Tuan Muda Yang Hilang

Tuan Muda Yang Hilang
jansonni conture


__ADS_3

dengan raut muka yang sedih, ibu sari menjelakan tentang jati diri alwi yang sebenarnya. tangis ketinganya pun larit di tengah keheningan malam.


lalu alwi pun dengan sedih berucap


"bu biarpun ibu bukan ibu kandung akun, aku tetap menaggap ibu sebagai ibu kandungku."


"karna kalin berdua telah membesarkan aku dari kecil hingga sekarng ini"


"aku tidak akan melupakn kalian setelah aku menemukan keluarga aku bu " ucap alwi dengan raut muka, kemerahan, dengan air mata yang jatuh dari pipinya dia bangkit memeluk ibu dan bapaknya.


hingga ketinganya tidur di ruangan keluarga. raut muka yang sedih bercampur bahagia.


sinar matahari menyinari muka alwi dengan suara kicauan burung dam deruan angin yang sepoi-sepoi alwi pun beranjak dari ruangan keluarga menuju kamar mandi untuk bersiap siap pergi ke kota ollu menempuh pendidikan masuk kuliah.


setelah alwi selesai mandi diapun ikut sarapan berasama pak budon dan bu sari dengan sesekali tawa canda di meja makan yang sederhana tapi menyenangkan ketinganya menikmati makanan yang di sajikan bu sari yang ala kadarnya saja.


"nak alwi kalo kamu di kota kamu jangan lupa untuk mencari keberadaan orang tuamu di sana ibu yakin merak pasti ada di saja nak" ucap bu sari sambil memengang kepla anaknya.


"alwi ini buat kamu, tidak seberapa, cuman ini yang bisa bapak kasih kamu nak " ucap pak budon memberi uang kepada alwi.


"tidak apa-apa pak seharusnya saya yang berterimah kasih buat bapak sama ibu karna sudah ngerawat alwi hingge sekarang ini" ucap alwi memeluk bapak dan ibunya


depan pintu rumah alwi berpanita ke dua orang tua angkatnya dan berjalan menusui perkampungan dengan menuruni jalanan yang bebatuan menuju ke halte bus menuju kota ollu.


di dalam bus alwi duduk di dekat jendela sambil memeluk tas yang di bawanya.yang berisi pakain dam buku kuno yang di berikan oleh pak budon sewaktu dia berumur 5 tahun.


perjalanan menunu kota ollu cukup memakan waktu yang lama dia sampai alwi pun tertidur dengan lelapnya, sampai di terminal kota ollu baru di bagunkan oleh supri bus itu


"nak sudah sampai ayo bangun nak" ucap supir bus itu sambil menepuk pundak alwi yang sedang todur


"ehm pak sudah samapai yah pak, maksoh pak yah " ucap alwi memebrikan uang sewa kepada supir busnya


"nak mau ke mana" tanya supir buas

__ADS_1


" saya mau ke univeristas ollu pak" ucap awli sambil tersenyum ramah ke supir busnya


"oh iya sudah kamu hati- hati dan di depan kamu tunggu taksi yang menuju ke sana maaf bapak tidak bisa antar kamu nak" ucap supir busnya dengan raut muka yang merasa bersalah.


"tidak apa apa pak"


"ini sya berterimah kasih krna sudah mengantar sya ke sini pak " ucap alwi sambil permisi untuk melanjutkan mecari taxi.


di depan terminal bus kota ollu alwi berjalan menunu pinggiran jalan dan melawmbaikan tangannya ke salah satu taksi yang berjalan ke dekatnya. alwi pun masuk ke dalam mobil itu dan memebri alamat yang dia tuju.


di depan pintu gerban univeristas ollu alwi turun dari mobil dan berajalan masuk ke kampus krna dia baru pertama kali datanga dia bing harus kemana. dan awli pun memutuskan bertnya ke salah satu siswa yang ada di sana dan kebetul yang di tanya adalah perempuan.


perempuan itu adlaah depita.


depita adalah salah satu wanita tercantik di kampus itu, dengan berpenampilan biasa saja namun lekukan tubuhnya tetap keliatan, ddngan bodi dan wajah yang balsteran itu dia dengan ramah menyapa alwi yang bertanya


"maaf nona tempat pendafatannya di mana" ucap alwi bertanya ke depita setelah berda di depannya


"eh siapa itu beraninya dia dekat dekat sama depita"


"awas kau yah cari mati kamu yah"


"liat aja nanti aku kan bikin kamu tidak bertahan di sini" gumam viky long. dengan mengepalkan tinjunya di depan dadanya dia menatap alwi dengan raut muka yang memerah karna marah melihat gebetangnya di dekati oleh alwi.


"iya nona aku siswa baru di sini" ucap alwi menajwab pertanyaan depita.


"ikut aku sekalian aku juga mau ke perpustakaan" ajak depita, yang berjalan lebih dulu dan di susul oleh alwi di belakannya.


pendaftaran pun selesai dengan di temani salah satu pembatu dosen di sana alwi berjalan menuju asrama tempatnya dia tinggal mulai sekarng. lalu di dalam kamr pun alwi menyapa teman sekamaranya yang datang lebih dulu. ketimbang alwi.


lalu mereka berempat saling berkenalan dan becanda satu smaa lain.


"aku arif li, aku salah satu tuan muda di keluarga kelas atas di kota ollu ini" ucap arif sambil berjab tangan ke alwi

__ADS_1


"saya roi ji saya adalah tuamn muda di kekuarga ji yanga ada di kota ollu" ucap roi memperkenalkan namanya dan status keluarganya.


"kalo saya johan lu saya berasala dari provinsi bia bia," ucap johan menyapa alwi


"halo semua aku alwi saya bersalah dari kampung yang jau dari kota ollu" ucap alwi menyapa teman sekamarnya


alwipun berjalan ke tempat tidurnya dan mengeluarkan pakainnya. lalu menaruhnya di lemari pakean yang tersedia di dalam kamarnya.


"oiya gimana kalo kita rayakan ini dengan minum anggur di salah satu restoran ternsma di kota ini gimana" ucap roi menawarkan ke 3 temannya. yang sedang melongo oleh kelakuan roi. barusan


"oke kamu yang traktir roi ji karna kamu yang ngusul" dengan semngata rif lompat dari ranjangnya menuju roi


alwi bersama johan hanya bisa mengikuti kelakuan temannya yang mau merayakan pesta pertemanan pertama mereka.


"tapi kita mau kemana dan pake apa aku tidak bawa mobil" ucap johan memecahkan kesenangan mereka.


"tenang aku ada mobil kok ayo kita pergi ke jansonni conture" ucap roi ji dengan gampangnya sambil melirik ke tiga temannya


"eh tunggu bentar memang kamu bisa masuk apa di sana saya dengar dengar di sana tidak sembanrangan orng bisa masuk apa lagi kita yang hanya sebangai mahasiswa" ucap arif yang kelihatan di raut mukanya yang ragu.


"arif kamu tenang saja ayahku kenal dengan pemilik jansinni di sini dan aku sudah perna kesana satu kali dan di sana itu tempatnya mewah sekali dan ada ruangan husus di sana yang tidak sembarng ormg masuk di sana dan smpai sekrng tempat itu hanya di pakai 1 kali saja selama jansonni conture di buka dan itupun hanya tuan baskar yang memakainya." ucap roiji dengan bangga akan pengetahuan tentang jansonni.


mereka pun berjalan meningalkan kamr asrama menuju parkiran mobil milik roiji dan airf. krna johan tidak bawa mobil dia menumpang di mobil airf dan alwi di mobil roi ji.


"ini mobilmu roi" ucap alwi dengan kaget melihat mobil roi ji yang mewah dan elegan dengan warna merah mencolok.


"iya ini BMW M5 seri terbaru dan hargnaya 5 milliar dan mobil ini juga di produksi terbatas di dunia " ucap roi ji yang bangga menjelaskan ke alwi yang kaget melihat mobilnya.


"lalu ini mobil siapa kok ini keliatan mirip" ucap alwi beralih melihat mobil milik airf li


"ini mobilku, BMW m4 dan harnya 4,5 milliar dan ini seris terbaru juga sesudah mobil milik roi ji" ucap arif memberitahukan ke alwi kalau ini mobilnya


namu berbeda dengan johan yang notabenennya keluarga kelas atas dia dengan santainya masuk kedalam mobil milik airf dan tampa di suruh, airf pun melongo melihat kelakuan temannya yang satu karna dia tidak kagte sama sekali melihat mobilnya.

__ADS_1


__ADS_2