
**Good moorning😊
Kita up lagi ya kak😇
Tetap dukung Author💪 meskipun Author tidak dibayar namun dengan Vote dan Like kakak-kakak semua, itu akan membuat saya senang 😊
Oh iya satu lagi, jangan lupa beri saran🙏**
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
“Saya pikir kamu suka ngobrol ditempat yang memabukan yang lebih dari brandy” sindir Vylen dengan nada dinginnya. Jelas sekali sikapnya tidak berubah pada gadis yang ada dihadapannya itu
“Oh iya, aku Elka, teman sekelas Cy“ tiba-tiba ia terdiam, “oh maksud aku aku adik kelasmu dulu” memperbaiki katanya
“Oh iya aku baru ingat” keduanya pun duduk setelah sampai dimeja
“Tolong berikan aku segelas brandy” minta Vylen pada bartender, setelah diberi, ia pun meminumnya sekali teguk.
“Wah kakak peminum ya sekarang” ucap Elka tak beralih memandang Vylen, pria yang pernah ia sukai sampai saat ini.
“Oh iya” sahutnya dingin
__ADS_1
“Kakak tambah tampan dan gagah saja setelah pulang dari Amric” puji Elka menggebu-gebu, Vylen hanya tersenyum sekilas “Oh iya siapa pacar kakak sekarang?” tanya Elka kepo. Vylen hanya tersenyum masam
“Kenapa kak? Apa kakak masih jomblo? Haha sama dong kalo gitu. Aku sudah lama jomblo sejak masuk SMA kelas satu. Alasan aku ngejomblo sampai detik ini karena aku sedang menunggu kedatangan pria idamanku itu, dan aku sudah lama suka padanya. Aku mencintainya” ucap Elka terang-terangan. Namun Vylen tidak terlalu peduli.
“Oh iya kakak jangan khawatir. Orang yang aku cintai itu sekarang berada disini” ucap Elka menggebu-gebu
“Oh iyakah? Bisalah kami kenalan” ucap Vylen masih menghargai
“Haha orang yang aku suka itu yaitu kamu” ucap Elka terang-terangan tanpa memanggil Vylen dengan sebutan kakak lagi.
“Maksudnya?” tanyanya heran. Bukankah Vylen sudah mengetahuinya sejak dulu? Tapi herannya mengapa Elka masih saja menunggunya, padahal jelas-jelas Elka tahu sendiri Vylen menyukai gadis lain tidak lain dari teman sekelasnya.
“Aku mencintaimu, Vylen” ucapnya penuh kepercayaan diri
“Gila apanya? Aku masih waras. Aku serius mencintaimu”
“Hei kau tahu aku kembali ke Indonesia mencari cintaku yang hilang. Jangan konyol. Hilangkan perasaanmu itu” ucap Vylen tidak memberi harapan sedikitpun.
“Tapi, aku mencintaimu. Tolong lupakan Cycan. Aku disini menantimu, aku tahu kalau kamu tahu tentang perasaanku” ucap Elka tidak terima dan memegang kedua tangan Vylen
“Tidak, Elka. Aku tetap mencintainya, dan tidak ada ruang dihatiku untukmu” tegas Vylen tanpa memedulikan perasaan Elka yang luluh-lantak dengan ucapannya yang terus terang menolak cintanya Elka sembari melepas tangannya dari genggaman Elka.
__ADS_1
“Kau fikir Cycan masih menunggumu disini? Cycan sudah tidak berada disini lagi. Jadi, fikirkanlah masa depanmu. Jangan hanya dia saja yang ada dibenakmu” ucap Elka berdusta tersenyum kecut. Vylen hanya diam tak menanggapi dan memijit pelipisnya pening
*****
Setelah berbaikan dengan Kygu, Cycan merasa tenang dan senang. Ia suka senyum-senyum sendiri. Andai saja ada orang yang melihatnya sekarang, sudah pasti mengira ia sudah gila. Tiba-tiba ponselnya berdering dan ia langsung melihatnya dan ternyata SMS dari Kygu
Kygu :
Jangan lupa mimpi indah.
Pastikan aku yang ada dalam mimpimu.
Good night 😊
“Hah?? Hmm” Cycan yang membacanya agak kaget dan senyum-senyum sendiri sembari memeluk-meluk ponselnya penuh gembira.
Disisi kamar lain, Kygu sedang menunggu balasan chat. Sudah sepuluh menit belum juga ada notif. Sebenarnya sudah ngantuk banget, tetapi demi menunggu chat dari Cycan, ia rela masih menahan kantuknya. Tiba-tiba ponselnya berdering juga, dengan sigap ia membuka ponselnya cepat.
Balas Cycan :
Hehehe.
__ADS_1
Good night
Kygu menghembuskan napas kasar. Tidak peka banget jadi perempuan. Biasanya mereka bilang laki-laki yang tidak peka, padaha kaum mereka sendiri. Humm gak sweet. Hei hei sadar Kygu kenapa kamu harus peduli dengan dia, bukankah kalian belum jadian? Ah memalukan sekali. Gumam Kygu