TOPENG PEMANIS WAJAH (PEMBUNUH BAYARAN)

TOPENG PEMANIS WAJAH (PEMBUNUH BAYARAN)
CHAPTER 12


__ADS_3

...***...


Topeng pemanis wajah.


Apakah orang zaman dahulu dan zaman sekarang telah menggunakan topeng pemanis wajah, untuk menutupi apa yang telah ia rasakan selama ini?. Tapi apa alasan ia melakukan lakukan itu?. Apa yang sedang ia ingin coba dengan melakukan itu semua?. Topeng pemanis wajah, kenapa kau menggunakan itu untuk menipu semua orang yang ada di sekitarmu?. Masalah hidup apa yang sedang kau rasakan?. Sehingga kau mampu menyembunyikan itu semua di balik topeng pemanis wajah itu?. Tapi keuntungan apa yang ia dapatkan dengan melakukan itu?. Apa yang sedang ia pikirkan ketika melakukan itu?. Simak dengan baik bagaimana kisah itu terjadi. Jangan sampai kau tertipu oleh penampilannya hanya karena dia menggunakan topeng pemanis wajah. Waspadalah terhadap orang-orang yang seperti itu, bisa jadi itu adalah senjata yang sangat mematikan untukmu suatu hari nanti.


...***...


Topeng pemanis wajah. Sepertinya Senopati Gumelar Endang, telah menggunakan topeng pemanis wajah untuk menipu semua orang. Akan tetapi siapa yang menyangka di balik topeng pemanis wajah itu, terdapat jiwa yang sangat mengerikan. Ia telah menindas rakyat dengan memungut pajak dengan jumlah yang sangat tinggi. Namun bukan hanya itu saja yang sangat disayangkan oleh mereka semua, iya akan membunuh siapa saja yang tidak mau membayar pajak padanya. Namun kasus itu kita harus tinggalkan terlebih dahulu, Karena pada saat itu dua orang putri raja yang sedang merencanakan kejahatan untuk saudarinya. Ini juga termasuk salah satu pengguna topeng pemanis wajah. Karena selama ini mereka hanya bersikap baik di hadapan semua orang, seakan-akan mereka sangat menyayangi adik bungsunya itu. Sedangkan di belakang mereka, keduanya Anda berniat jahat kepada adik bungsunya. Tentunya itu adalah topeng pemanis wajah, di mana ketika seseorang bersikap baik namun nyatanya di belakangnya bersikap sebaliknya. Sungguh sangat luar biasa sekali kisah topeng pemanis wajah ini.


Saat itu di Putri Kasih Bagaskara.


"Aku sungguh tidak suka dengan sikapnya itu yunda. Kenapa dia harus kembali ke istana ini?."


"Kau pikir aku juga menyukainya rayi?. Kau juga mengetahui bagaimana bencinya aku kepadanya setengah mati."


"Kita harus segera mengusirnya dari sini yunda. Kita harus membuat rencana bagaimana caranya ia terusir dari istana ini."


"Sepertinya aku mengetahui bagaimana caranya ia terusir dari sini."


"Apakah itu benar yunda?."

__ADS_1


"Kau tenang saja rayi. Aku ini adalah wanita yang sangat cerdas, tentunya aku memiliki banyak ide untuk menjatuhkannya."


"Memangnya apa yang akan yunda lakukan?. Katakan padaku apa yang ingin yunda lakukan padanya."


"Aku akan menceritakan padamu bagai mana caranya menjatuhkannya."


Sepertinya mereka telah menemukan cara untuk menjatuhkan saudara bungsunya itu. Apakah yang akan mereka lakukan?. Simak dengan baik bagaimana kisah itu terjadi.


...***...


Sementara itu di kabupaten kediaman Ratu. Saat ini kedua istri raja sedang membahas masalah yang agak serius. Tentunya masalah itu adalah tentang putra sulung dari kerajaan Mahamega Suci. Karena di umurnya yang cukup matang akan tetapi putra mahkota belum juga menemukan pendamping hidupnya.


"Apa yang harus aku lakukan rayi?. Sebagai seorang ibunda dari seorang putra mahkota aku tidak bisa menasehatinya. Sungguh rasanya aku sangat sedih sekali."


"Terima kasih rayi. Maafkan aku jika aku selalu melibatkanmu dalam masalah seperti ini."


"Tidak apa-apa yunda. Sebagai seorang ibunda dari putra mahkota yang terhormat tentunya itu adalah menjadi suatu beban yang sangat berat untuk yunda."


Ratu Astina tentunya memahami apa yang dirasakan oleh Ratu Kemala pada saat itu. Sebagai seorang ibu ia juga sangat khawatir jika anaknya belum juga menikah, sementara di usianya seperti itu seharusnya ia telah memiliki seorang istri dan memiliki anak?. Sebagai seorang ibu mereka saling berbagi pengalaman dan apa yang mereka rasakan. Kedua ratu dari kerajaan Mahamega Suci sangat terlihat begitu akrab. Sehingga mereka berbagi cerita seperti itu.


"Kita harus berbicara dari hati ke hati pada nanda dewangga nantinya yunda." Tentunya ya harus melakukan pendekatan agar mudah dimengerti oleh putranya nantinya. "Jika kita langsung pada intinya aku rasa nanda dewangga tidak akan menyukai itu yunda."

__ADS_1


"Kau sangat benar rayi. Tapi kita harus membicarakan masalah ini dengan serius kepadanya supaya ia tidak menjadi bahan pembicaraan lagi. Rasanya hatiku sangat sedih ketika mendengarkan kabar buruk yang beredar tentang putraku itu rayi." Hati ibu mana yang tidak sedih ketika anaknya dibicarakan buruk oleh orang lain. Hatinya yang sangat mencintai anaknya akan tetapi dilihat buruk oleh orang lain, tentunya ia tidak terima dengan semua itu.


"Aku sangat mengerti dengan apa yang yunda rasakan. Karena itulah kita harus berhati-hati supaya manda dewangga mengerti nantinya."


Ini bukanlah topeng pemanis wajah, ini sungguh sangat nyata. Kasih aku cinta yang telah diberikan oleh seorang ibu pada anaknya, itu adalah sebuah hal yang sangat nyata dan tidak ada unsur topeng pemanis wajah di sana. Cinta seorang ibu pada anaknya sungguh sangat nyata sehingga tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Namun apakah yang akan dilakukan oleh kedua wanita yang berperan sebagai ibu itu kepada anaknya?. Simak dengan baik bagaimana kisah ini terjadi.


...***...


Di taman istana.


Putri Arkadewi Bagaskara masih berada di taman istana. Meskipun Raden Athaya Pasopati telah meninggalkannya, namun ia masih betah berada di taman istana. Pandangannya jauh ke depan melihat apa saja yang ada di sana, termasuk rasa sakit yang ia rasakan selama 10 tahun ini. Pada saat ibunya merasakan ada dirinya yang lainnya sedang duduk bersama dirinya. Sosok lain dari dirinya itu merasa penasaran, bagaimana pemilik tubuh asli itu masih merasakan perasaan cinta?.


"Ternyata kau masih memiliki perasaan pada Raden athaya pasopati. Apakah kau benar-benar merasakan cinta pada seseorang?."


"Aku ini masih manusia biasa. Tentunya aku merasakan perasaan cinta." Ia tersenyum kecil menatap dirinya yang lain itu. "Meskipun kau adalah sosok kegelapan di dalam diriku, tapi aku sangat yakin kau masih memiliki perasaan cinta itu."


"Heh!. Kau ini sangat konyol sekali. Sisi kegelapan yang kau miliki ini masih memiliki perasaan cinta. Itu ada sebuah lelucon yang sangat tidak bisa diterima akal pikiran manusia sehat. Tapi Kau adalah manusia yang tidak normal untuk ukuran mereka yang tidak bisa menggunakan topeng pemanis wajah."


Apakah yang terjadi sebenarnya pada tuan putri?. Apakah benar ia adalah seorang pengguna topeng pemanis wajah yang sangat handal?. Bagaimana kisah itu terjadi nantinya?. Jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta. Simak terus cerita ini hingga sampai akhir.


Next.

__ADS_1


...***...


__ADS_2