TOPENG PEMANIS WAJAH (PEMBUNUH BAYARAN)

TOPENG PEMANIS WAJAH (PEMBUNUH BAYARAN)
CHAPTER 9


__ADS_3

...***...


Topeng pemanis wajah.


Apakah orang zaman dahulu dan zaman sekarang telah menggunakan topeng pemanis wajah, untuk menutupi apa yang telah ia rasakan selama ini?. Tapi apa alasan ia melakukan lakukan itu?. Apa yang sedang ia ingin coba dengan melakukan itu semua?. Topeng pemanis wajah, kenapa kau menggunakan itu untuk menipu semua orang yang ada di sekitarmu?. Masalah hidup apa yang sedang kau rasakan?. Sehingga kau mampu menyembunyikan itu semua di balik topeng pemanis wajah itu?. Tapi keuntungan apa yang ia dapatkan dengan melakukan itu?. Apa yang sedang ia pikirkan ketika melakukan itu?. Simak dengan baik bagaimana kisah itu terjadi. Jangan sampai kau tertipu oleh penampilannya hanya karena dia menggunakan topeng pemanis wajah. Waspadalah terhadap orang-orang yang seperti itu, bisa jadi itu adalah senjata yang sangat mematikan untukmu suatu hari nanti.


...***...


Di Istana Kerajaan Matulang.


Ternyata kabar kepulangan Putri Arkadewi Bagaskara telah sampai di kerajaan besar seperti kerajaan Matulang. Tentunya kabar itu didengar oleh pangeran Darsa Endaru.


"Tidak aku duga setelah 10 tahun berlalu, akhirnya dia kembali ke istana kerajaan?." Dengan suasana hati yang gelisah ia berkata seperti itu. Rasanya sangat sulit melupakan apa yang telah terjadi meskipun 10 tahun telah berlalu. "Hanya dia satu-satunya wanita yang telah berani menolak aku." Dalam hatinya sangat dendam atas penolakan yang telah dilakukan oleh Putri Arkadewi Bagaskara pada saat itu?. Baginya itu adalah sebuah penghinaan yang sangat luar biasa yang pernah ia terima.

__ADS_1


Kembali ke masa itu.


Di mana hari itu?. 10 tahun yang lalu ketika pangeran Darsa Endaru berkunjung ke istana kerajaan Mahamega Suci. Tentunya ia datang bersama ayahandanya yang telah menjalin hubungan yang sangat dekat dengan prabu Maharaja Ganendra Ardajita. Kesempatan itu ia gunakan untuk mendapatkan cintanya Putri Arkadewi Bagaskara. Tentunya ya sangat senang bertemu dengan Putri Arkadewi Bagaskara.


"Selamat datang di istana kerajaan mahamega suci, pangeran darsa endaru." Putri Arkadewi Bagaskara menyambut kedatangan pangeran Darsa Endaru dengan senyuman yang sangat manis, hingga mampu membuat sang pangeran tertarik kepadanya.


"Selamat datang pangeran." Putri Kasih Bagaskara dan Putri Kenanga Bagaskara padahal ikut menyambut kedatangan sang pangeran. Akan tetapi pada saat itu sang pangeran telah terpikat oleh kecantikan luar biasa yang dimiliki oleh Putri Arkadewi Bagaskara. Tentunya itu membuat kedua saudaranya sangat cemburu terhadap dirinya. Keduanya tidak terima jika pangeran yang diincar oleh mereka malah jatuh hati kepada adik bungsu mereka. Apalagi dengan sikap sang pangeran yang sangat terhipnotis dengan penampilan yang dimiliki oleh Putri Arkadewi Bagaskara. Pada saat itu mereka sedang berada di taman istana untuk berbincang-bincang.


"Pangeran terlihat sangat gugup. Apa yang membuat Pangeran terlihat sangat gugup?." Putri Arkadewi Bagaskara dapat menangkap gelagat aneh yang ditunjukkan oleh pangeran Darsa Endaru. Dengan isengnya ia bertanya seperti itu untuk melihat apa yang sedang dipikirkan oleh sang pangeran terhadap dirinya. Kemampuan Putri Arkadewi Bagaskara yang tidak diketahui oleh semua orang termasuk keluarganya yaitu, iya dapat melihat dan merasakan bagaimana seseorang dalam bersikap serta melihat dengan jelas seseorang itu memiliki niat yang baik atau tidak terhadap dirinya. Ia dapat membaca pikiran serta dapat melihat bagaimana situasi yang akan dilakukan oleh seseorang pada saat itu.


"Bukankah Pangeran telah terbiasa berhadapan dengan tuan putri yang lebih cantik daripada saya?." Suara itu terdengar sangat lama tetapi pertanyaan itu membuat senyuman di wajah pangeran Darsa Endaru menghilang seketika. Iya sangat terkejut ketika Putri Arkadewi Bagaskara seakan-akan dapat membaca pikirannya pada saat itu.


"Oh?. Iya. Tuan putri benar." Ia sangat heran dengan apa yang dikatakan oleh Putri Arkadewi Bagaskara.

__ADS_1


"Lalu apa yang membuat pangeran masih gugup?. Bukankah pangeran sudah terbiasa menghadapi wanita cantik di luar sana?." Putri Arkadewi Bagaskara kembali memberikan pertanyaan seperti itu.


"Mungkin karena tuan putri memiliki wajah yang sangat cantik. Sehingga saya merasa sangat gugup, karena kecantikan yang tuan putri miliki sangat berbeda dengan yang lainnya." Ucapnya dengan penuh kekaguman yang membuatnya tidak bisa mengagumi yang lainnya. "Kecantikan yang sangat luar biasa, mungkin bidadari akan merasa iri dengan kecantikan yang dimiliki oleh tuan Putri." Benar-benar mengungkapkan perasaan yang ia rasakan pada saat itu.


Sementara itu Putri Arkadewi terus mengamati, serta mengamati apa yang ada di dalam pikiran pangeran Darsa Endaru. "Bukankah Pangeran dalam purnama ini akan menikah dengan seorang tuan putri dari negari lain?." Itulah yang dilihat oleh Putri Arkadewi Bagaskara pada saat itu. "Tapi kenapa Pangeran masih berani ingin memboyong saya ke istana?. Bahkan Pangeran ingin menjadikan saya istri. Apakah saya salah dengan apa yang saya katakan ini?." Tiba-tiba saja tatapan mata Putri Arkadewi Bagaskara terlihat sangat tajam dan sangat menakutkan. "Apakah Pangeran ingin menikahi dua wanita dalam satu purnama ini?." Kembali ia bertanya seperti itu?.


Pangeran Darsa Endaru terdiam, sungguh ia tidak menduga sama sekali, jika tuan Putri Arkadewi Bagaskara mengetahui apa yang telah ia rencanakan itu?. "Bagaimana mungkin Tuan putri mengetahui rencana itu?." Dalam hatinya sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Putri Arkadewi Bagaskara.


"Maaf saja pangeran, untuk sementara ini aku tidak bisa menerima lebaran dari siapapun saja. Termasuk pangeran yang mungkin berencana untuk membina saya." Terlihat sangat anggun dan manis, akan tetapi kata-kata yang dilontarkan oleh Putri Arkadewi Bagaskara pada saat itu sangat menyinggung dan menyakiti perasaan pangeran Darsa Endaru.


Topeng pemanis wajah, pada saat itu Putri Arkadewi Bagaskara telah memasang topeng pemanis wajah. Dengan senyuman yang manis itu iya berusaha untuk menutupi apa yang telah ia rasakan. Sungguh seorang wanita yang sangat hebat dapat menyembunyikan perasaannya terhadap apa yang ia lihat. Akan tetapi ia tidak mau dipinang oleh laki-laki yang hanya memandang fisiknya saja.


Kembali ke masa ini.

__ADS_1


Ya kira-kira seperti itulah apa yang terjadi antara pangeran Darsa Endaru dan Putri Arkadewi Bagaskara pada saat itu. Tentunya Pangeran Darsa Endaru tidak akan melupakan begitu saja kejadian yang sangat menyakitkan hatinya. Ada seorang wanita yang telah berani menolak pinangannya walaupun ia belum mengatakan secara langsung bahwa ia akan meminang Putri Arkadewi Bagaskara. Tapi tetap hatinya merasa sakit pada saat itu. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Bagaimana kisah dibalik topeng pemanis wajah itu yang sesungguhnya?. Dengan baik bagaimana kisah itu terjadi. Simak terus ceritanya.


...***...


__ADS_2