
❤
❤
❤
❤
❤
Arka dan Fatur pun pamit pergi ke pabrik, selama dalam perjalanan Arka terlihat diam saja.
Ponsel Fatur pun bergetar tanda ada notif pesan yang masuk, Fatur segera membuka dan membacanya.
“Arka, ini HRD mengirim pesan katanya orang-orang yang melamar pekerjaan sudah berkumpul dan HRD terpaksa membatasi pelamar karena sangat membludak,” seru Fatur.
“Oke, kita langsung ke HRD saja.”
Sementara itu di ruangan HRD, Gilsya tampak gelisah karena para pelamar laki-laki terus saja menggodanya.
“Astaga, Bosnya mana sih? Jam segini belum juga datang mana panas lagi,” batin Gilsya dengan kesalnya.
Beberapa saat kemudian, Arka pun sampai di pabrik. Arka dan Fatur langsung menuju ruangan HRD, tempat dimana para pelamar pekerjaan sudah menunggu.
Arka dan Fatur berjalan dengan gagahnya dan segera masuk ke dalam ruangan HRD membuat semua mata pelamar perempuan melotot begitu pun dengan Gilsya yang terlihat terkejut dengan kehadiran Arka dan Fatur.
“Kok Mas tampan ada disini?” batin Gilsya.
Arka yang hendak duduk, tiba-tiba berhenti karena ekor matanya seperti melihat seseorang yang dia kenal.
Arka pun menoleh, dan Arka tampak terkejut melihat ada Gilsya disana duduk santai dan tersenyum ke arah Arka. Fatur pun ikut menoleh dan Fatur sama terkejutnya dengan Arka.
“Aku ga salah lihat kan? Itu beneran Nona Barbie ya?” bisik Fatur.
Arka memalingkan wajahnya dan segera duduk di kursi yang sudah disiapkan.
“Selamat pagi semuanya, selamat datang di PT.KRIS SENTOSA. Perkenalkan nama saya Arka Krismawan pemilik pabrik ini, oke langsung saja kalian akan dipanggil satu persatu nanti ke depan dan asisten saya yang akan menginterview kalian, jadi sekarang kalian nunggu diluar karena saya ingin memeriksa cv kalian dulu,” seru Arka.
Semua pelamar pun satu persatu meninggalkan ruangan HRD itu, pandangan mata Arka tidak lepas kepada sosok perempuan cantik yang saat ini memakai pakaian yang ketat dan seksi sehingga memperlihatkan lekuk tubuhnya yang indah itu.
Arka sampai kesal, apalagi paha putih dan mulus Gilsya terekpose begitu saja saat Gilsya duduk membuat Arka merasa gerah.
“Dasar ya perempuan itu, apa dia sengaja memakai pakaian seperti itu karena ingin menggoda para pria disini,” batin Arka.
“Ngapain Nona Barbie melamar pekerjaan disini? Bukanya orang tuanya juga punya perusahaan, bahkan pabrik ini ga ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan perusahaan Tuan Gibran,” bisik Fatur.
“Entahlah, kita lihat saja apa tujuan dia melamar pekerjaan disini,” sahut Arka.
Akhirnya satu persatu pelamar dipanggil masuk ke ruangan HRD dan Arka hanya memperhatikan saja.
Hingga akhirnya setelah menunggu setengah jam, nama Gilsya pun dipanggil tentu saja dengan senyuman yang mengembang Gilsya pun masuk ke dalam ruangan HRD itu.
“Silakan duduk.”
__ADS_1
“Terima kasih.”
Gilsya pun duduk di hadapan Fatur, baru saja Fatur ingin membuka mulutnya, Arka langsung merebut cv Gilsya yang dipegang Fatur.
“Biar aku yang interview perempuan ini,” seru Arka dingin.
Para pekerja laki-laki dibagian HRD terlihat melotot melihat Gilsya, apalagi dengan cara berpakaiannya yang seperti itu dan semua itu terlihat oleh Arka.
Arka bangkit dari duduknya dan melepaskan jasnya membuat Fatur dan ketua HRD mengerutkan keningnya. Arka berjalan menghpiri Gilsya dan menutup paha putih mulus milik Gilsya oleh jasnya.
"Berpakaianlah yang benar jangan seperti ini, memangnya kamu ini mau melamar pekerjaan atau mau menggoda para pria," bisik Arka.
Arka menatap tajam semua pekerja laki-laki yang tadi memperhatikan Gilsya sehingga semuanya menundukan kepalanya karena merasa takut, sedangkan Fatur tampak menahan senyumannya.
"Ya ampun Mas tampan perhatian banget sama aku," seru Gilsya dengan senyumannya.
Lagi-lagi semuanya dibuat kaget dengan ucapan Gilsya yang berani bicara seperti itu kepada Bos mereka.
"Gilsya Tanuwijaya Gilbert, tolong bersikaplah sopan disini saya adalah Bos dan kamu orang yang melamar pekerjaan disini jadi tolong panggil saya dengan benar," seru Arka dingin.
"Ah iya, maaf-maaf Mas tampan, eh Pak Arka."
"Apa tujuan anda melamar pekerjaan kesini? bukanya orang tua anda seorang pengusaha sukses di kota ini, kenapa anda melamar pekerjaan ke pabrik kecil milik saya?" tanya Arka.
"Tujuannya sudah pasti untuk bekerja dan mendapatkan uang."
"Tapi gaji perbulan karyawan disini sudah pasti hanya sebanding dengan uang jajan kamu satu hari mungkin, jadi buat apa kamu bekerja disini capek-capek? perusahaan orang tua kamu lebih enak dan kamu tidak mungkin sampai kerja capek-capek seperti disini."
"Kamu yakin ingin bekerja disini?"
Gilsya menganggukan kepalanya dengan mantap.
"Kamu bersedia di tempatkan di bagian apa pun?"
"Iya, aku bersedia bahkan ditempatkan di hati kamu pun aku bersedia."
Fatur dan pekerja HRD tampak tersenyum dan itu membuat wajah Arka memerah.
"Jangan coba-coba menggodaku Nona."
"Tidak, aku tidak menggoda Pak Arka tapi aku hanya berusaha mengungkapkan isi hatiku saja."
"Mantap," seru Fatur.
Arka langsung melayangkan tatapan tajamnya ke arah Fatur, sedangkan Gilsya hanya tersenyum dengam gayanya yang centil.
"Jangan tersenyum terus."
"Bagaimana Pak, apa aku diterima?" tanya Gilsya.
"Iya, kamu diterima."
"Wah, asyik jadi mulai sekarang kita pacaran dong," seru Gilsya dengan polosnya.
__ADS_1
Semua orang tertawa dengan ocehan Gilsya termasuk Fatur.
"Maksudnya diterima bekerja disini bukan diterima yang lain-lain," seru Arka dengan kesalnya.
"Oh, kirain cinta aku diterima."
Gilsya pun hanya cengengesan tanpa dosa.
"Sekarang kamu boleh pulang, dan besok kamu sudah mulai bisa bekerja disini. Ingat, besok jangan berpakaian seperti itu berpakaianlah yang sopan."
"Terima kasih Pak, kalau begitu aku pamit dulu sampai jumpa besok."
Gilsya pun bangkit dari duduknya dan keluar dari ruangan HRD, Arka menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi dan mengusap wajahnya dengan kasar.
"Astaga, bisa pecah kepalaku kalau setiap hari bertemu dengan Gilsya," batin Arka.
Fatur menepuk pundak Arka sembari tersenyum. "Sabar-sabar, ini ujian," goda Fatur.
Berbeda dengan Gilsya yang tampak girang bertemu dengan Arka, apalagi setelah tahu Arka adalah Bosnya semakin bahagia hati Gilsya karena setiap hari bisa bertemu dengan Arka.
❤
❤
❤
❤
❤
Jangan lupa
like
gift
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU
__ADS_1