
×TETAPLAH BERSAMAKU×
PART 23
"RAGINIIIII" teriak Laksh menghampiri Ragini.
Ragini langsung berlari dan menjauh dari Laksh, Laksh berlari mengejar Ragini.
"RAGINIIII BERHENTI!!" teriak Laksh.
Perlahan Laksh dapat menyusul Ragini, kini Laksh dan Ragini saling berhadap hadapan. Mata mereka saling menatap. Langsung langsung memeluk erat tubuh Ragini, seakan takut jika Ragini akan meninggalkan nya.
"Kau ini kemana saja hah? Kenapa kau tak menjawab telpon ku? Kau tau aku seperti orang gila saat tau jika kau ingin pergi menjauh dari ku" ucap Laksh kesal.
Ragini hanya menatap datar ke arah Laksh.
"Sudah bicaranya? (Laksh mengangguk) kalau sudah aku ingin pergi" ucap Ragini ketus.
Dia ingin pergi namun tangan Laksh menahannya.
"Kau mau kemana?" tanya Laksh.
"Pergi jauh, setidaknya tak melihat mu lagi, kau juga kan sudah tidak peduli lagi kepadaku" jawab Ragini kesal.
"Kata siapa aku tak peduli lagi kepada mu hah? Tau apa kau tentang perasaan ku" jawab Laksh kesal.
"Aku tau semuanya, kau bersama wanita itu saja, tidak usah bersama ku lagi" kesal Ragini.
"Siapa yg kau maksud? Anchal? Hahaha kau tak usah cemburu kepada nya, dia memang wanita tidak waras" ucap Laksh terkekeh.
"Maksud mu ? Apa wanita itu kehilangan akal nya?" tanya Ragini bingung.
"Tidak, dia wanita yg waras sangat waras, hanya permintaan anehnya itu yg terus mengusikku" ucap Laksh pelan.
Ragini menatap ke arah Laksh.
"Tapi mengapa kau meng'iya'kan permintaanya? Bilang saja kau memang ingin melakukan 'itu' denganya" kesal Ragini.
Laksh lalu memeluk Ragini dari belakang.
__ADS_1
"Untuk apa aku melakukan 'itu' dengannya, jika aku mau, aku akan melakukan hal 'itu' dengan mu saja" goda Laksh.
"Lalu? Mengapa dia ingin sekali kau memberinya seorang bayi? Bagaimana kau bisa memberikannya seorang bayi jika kau tak menyentuhnya" ucap Ragini galak.
Laksh hanya terkekeh geli.
"Hei Ragini sekarang jaman sudah sangat canggih, apapun bisa di lakukan, aku nanti akan memberikan sperma ku untuk proses inseminasi buatan kepada nya" jawab Laksh datar.
"Kenapa dia sangat ingin kau memberikan anak untuk nya?" tanya Ragini heran.
"Dia sebenarnya adalah mantan kekasih ku, dia amat terobsesi oleh ku, jika aku tak mau melakukan nya dia akan menyuruh ayahnya untuk mencabut ijin praktek ku" jawab Laksh.
"Mencabut ijin praktek mu? Memang ayahnya sehebat apa?" tanya Ragini heran.
"Ayahnya memiliki pengaruh sangat kuat di dunia medis, terlebih lagi mengenai psikologi, dia bisa menggunakan kekuasaannya untuk menutup ijin praktek klinik ku" jelas Laksh.
Ragini lalu memeluk Laksh erat. Laksh tersenyum melihat Ragini nya sudah kembali seperti semula.
"Aku sangat menyayangi mu Laksh, aku tak mau kau memberikan sperma mu itu kepada nya, aku tak mau dia memiliki anak dari mu walaupun tidak secara bersentuhan, aku tak mau membagi Laksh ku untuk orang lain, tidak boleh. Kau kan bisa kerja di tempat lain Laksh, ku mohon" pinta Ragini memelas.
Laksh hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Ragini tersenyum malu dan membenamkan wajahnya di dada bidang milik Laksh.
"Aku tak suka Laksh, kau harus janji pada ku tak akan pernah melakukan itu, memang lebih baik kau menutup saja klinik mu itu, karena pasti akan banyak pasien wanita yg menggoda mu, aku tak suka Laksh" kesal Ragini.
Laksh heran dengan sikap Ragini yg sangat manja dan egois. Tapi Laksh menyukai Ragini bersikap seperti ini. Dia amat mencintai gadis manja nya ini.
***
"Kau sudah baikkan dengan Laksh?" tanya Mrunal.
Ragini hanya mengangguk.
"Huh dasar payah, kau ini mudah sekali di rayunya" kesal Mrunal.
Ragini hanya menatap datar ke arah Mrunal.
"Makanya cepatlah kau memiliki kekasih Mrunal, agar kau tau perasaan ku saat ini" kekeh Ragini.
__ADS_1
Mrunal hanya kesal dan langsung tertidur.
Ddrrrttt.... Ddrrrttt...
Getaran ponsel Ragini membuat Ragini bangun mengambil ponselnya di nakas. Ragini lalu berjalan menuju balkon kamarnya, menatap langit-langit.
"Ada apa Laksh? Mengapa kau menelponku?" tanya Ragini.
"Aku hanya kangen dengan kekasih ku ini" jawab Laksh singkat.
"Huhh dasar gombal, Laksh kau tidurlah, aku juga sudah mengantuk" jawab Ragini sambil menguap.
"Baiklah sayang, besok aku akan menjemputmu yah" ucap Laksh.
Lalu mereka pun memutuskan telponnya.
****
"Laksh aku sangat bahagia dengan mu, kapan kau akan menikahi ku?" tanya Ragini.
CCCIIIIIITTTTTT....
Laksh menekan rem dengan kuat.
Ragini pun mendengus kesal.
"Sudah ku bilang Ragini jangan membahas mengenai pernikahan, aku benar benar tak suka" ucap Laksh pelan.
Laksh mengeratnya kepalan tangan di stir mobilnya, matanya menatap tajam lurus ke depan.
Mata Ragini pun berkaca-kaca.
"Aku ragu jikau kau benar benar mencintai ku, aku ragu dengan keyakinan mu kepada ku, akuuuu........" ucapan Ragini terpotong karena Laksh sudah **** bibir Ragini.
Ragini membelalakan matanya, dia memandang wajah Laksh yg tengah terpejam menikmati ciuman di bibirnya. Perlahan Ragini memejamkan matanya. Menikmati ciuman lembut yg di berikan Laksh.
'Hhmmm nampaknya aku harus bersabar untuk mengetahui apa yg di sembunyikan oleh Laksh' batin Ragini.
Mereka pun hanyut dengan ciuman panas mereka.
__ADS_1
jangan lupa like dan komen..