The Triplek's

The Triplek's
THE TRIPLEKS-FIFTEEN


__ADS_3

💟Happy Reading💟


.


.


Bali 15:56 WIB


Tiga seorang pemuda tampan dan gagah keluar dari Bandara Ngurah Rai International Airport. Di hidung mancung mereka bertengger kacamata hitam menutupi mata elangnya yang memesona dan memikat.


Baju hitam yang dipadukan dengan jaket berwarna senada. Poninya sengaja di bela sedikit. Bibir tipisnya mengatup rapat. Wajahnya terlihat datar, siapa lagi kalau bukan Ray si Dingin.


Lalu di sampingnya pria dengan kemejanya digulung sampai lengan berwarna silver,  hingga kulitnya memancar putih bersih. Membuat ia terlihat menjadi sosok berwibawa, dia adalah Ryeong.


Kemudian yang terakhir si Nakal dengan penampilan Badboynya. Kemeja yang sengaja di keluarkan satu dan dimasukkan satu ke dalam celananya. Rambutnya dicat putih acak-acakan. Tidak lupa headbandnya berwarna putih dengan logo 'R'.  Bibirnya tersenyum menggoda. Dia adalah Ryung.


Triplek's menjadi pusat perhatian. Kopernya di seret dan melangkah penuh percaya diri. Wartawan mengambil gambar mereka dan berusaha mencari informasi.


Pasalnya putra-putra Jungkook seorang Billionaire berada di Indonesia tepatnya di Bali. Mengingat wajah Ryeong sering dimuat juga di majalah karena pewaris Jungkook.


Lalu unggahan dari Model papan atas Jung Jena mengunggah foto Ray yang merangkulnya dengan caption 'Jung-Jung Couple', sang Model cantik itu mengaku resmi pacaran dengan Ray, kali ini publik percaya dari komentar klarifikasi dari Ray sendiri.


Keluarga Jungkook memang terkenal hingga publik sering menjadikan sasaran untuk digorek lebih dalam.


Hingga mereka sampai disebuah hotel resor bintang 5 yang mewah do Batu Cadas. Hotel Grand Nikko Bali adalah pilihan mereka.


Hotel Grand Nikko Bali menyediakan 389 kamar tamu dan juga 19 Villa.


Tripleks sudah tiba di kamar masing-masing. Pemandangan dari jendela sangat memanjakan mata mereka karena setiap kamar memiliki menghadap ke taman yang rindang atau pemandangan samudera Hindia nan luas.


***


Ryeong POV


Hari ini kami akan istirahat saja di kamar sebelum nanti menjelajahi tempat wisata di Bali.


Walau terasa capai tapi kelelahan kami terbayar saat tiba dipenginapan. Aku memutuskan untuk membaringkan tubuhku sejenak sebelum menyusun baju-bajuku.


Kami akan tinggal di Bali selama empat hari. Singkat sekali bukan? Mau bagaimana lagi Kantor tanggung jawabku. Aku juga tidak bisa terlalu absen lama di Kampus karena aku mengambil kelas Akselarasi.


Sejak remaja ku habiskan waktuku untuk belajar dan belajar. Hari ini tiba saatnya liburan, hahaha.


'Kryiyukkkk!' Ok kampung tengah mulai mendemo. Aku akan mengirim pesan kepada Ray dan juga Ryung. Sekalian kami jalan-jalan.


📱The Tripleks GC

__ADS_1


Ryeong : Makan yuk 🍽 🍷 lapar


Ryung : Otowe, Hyung 🏃


Ray : Otw, Hyung.


Read  ....


Well,  aku akan keluar dari kamar setelah mengangti pakaianku. Aku menunggu Ray dan juga Ryung. Kamar kami bersebelahan.


Ray dan Ryung bersamaan keluar. Kami tidak membuat janjian mengenakan warna baju yang sama, fan ternyata kami sama-sama memakai kos putih. Dipadukan cela levis. Sepatu kets dan kami mulai turun.


Di Hotel Grand Nikko Bali menyediakan Restoran dengan hidangan pilihan restoran yang menyajikan hidangan Jepang, Kontinental, Asia dan Indonesia.


Aku sangat ingin mengcicipi makan khas Indonesia. Begitupun dengan kedua kembaranku.


"Gua mau makan khas Indonesia." Langsung kuserukan keinginanku kepada Ray dan Ryung.


"Gua juga, Hyung. Mau makan khas Indonesia," kata Ryung semangat.


"Gua juga kau cicipi, jadi mari kita pilih menunya," ujar Ray semangat.


Triplek mulai melihat buku daftar menu itu. Mata mereka berbinar-binar dan dahinya mengerut lucu. Di antaranya hanya Ryung yang tidak tahu bahasa Indonesia.


Ray menatap Ryung datar." Yaa Hyung, itu Nasi Goreng, biasa kok Mommy buat," kata Ray. Ryung menyengir. Dasar Ryung jauh-jauh ke Bali cuma mau makan nasi goreng, hahaha.


Akhirnya aku memilih pecel lele, nasi pecel, opor ayam. Minumannya teh tarik. Sedangkang Ryung dia memilih nasi lengko, pecel ikan laut panggang,  dan juga sop udang.


Ray memilih hidangan sayur lodeh, nasi pecel dan juga sate kikil. Mereka berdua memilih minuman yang sama denganku yaitu teh tarik.


Setelah menunggu 15 menit hidangan datang. Aku menahan tawa melihat ekspresi Ray dan Ryung. Terlihat bersemangat. Ketika indra pengecapku merasakan pecel lele khas Bali ternyata sangat enak.


***


Sehabis makan, Triplek's memutuskan jalan-jalan wisata yang disajikan oleh Hotel Grand Nikko Bali.


"Hyung sebaiknya kita ambil Tour guide," kata Ryung.


"Pake peta saja," saran Ray. Ryeong mengangguk setuju dan membuka GPS.


Ryeong memilih ke Pantai Geger yang berjarak 1.5 kilometer dari Hotel.


"Pantai Geger," ujar Ryeong. mereka menyewa mobil dan menuju pantai Geger.


Suasana di sini mulai ramai. Tripleks mulai mencicipi aneka jajangan.

__ADS_1


"Batagor!" seru Ryung. Mereka terbahak-bahak saat mencicipi berbagai makanan.


Dari Ryung yang memilih makanan terlalu pedas, hingga matanya berkaca-kaca. Ray yang pilih makan terlalu asing. Ryeong yang memilih makanan yang terasa aneh di lidah mereka.


"Huffgghh hahaha seru!" kata Ray.


"Stop beli jajang, perut gua rasanya mau meledak," kata Ryeong.


"Pulang dari sini ke pusat kebugaran *****, abs gua nanti hilang," timpal Ryung.


Mereka hari ini wisata kuliner. Besok akan menjelajahi tempat yang lain.


"Coba liat bintang berbentuk segitiga itu." Tunjuk Ryung pada bintang di langit. Mereka berbaring di atas pasir. Sejuk pantai dan bau lautan terasa menyengarkan.


Ray mengangkat Tangannya seperti menggapai bintang. Ryeong tertawa pelan. Bibir Ryung terangkat mengembangkan senyum menawannya.


"Jika kalian menikah, mau bulan madu ke mana, Hyung?" tanya Ray yang membuat Ryeong dan Ryung yang menghimpit tubuhnya menoleh. Mereka kembali menatap langit malam.


"Gua mau bulan madu ke Jepang. Menikmati bunga sakura dan distinasi wisata lainnya," ujar Ryung.


"Kalau gua mau bulan madu di Paris, biar gua bisa naik ke menara Eiffel dan menyaksikan pemandangan dari atas sana." Ryung tersenyum sendiri membayangkan membawa wanitanya suatu hari di sana.


"Kalau lo?" tanya Ryeong. Ray mengangkat bahu cuek.


"Gua mau di rumah saja, sama-sama tujuannya cari kasur," ujar Ray membuat Ryung terbahak. Ryeong menggelengkan kepala melihat betapa cueknya Ray.


"Hahaha istri lo nanti pasti mau bulan madu," kata Ryung.


"Kasihan Jena," gumam Ryeong yang didengar Ray. Ray tersenyum lebar mendengar gumamnya Ryeong.


Pasti Jena sangat marah dan kesal karena dia mengabaikan chat Jena dan memasukkan ke daftar hitam nomor Jena,  hingga Jen tidak bisa menghubunginya. Dia ingin quality time bersama saudaranya.


Mereka sama-sama diam. Menikmati hening sampai Ryung menjahili Ray dengan menimpa kaki Ray dengan kakinya. Hingga terjadi saling timpa-menimpa.


Mereka terbahak-bahak dan mengatur napas. Jika Jungkook dan Aeri di sini,  mereka pasti bahagia mendengar gelak tawa putra-putra mereka.


Walau beda sifat, mereka menyayangi satu sama lain.


TBC


Jejak :)


Usahakan tekan tombol bintang 🙏


Follow ya :)

__ADS_1


__ADS_2