Tetaplah Bersamaku

Tetaplah Bersamaku
Ch. 54 Merasa Dibohongi


__ADS_3

Hallo Readers setiaku ✋


Sebelum dibaca jangan lupa :


👉Like (👍)


👉Favorit (❤)


👉Komen/saran


👉rate 5 bintang (🌟🌟🌟🌟🌟)


💙 Terimakasih banyak *sayang-sayangku 😚🔥


🌼 🌼 🌼 🌼 🌼*


Malam tiba, Kygu baru saja selesai lembur bekerja. Ia segera pulang, dan ingat janjinya pagi tadi dengan Cycan, bahwa ia akan menjemputnya. Kebetulan jam pulangnya sama hari ini.

__ADS_1


Disaat Kygu mau pulang, ia sempat berpapasan dengan Vylen. Vylen bisa melihat ia terburu-buru sekali pulang.


“Kok terburu-buru sekali, presdir?” sempat-sempatnya Vylen menegur Kygu dengan agak heran


“Oh iya, saya mau menjemput seseorang” seru Kygu spontan dengan perasaan senang, Vylen bisa menebaknya orang tersebut pasti spesial. Tidak mungkin orang biasa saja. Masa ada seorang presdir menjemput orang biasa? Haha gak mungkinlah. Itu pasti kekasihnya, siapa lagi kalau bukan Helone sepupunya.


“Hmm” Kygu tiba-tiba berhenti kira-kira tiga meter jauh dari Vylen, “jangan panggil saya presdir jika lepas dari sini. Dan ingat jangan panggil saya Bapak juga kalau diluar, saya masih muda” kata Kygu agar bisa akrab dengan Vylen.


“Haha siap” sahut Vylen mantap


*****


Hari ini ia dipecat. Hari ini juga ia keluar dari apartemennya. Dimana pegawai bank datang keapartementnya tadi siang menagih utang-utangnya yang belum lunas. Karena uang sama sekali tak ada, terpaksa mereka menyita apartementnya.


Flashback


“Maaf nona, batas pembayaran adalah hari ini. Kami tidak bisa memberi waktu lagi untuk anda.” Tegas pria yang berkacamata salah satu pegawai Bank tempat Cycan meminjam selama ini.

__ADS_1


“Tolong beri saya kesempatan satu bulan lagi, pak” Mohon Cycan dengan mata berkaca-kaca


“Nona, sebaiknya nona berkemas saja. Karena tempat anda ini kami akan sita. Dimana saat nona meminjam waktu itu, nona mengasih jaminan sebuah apartement ini.” Jelas pria yang satunya dengan kejam


“Tapi saya akan tinggal dimana jika apartement saya disita, Pak. Saya mohon sekali lagi, pak. Bukannya sebelum-sebelumnya bapak selalu memberi saya kesempatan beberapa kali. Tapi, kenapa kali ini tidak bisa pak? Saya mohon pak” tangis Cycan pecah saat itu. Tapi kedua pegawai bank itu benar-benar tidak memiliki rasa iba kali ini, tidak seperti biasanya. Mereka begitu mendesak waktu Cycan untuk harus membayarnya hari ini juga.


“Kemasi barang-barang nona segera.” Tegas yang berkacamat. Karena Cycan hanya mematung ditempatnya sembari menangis “Jangan sampai kami bertindak kasar, Nona” sentaknya kasar


OFF Flashback


Cycan juga tidak memiliki siapa-siapa, ia punya tante yang memberi apartement itu padanya. Namun, ia tidak tahu bagaimana harus bisa minta tolong, sedangkan mereka sudah beberapa bulan tidak kontekan lagi. Sepertinya tantenya telah mengganti nomornya. Ia benar-benar frustasi saat ini, mungkin harus tidur dijalanan.


Kapan kebahagiaan itu datang? Kapan Tuhan? Mengapa cobaan selalu datang silih berhanti menghampiriku? Siapa orang yang sanggup hidup semenderita begini? Ini sangat menyiksaku. Sudah sebatang kara, miskin, harus berjuang sendiri untuk hidup lagi. Apakah seberat ini kehidupan yang harus kujalani Tuhan? Tidak terasa air mata pun berderai bergulir dipipinya yang lembut nan putih. Tuhan, biarlah kehendakmu yang jadi saat ini. Biarlah semua terjadi. Aku akan tetap kuat. Yah! Harus.


Dengan cekat Cycan mengusap air matanya. Dan membuang ingusnya yang sedari tadi naik turun. Ya! Aku tidak boleh menyerah. Aku masih muda, aku masih kuat, aku masih bisa!


*****

__ADS_1


Dimana gadis itu? Gadis itu tuli apa bodoh ya? Bukannya aku tadi sudah bilang tunggu aku ya, nanti aku jemput. Hmm kelewatan gadis itu. Kesal Kygu sembari mengemudi dengan tancapan gas yang berlebihan karena merasa dibohongi.


🔥Lastzee


__ADS_2