ibu saja yg melakukannya. Ragini sayang lusa kau akan ke butik yah, kita akan memulai fitting baju pengantinmu" ucap Anna panjang lebar
__ADS_1
RAGLAK melongo mendengar jawaban ibunya, Ragini melirik ke arah Laksh, tapi Laksh menaikkan kedua bahunya.
"Baiklah ibu pergi dlu yah Nak, ibu sedang banyak urusan. Dan Laksh kau jaga dengan baik calon menantuku ya" pamit ibu Laksh
Setelah ibu Laksh sudah pergi dari caffe itu Ragini lalu memukul bahu Laksh kencang.
"Aawww sakit Ragini, kau ini apa apaan sih" ucap Laksh kesal
"Karna kau semua ini harus terjadi, sebaiknya kita mengakhirinya saja Laksh, aku tak mau melukai ibu mu karena terlalu banyak berharap pada pernikahan kita" jawab Ragini kesal
Namun Laksh hanya diam, entah mengapa Laksh menginginkan pernikahan ini tetap terjadi. Tak sengaja seorang pria menghampiri mereka.
"Laksh, Ragini jadi kalian akan menikah?" tanya pria itu terkejut
"RATAN" teriak keduanya
"Ragini, kenapa kau tega kepadaku, kenapa kau malah ingin menikah dengan sahabatku sendiri hah? Apa kau tak memikirkan perasaanku?" ucap Ratan lirih
RAGLAK saling berpandangan, mereka bingung atas sikap Ratan.
Hati Ragini berdebar saat Laksh mengatakan kata kata itu.
'Astaga apa yg Laksh katakan' batinnya
"Ragini apa benar kau mencintai Laksh" Ratan bertanya dan menatap Ragini
"Iya Ratan, aku amat mencintai Laksh dan aku ingin menikah dengannya" jawab Ragini sambil tersenyum mengejek ke arah Ratan
"Baiklah, aku harap kalian bahagia" Ratan menangis dan berlari keluar cafe.
Laksh yg melihat sikap Ratan seperti itu tertawa terpingkal-pingkal. Memegangi perutnya yg sangat geli karena tertawa. Ragini hanya mendengus kesal.
"Kasian sekali Ratan ku sayang" gumam Ragini.
Laksh terus tertawa, Ragini kesal lalu meninggalkan Laksh. Laksh yg menyadari Ragini pergi langsung berusaha mengejar Ragini.
__ADS_1
*********
"Apa apaan semua ini, aku dan Laksh akan menikah, tidak, tidak boleh, ini semua tidak boleh terjadi aku harus melakukan sesuatu" pikir Ragini.
Ia mondar mandir di kamarnya. Salah sau tangan dia lipat dan satunya memegangi dagunya sambil berpikir.
Tiba tiba Mrunal masuk dan heran dengan sikap Ragini. Mrunal menepuk bahu Ragini.
"Ragini kau kenapa?" tanya Mrunal bingung
Ragini pun duduk di ranjangnya, Mrunal pun menghampiri Ragini.
"Mrunal menurutmu bagaimana dengan Laksh?" tanya Ragini
Mrunal tersenyum memikirkan wajah Laksh "Dia sangat tampan Ragini, begitu kharismatik"
Ragini mengernyit kan dahi nya dan memegang dahi sahabatnya itu.
"Kau tidak sedang demam kan Mrunal?" tanya Ragini sambil memegang dahi Mrunal
"Hei kau ini, aku mengatakan yg sejujurnya" jawab Mrunal kesal
"Apa kau menyukai nya?" tanya Mrunal sekenanya.
Ragini langsung memalingkan wajahnya, dia amat kesal "Tidak, tidak akan pernah aku menyukainya. Dia itu sangat sombong, sok bersih, sok kepedean, hihh pokoqnya dia itu sangat menyebalkan" kesal Ragini
Mrunal memegang tangan Ragini dan tersenyum, Ragini pun menoleh.
"Ragini, Cinta dan benci itu beda tipis, berhati-hatilah" ucap Mrunal sambil tertawa lalu berlari meninggalkan Ragini
"Mrunal awas kau" teriak Ragini
'Mana mungkin aku menyukai pria seperti itu, tidak akan pernah' batin Ragini
jangan lupa tinggalkan like..
__ADS_1