
Tiba-tiba mata Kygu terarah tepat dimana berdirinya sekeretaris Kim. Kygu benar-benar histeris kaget mengetahuinya disana sebagai penonton dirinya yang sedang melakukan hal yang paling konyol bagi orang lain.
Namun, Kygu segera beranjak dari sofa dengan santainya seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Meskipun dalam hatinya merasa terganggu dengan keberadaan sekretaris Kim yang membuatnya berhenti melakukan aktifitasnya.
Kygu berdiri dan berjalan dengan kedua tangan disaku celananya mendekati sekretaris Kim. Ia menatap sekretaris Kim dengan tatapan tidak suka.
Sekretaris Kim tersenyum dan agak menutup mulut dengan tangannya yang menahan tawa. Ia tahu, Kygu sangat terganggu dan benci dengan hal yang mengganggu dirinya.
Kygu masih menatap sekretaris Kim dingin.
“Maaf, tuan” kata Kim spontan yang setengah tertawa
“Sudah lama?” Tanya Kygu dengan suara dingin dengan sebelah alis terangkat dan berharap jawaban dari sekretaris Kim
“Sejak ciuman dimulai, Tuan” jawab Kim menahan tawa
“Berani sekali dirimu menontonku. Keluarlah sebelum amarahku memuncak, Kim” seru Kygu dingin
“Baiklah, Tuan. Silahkan dilanjutkan kegiatan tuan dan nona muda” ledek sekretaris Kim, sembari membalikkan tubuhnya cepat. Hingga membuat Kygu makin emosi ingin sekali meninju mulut Kim yang cerewet itu pikir Kygu. Namun sekretaris Kim mempercepat langkahnya untuk tidak menghindari omelan tuannya.
Shit ! Kegiatan apa lagi yang ingin aku lanjutkan? Dasar sekretaris pengganggu. Aku sudah gak mood. Kesal Kygu dalam hati.
__ADS_1
Kygu berjalan menghampiri Cycan yang masih belum bangun dari tidurnya. Ia bisa melihat dari raut wajah gadis itu begitu lelah. Ia bisa tebak, Cycan yang telah membantunya saat itu dilift. Cycan yang membawanya dan merawatnya meskipun Kygu setengah sadar saat itu.
Kring kring kring
Suara ponsel Kygu yang berbunyi berkali-kali, Kygu segera meraih ponsel dengan cepat dari atas meja dan mengangkatnya setelah tahu siapa yang menelepon.
“Kenapa baru angkat Kygu? Nenek menelponmu semalam?” Tanya nenek Alya dengan nada cemas. Kygu bingung mau jawab apa, yang ia lakukan hanya diam.
“hallo? Kamu disana?” Tanya nenek Alya lagi
“eh i-iya nek. Aku baik-baik saja, jangan mengkhawatirkan aku, nek. Nenek jaga kesehatan saja” sahut Kygu dengan tenang tanpa menghiraukan pertanyaan nenek Alya. Nenek Alya tahu bahwa Kygu sedang menghindari pertanyaannya, jadi lebih baik menanyainya nanti saja.
“Sekarang nenek sedang didalam lift menuju apartementmu. Nenek membawa makanan kesukaanmu loh. Ini masakan nenek sendiri, kamu pasti suka” seru nenek Alya dari balik ponsel Kygu. Kygu yang mendengarnya histeris kaget betul. Pikirannya dipenuhi dengan kebingungan dan khawatir.
Kemudian Kygu tidak berpikir lama lagi. Ia segera membopong gadis itu. dan Cycan terbangun, matanya terbelalak lebar melototi Kygu.
“Mau kau bawa kemana aku? Turunkan aku” teriak Cycan meronta-ronta berusaha melepaskan dirinya.
“kamu diam. jangan bawel, bisa?” tegas Kygu dengan suara dingin dan mempererat membopong tubuh mungil Cycan. Kygu berjalan menaiki tangga.
“Turunkan aku! Kamu budek ya?” teriak Cycan
__ADS_1
“Jangan sampai aku melayangkanmu kebawah.” Ancam Kygu dengan suara dingin. Sejenak Cycan diam
“Mau kau bawa dimana aku?” Tanya menatap wajah dingin itu
“Dikamarku”
“Jangan bilang kalau kau mau memerkosaku” tukas Cycan
“Dasar otak mesum” Ketus Kygu, “Sekali lagi kau banyang omong, akan kujatuhi betul tubuhmu yang kecil ini dari tanganku” Ancamnya yang membuat Cycan tak bergeming
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Gimana? gimana? Suka?
Ayo like dan komen 😊☺🌹