
"maaf tuan saya mengganggu aktifitas tuan sepagi ini" ucap pria paruh baya setelah sambungan telepon terhubung dengan pria di seberang.
"tidak apa kamu ada kabar apa jangan buat aku kecewa" ucap pria paruh baya setelah sambungan telepon dari rams terhubung dengan nada mengancam.
"kemaren malam saya bertemu pemuda yang mirip sama tuan muda latif taun dan pemuda ini memakai gelang bunga batu tuan" ucap rams dengan nada yang gugup serta lutut yang gemetar. dengan sopan rams mengatakan kepada tuan besar jordan xi atas apa yang beliau liat tadi malam di jansonni conture.
"kamu yakin dia mirip sama putraku apakah kamu tidak berbohong"
"kalo begitu kamu selidiki dia dan bila perlu kamu tes DNA dia supaya buktinya bisa lebih kuat" ucap tuan jordan xi dan meminta kepada rams untuk menyelidikinya. lalu telepon pun terputus
kampus universitas ollu di mana di dalam ruangan alwi dan yang lainnya lagi berbincang-bincang mengenai tuan rams yang tadi malam. yang tiba tiba beliau berubah. di saat mereka membicarakan tuan rams dosen pun berjalan dan menghapiri ruangan kelas alwi di mana di dalam ruangan berjumlah 30 siswa dan 10 di anataranya perempuan.
dengan muka datar dosen berjalan masuk tampa menghiraukan siswa yang sedang menatapnya aneh karna tampa sepata katapun tidak keluar dari mulutnya. apa lagi sekedar basa basi.
"halo semuanya selamat pagi dan salam sejahtra bagi kita semua dan untuk pertama kalinya kita bertemu di kelas ini maka hari ini kalian tidak belajar dulu akan tetapi kalian boleh saling mengenal satu sama lain agar kelas kita tidak canggung" ucap pria paru baya itu dengan nada sedikit tinggi supya siswa yang di belakan pojok mrndemgarnya.
"halo pak"
"halo juga pak"
dengan berbarengan para siswa menyapa pria paruh baya yang ada di depan mereka.
"oiya satu lagi sebelum sya meninggalkan kelas kalian, saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, dan nama saya adalah bandrio cu" ucap bandrio dengan nada yang keras dan bergema. dia pun pergi meninggalakn kelas alwi.
setelah itu semua teman-teman alwi memperkenalkan dirinya satu persatu dan yang pali membuat mereka herang adalah kenapa alwi bisa masuk ke kampus elit itu di kota ollu krna semua teman sekelas alwi adalah kalangan atas atau tuan muda dari keluarga atas kota ollu dan luarnya.
"alwi kok kamu bisa masuk di kampus kita ini padahal kan kamu dari kampung" ucap seseorang pertama bertnya kepada alwi. dan teman sekelas alwi pun melirik ke alwi dan menunggu jawaban dari alwi.
__ADS_1
"aku masuk ke sini karna aku di undang oleh pihak kampus dan aku juga mendapatkan beya siswa di sini tampa tes dan lain sebagainya jdi itu alasannya kenapa aku bisa sekampus sama kalian" ucap alwi dengan gampang dan melirik ke temannya yang bertanya tadi.
seketika semua orang menjadi hening akan jawaban dari alwi. krna alwi masuk tampa tes dan dia di undang langsung dari kampus.
"kalo kalian tidak percaya kalian bicara saja kepada rektor kampus kita dia akan bicarakan semuanya kok " ucap alwi setelah melihat keterkagetan dari teman²nya.
"roi ji kantin yok aku laperni" ucap arif li melerik ke araha temannya setelah melihat roi ji.
"hm... ayok" ajak johan lu
mereka pun pergi dari kelas dan menuju kantin tapi alwi pergi ke kamar mandi dulu buat nyelesaiin panggilan alamnya. dan dia pun di tinggal.
"maaf aku tidak sengaja " ucap alwi yang menabrak perempuan
"kamu tuh yah tidak liat liat kalo jalan" ucap perempuan dengan nada tinggi melirik ke alwi yang sudah menundukkan kepalanya.
"badan bau berani masuk kampus sini, apa jangan jangan kamu mau maling yah di sini" ucap adelia wa, dengan mimik muka yang merah karna marah melotot ke arah alwi.
"heh kamu gila yah mau melawan aku " ketus adelia wa dengan nada yang kesal kepada alwi.
adelia wa adalah anak dari manejer jansonni centure, hamsa wa dia adalah keluarga kelas atas di kota ollu. dan tidak ada seorang pun yang berani memprovokasi hamsa wa.
jansonni centure adalah restoran kelas atas di kota ollu dengan di naungi oleh perusahaan group dampang, yang di kelolah oleh rams, karna rams di tugaskan oleh tuan jordan xi untuk mencari cucunya yaitu alwi. rams di berikan ijin untuk membangun kota ollu dan membangun perusahaan raksasa di kota ollu dengan karyawan mencapai 4000 orang.
karna adelia kesal ke pada alwi dia pergi meninggalkan alwi sendirian dan pergi menuju kantin. atau restoran karna kampus universitas ollu adalah sala satu kampus terelit di kota ollu.
"kamu kenapa adelia kok mukanya cemberut gitu" ucap depita xu dengan nada mengejek
__ADS_1
"aku sebbel sama cowo aku tadi di tabrak oleh dia di depan kamar mandi tau" jawab adelia wa dengan nada yang kesal melirik ke depita xu.
"hai boleh gabung tidak di sini bersama kalian" ucap fiky long dengan mimik muka melemas.
"emang gak ada yah meja lain" ucap adelia dengan muka yang merah karna marah. masih marah.
seir8ng berjalannya waktu alwi pun datang memasuki restoran yang ada di kampus ollu dengan lemas dia berjalan menuju ke arah meja roi ji , arif li dan johan lu yang menunggu di sana
di meja lain alwi sedang di perhatikan oleh seseorang yang tak lain adalah fiky long yang sudah kesal sejak kedatang alwi ke kampus ollu krna dia dengan berani bertanya ke depita xu.
bersamaan dengan itu adelia juga melihat ke arah meja alwi dengan tatapan penuh dengan kemarahn dan kekesalan dengan ceoat mukanya berubah memerah. karna masih marah kepada alwi.
"kalian mau pesan apa " ucap roi ji setelah pelayan datang menghapiri mereka dan mereka pun memesan makannan
"samain saja semua" ucap johan lu dengan asal krna temannya tidak ada yang mau menjawab setelah di jawab roi ji
"oke kalo gitu mkanan paling mahal disini yah" ucap roiji
"he.. alwi kenapa kamu lama sekali di kamar mandi" ucap arif li
"iya aku lama karna pas aku keluar aku di tabrak cewe dan dia marah pada aku tadi" ucap alwi dengan rau muka yang kesal
"oh begitu"
"oiya cewe yang kamu tabrak cantik gak" ucap arif li dengan melirik ke arah alwi,l.
"iya luamayan lah" jawab alwi dengan acuh tak acuh
__ADS_1
"oiya setelah ini kita mau kemana krna pelajarankan belum di mulai, iya masih tahapan perkenalan" ucap johanlu
"gimna kalo kita jalan jalan berkeliling kota ini " ucap roi ji menawarkan niaknya.