The Secret Admirer (#2 The Secret Series)

The Secret Admirer (#2 The Secret Series)
Epilog


__ADS_3

Kerelyn duduk berselonjor di atas gazebo kayu yang ada di depan pantai Karma Kandara, Uluwatu, Bali. Semilir angin pantai membuat kain-kain putih yang terpasang di atas gazebo bergoyang lembut, membuat gadis berambut merah itu terlihat memejamkan matanya menikmati belaian angin pantai di wajahnya sambil bersandar pada dada bidang sang kekasih.


Tiga bulan berlalu setelah kejadian yang berhubungan dengan Harry dan Matt. Kerelyn yang merasa trauma dengan kejadian itu akhirnya mengundurkan diri dari dunia keartisan, dan bersama-sama dengan Calista dan juga Eddy dia berencana untuk membangun agensi artis sendiri.


Pemberitaan besar tentang Harry dan Matt berhasil mengalahkan pemberitaan Simon waktu itu. Pemberitaan tentang mereka berdua bertahan hampir selama dua bulan, seluruh televisi, koran maupun majalah membahas tentang pembunuhan berantai oleh mereka, dan untung saja polisi merahasiakan alasan di balik pembunuhan-pembunuhan itu dan hanya mengira kalau Kerelyn hanya calon korban mereka selanjutnya. Matt yang ditembak mati dan Harry yang dinyatakan dihukum seumur hidup oleh pengadilan dan ditempatkan di penjara federal merupakan akhir dari teror yang mengintai Kerelyn dan orang-orang yang berada di sekitarnya.


Dan untuk merayakan hal itu, Daniel mengajaknya berlibur ke salah satu surga dunia yang berada di Indonesia, yaitu Bali. Mereka menginap di salah satu resort paling romantis yang berada di sana, bahkan memiliki pantai pribadi yang membuat tempat itu terasa damai dan tenang.


“Aku tak ingin pulang,” ucap Kerelyn sambil mengeratkan pelukannya di pinggang Daniel yang hanya mengenakan celana dan kemeja putih panjang, dia membiarkan kemeja itu tak dikancingkan hingga memerlihatkan dada dan perut bidangnya yang kini telah berwarna kecoklatan karena terkena sinar matahari.


“Sangat damai bukan?” Daniel berkata sambil tersenyum, tangannya melingkar di bahu kerelyn dengan mesra, matanya menatap laut biru yang tenang.


“Iya, aku sangat menyukainya,” jawab Kerelyn sambil tersenyum.


Saat ini mereka berdua tengah menantikan saat-saat paling romantis di sana, yaitu saat matahari tenggelam ketika semua keajaiban terasa nyata dengan hanya melihat keindahan alam yang Tuhan persembahkan untuk kita.

__ADS_1


“Tapi liburan kita akan segera berakhir dan harus kembali ke New York besok.”


Kerelyn membuang napas berat sambil cemberut menatap Daniel yang terlihat tampan dengan kaca mata hitamnya.


“Kau benar... aku harap kita bisa lebih lama berada di sini.”


Daniel menarik Kerlyn lalu mencium bibirnya lembut, “Aku janji, kita akan kembali ke sini lagi nanti.”


Kerelyn tersenyum lembut lalu kembali ke dalam pelukan kekasihnya, tak ada kata yang terucap, mereka larut dalam keheningan yang damai, menikmati kebersamaan dalam pelukan senja yang semakin memerah di atas pantai. Daniel mencium pucuk kepala Kerelyn yang rambut merahnya semakin merah karena pantulan senja sore. Dalam hati ia bersyukur dan berterima kasih karena masih memiliki kesempatan untuk memeluk dan mencium perempuan yang sangat ia cintai.


Hari disaat ia berada dalam bahaya dan hampir saja kehilangan nyawa karena bom saat itu yang ia takutkan adalah tidak bisa bertemu lagi dengan kekasihnya. Ia memohon dan berdoa kepada Tuhan untuk diberi kesempatan hidup sekali lagi, agar bisa mencintai dan menjaga perempuan yang kini berada dalam pelukannya dengan sepenuh hati.


“Kerelyn,” ucap Daniel sambil menghentikan langkah mereka.


Kerelyn mengangkat alis matanya sambil berdiri menghadap Daniel yang menatapnya lembut, kedua tangan mereka masih saling bertautan, mata mereka saling menatap dengan penuh cinta, dan senyum bahagia tak pernah lepas dari bibir keduanya.

__ADS_1


“Kau tahu, apa yang paling kutakutkan saat aku hampir saja mati karena bom?” tanya Daniel membuat Kerleyn menggeleng dan menatapnya dengan serius.


“Aku takut, kalau aku tak bisa melihat senyummu lagi, aku takut kalau aku tak bisa memelukmu dan menciummu lagi, dan aku takut kau tak mengetahui seberapa besar aku mencintaimu.”


Daniel kembali tersenyum sambil menatap Kerleyn yang matanya kini terlihat sudah mulai berkaca-kaca, “Maafkan aku karena tidak pernah mengatakan kalau aku mencintai.... aku mencintaimu lebih dari kau mencintaiku... aku mencintamu bahkan sebelum aku menyadari kalau kau telah mencuri hatiku selama tiga tahun ini... aku memang bodoh karena terlambat untuk menyadari itu semua... dan aku telah berjanji kepada Tuhan seandainya aku diberi kesempatan untuk untuk hidup sekali lagi, maka aku akan menghabiskan seluruh sisa hidupku dengan mencintai dan menjagamu.”


Daniel menghirup napas dalam-dalam lalu berlutut dengan sebelah kaki dan sebuah cincin berlian di tangannyanya, ia kembali berkata, “Kerelyn Howard... maukah kau menikah denganku?”


Kerleyn menganga tak percaya menatap Daniel yang masih berlutut di hadapannya, tanpa terasa airmata bahagia mulai membasahi wajahnya.


“Iya! Aku mau menikah denganmu Daniel Winchester!” Seru Kerlyn sambil memeluk Daniel yang telah berdiri. Dengan rasa bahagia yang membuncah Daniel mengangkat Kerelyn lalu memutarnya, dengan senyum mengembang akhirnya ia menyematkan cincin berlian yang sudah ia siapkan dari jauh-jauh hari.


Sambil tersenyum bahagia, Kerelyn menatap tangannnya dimana kini sebuah cincin telah melingkar di jari manisnya, senyum bahagia masih menghiasi wajah keduanya, mata mereka saling menatap untuk beberapa saat dan akhirnya Daniel mencium Kerelyn dengan lembut, tak ada nafsu menggebu di antara ciuman itu, hanya ciuman lembut yang penuh kasih sayang dan cinta di bawah hangatnya lembayung senja yang menua di pulau Dewata.


THE END

__ADS_1


*****


Hallo, seperti yang telah dijanjikan setelah ini tamat, kita lanjut kisahnya si Tom n Jerry 😉 jadi sampai jumpa di The Secret Identity. Terimakasih atas dukungannya yang luar biasa selama ini, itu sangat luar biasa bagi saya 😘😘😘😘😘 bahkan sampai ada yang sampai mempromosikan karya" saya, ini benar-benar di luar dugaan saya. Sekali lagi terimakasih banyak semuanya yang sudah baca, like, komen, bahkan vote.. a lot of love for all of you 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘 A.K.


__ADS_2