The Triplek's

The Triplek's
THE TRIPLEKS-THIRTY


__ADS_3

          💟Happy Reading💟


              💟ARTHA'S💟


Bunga berguguran tanda musim semi telah tiba. Seorang gadis tengah duduk di kursi panjang tiduran miliknya. Di pahanya kepala seorang pria bertengger dengan manis.


Jemarinya membelai helai demi helai surai biru itu. Pahatan sempurna dari gabungan dua orang membuat pria itu sangat tampan.


"Mengangumiku, eoh?" gumamnya membuat gadis itu bersemu merah.


"Cepat singkirkan kepalamu dari pahaku, Ryung," decaknya kesal yang berbanding balik dengan hatinya yang berdebar gembira.


"Ah," desah Ryung dan bangkit. Dia mengusap wajahnya kasar. Dia cukup lama tertidur.


Eunbi menatap kekasihnya yang sangat lucu saat bangung tidur. Ryung meraih ponselnya yang berdering.


Dia melihat banyak notifkasi dari sahabatnya. Wajahnya berdecak kesal saat melihat foto-foto mereka jalan-jalan.


"Ada apa?" tanya Eunbi menyadari raut wajah kekasihnya yang masam.


"Mereka double date tetapi tidak dengan kita," ujar Ryung membuat Eunbi geli sendiri.


"Aku tidak punya waktu date, Ryung. Kamu jangan lupa,  pacarmu punya dua putri yang masih kecil," ujar Eunbi membuat Ryung tersenyum kepadanya.


"Jika mereka double date,  bagaimana kalau kita family time?" tanya Ryung mengangkat alisnya membuat Eunbi tertawa dan mengangguk.


"Baiklah, ayo bersiap-siap!" ajak Ryung semangat. Dia menarik kekasihnya ke kamar Gata dan Gita.


"Dadddaaa!" racau kedua bayi montok itu. Tangan mugilnya menggapai-gapai minta digendong.


Ryung duduk di dekatnya dan mengakat keduany duduk di atas pahanya. Dia mencium pipi kedua bayi itu.


Eunbi meninggalkan ketiganya dan berjalan ke kamarnya sendiri. Setelah mengangti pakaian dan make up seadanya, dia berjalan ke kamar putrinya.

__ADS_1


"Ryung," lirih Eunbi saat melihat kedua putrinya sudah lengkap dengan dress pink miliknya.


Mata Eunbi memanas. Dia merasa terharu sekali.


"Hahaha perbaikilah, aku tidak ahli. " Ryung menyengir kepada Eunbi saat rambut Gata dan Gita dikucir kuda tetapi acakan.


Eunbi berjalan ke sana dan memeluk Ryung erat. Ryung membalas pelukan Eunbi.


"Mamamma!" racau kedua putrinya yang ternyata cemburu. Eunbi dan Ryung tertawa lapas.


Eunbi memperbaiki rambut Gata dan Gita. Keduanya sangat cantik dan mereka siap quality time.


.


.


"Akhhhh!" Eunbi berteriak histeris saat dia dekati  oleh gajah. Kedua putrinya justru tertawa dan senang daat gajah menyempurkan air ke arahnya.


"Aaaaa! Ryung!" jeritnya dan berinjit lari. Ryung menghindar saat  Eunbi berlari ke arahnya. Dia malah sengaja mendekati gajah hingga Eunbi tidak bergerak ke arahnya.


"Ingat kamu bukan bocah, hahaha. Kenapa juga wajahmu sangat ketakutan. Kemarilah, mereka jinak," ujar Ryung dengan tawanya.


"Aku takut," lirih Eunbi. Ryung mendekati kekasihnya dan menuntunnya.


"Pak saya ingin naik ke atas gajah," ujar Ryung mendapat pukulan keras di bahunya. Eunbi menatapnya tajam. Ryung melah mencium bibirnya cepat.


"Berhenti menatapku tajam," ujar Ryung dengan nada geli.


Mereka naik ke atas punggung gajah bersama Gata dan Gita. Jika Eunbi memejamkan mata erat maka kedua putrinya justru berteriak kegirangan dengan tepuk tangannya.


"Ahhh Daddddd!" racau keduanya bahagia.


"Open your eyes and believe me. Always  be okay, Dear," bisik Ryung membuat Eunbi perlahan membuka kelopak matanya.

__ADS_1


Eunbi tersenyum manis dan lama-kelamaan mereka semakin berteriak bahagia. Gajah tak henti-hentinya menyemburkan air. Tubuh mereka basah kuyup.


Eunbi dan Ryung beserta si Kembar setelah berganti baju mulai mejelajahi tempat lain. Mereka berada di kebun binatang.


"Ryung, kamu lihat itu," ujar Eunbi sambil menunjuk singa.


"Kenapa?" tanya Ryung menyerit.


"Kamu mirip dengannya saat marah, hahaha," kata Eunbi setelah mengejek Ryung. Ryung menyeringai menatap kekasihnya.


"Benarkah?" tanyanya dengan bibirnya tak henti menyeringai.


"Eoh, tentu saja  ... Aaaaa  ... hahahaha Ryung  ... hahaha." Eunbi menahan tangan Ryung yang menggeliti perutnya.


"Rasakan ini," ujar Ryung terus mengeliti perut kekasihnya.


Ryung berhenti saat napas kekasihnya sudah ngos-ngosan. Mereka berada di rumah-rumah yang disediakan untuk berteduh. Ryung tidak sadar berada di atas Eunbi.


"Love you," ujar Ryung tanpa suara hanya gerakan bibir. Dia mendekatkan wajahnya dan mencium bibir kekasihnya.


Eunbi tersenyum disela ciuman mereka dan mengalungkan tangannya. Mereka menyudahi ciumannya.


Ryung bangkit dan membantu Eunbi. Mereka tersenyum saat Gata dan Gita malah lahap menikmati gulalinya.


"Aku suka family time kita," aku Eunbi kepada Ryung. Ryung menarik Eunbi bersandar di dadanya.


"Aku lebih suka lagi karena bersama kalian. Suatu hari nanti, kita akan datang lagi dengan status yang berbeda. Kita akan jadi keluarga yang sesungguhnya," ujar Ryung membuat Eunni mengadahkan kepala menatapnya. Ryung menunduk dan menyaksikan senyum. pelangi kekasihnya.


"Aku tidak pernah semenyangka ini, lelaki yang sering kuhukum, sering mengisi buku daftar hitamku, lelaki yang penuh babak belur, laki-laki yang menentangku, laki-laki yang sering kuobati ternyata  ... dia adalah laki-laki yang Tuhan kirim untukku merasakan bahagia," batin Eunbi sambil menatap ke depan dengan mata bahagia. Tangannya mengenggam tangan Ryung yang melingkar manis di pinggangnya.


***


TBC

__ADS_1


Jejak :)


Next part Keyra-Ryeong :)


__ADS_2