
'' Aduuuuuuuuuh.....'' Tama meringis sakit saat tangan Imah menjambak keras rambutnya. Tanpa ampun Imah juga menggigit lengan Tama saat Tama memeluk Imah berusaha menenangkan istrinya itu.
Tapi tak membuat sedikitpun Tama marah, bahkan rasa sakit itu hilang saat melihat perjuangan Imah berusaha melahirkan buah cinta mereka. Air mata yang mengalir bukan air mata kesakitan gigitan atau jambakan Imah, melainkan terharunya Tama melihat Imah yang terus berjuang untuk melahirkan normal.
'' Kamu pasti bisa sayang, kamu kuat. Kamu wanita hebatku sayang.'' Tama terus menyemangati Imah. Keringat dan Air mata sudah membanjiri wajh dan sekujur tubuh Imah. Tama yang tetap setia mengusap keringat Imah sambil terus memberi suport agar Istrinya itu tetap kuat dan sabar untuk menjalani persalinan ini.
''Ayo Nona, ayo sedikit lagi nona. Ayo tarik nafas yang dalam Nona, hembuskan perlahan. Terus lakukan saat rasa sakit mulai datang lagi.'' Ucap Dokter yang terus mendampingi Imah.
Di tempat yang sama namun berbeda ruang, Mayang juga tengah berjuang hidup dan mati untuk melahirkan anak keduanya. Danu sebagai suami yang sudah pernah menemani Mayang persalinan tetap saja cemas dan deg-degan. Terlebih lagi saat melihat Mayang yang meringis menahan ketika sakit itu datang lagi.
Genggaman erat tangan Danu seolah memberi arus untuk menguatkan Mayang yang sudah bermandi keringat. Tidak ada teriakan, karena Mayang mampu mengontrol emosinya. Jika sakit itu datang, maka dia akan menatap suami seolah meminta kekuatan dari suaminya itu sambil twrus mengatur nafasnya agar janin di dalam tidak kekurangan oksigen.
'' Kamu Ibu yang kuat sayang, Mas sangat mencintaimu.'' Bisik Danu disamping telinga Mayang sambil terus memberi kecupan sayang di sekitar wajah Mayang. Air mata terus mengalir di ujung matanya, setiap itu juga Danu senantiasa mengusap air mata perjuangan Istrinya itu.
'' Mas, maafkan aku. Maafkan jika aku telah menyakitimu dan jika bersalah padamu.'' Ucap Mayang disela sakitnya Mayang menatap lekat mata suaminya.
Wajahnya sudah tampak begitu lelah, namun pintu rahimnya baru bukaan tiga. Berkali-kali Mayang menggigit bibirnya, hingga bibirnya terlihat berdarah.
Perjuangan hidup dan mati seorang Ibu saat melahirkan adalah perjuangan yang tidak akan pernah bisa digantikan dengan apapun. Bagaimana tidak, rasa sakitny sama dengan tujuh tulang dalam tubuh yang dipatahkan secara bersaamaan. Sungguh Allah maha kuasa, yang mampu membuat seorang Ibu kuat dan mampu untuk manahan rasa sakit yang luar biasa itu.
Dengan sigap Danu memberikan tangannya untuk digigit Mayang. Setiap Mayang menjepitkan giginya pada tangan Danu, setiap itu juga Danu memejamkan mata menahan suara agar tidak meringis sakit.
Nafas Mayang sudah terlihat turun naik, untuk menghilangkan rasa sakit yang menyerang. Ketika sakit itu mulai hilang, dengan sigap Danu meminumkan air putih pada Mayang.
'' Huf huf huf huf....hah hah.'' Mayang mulai mengatur nafasnya kembali. Rasa sakit itu datang lagi, tapi kali ini sungguh sakit yang luar biasa bahkan mulai tanpa jeda. Sakit diarea perut bawahnya seperti ada dorongan dari dalam. Ternyata si bayi sudah mulai tak sabar untuk menunggu.
'' Terus atur nafasnya Nona, tunggu aba-aba dari saya baru ngejan Nona.'' Dokter memberikan istruksinya.
'' Huf...huff huuuuf...hah.'' Wajah Mayang sudah memerah menahan sakit.
'' Ya Nona, bukaan sudaj lengkap. Kita mulai Nona. Ya mulai ngejan Nona.''
'' mmmmmnnng hhuuf.....mmmmmmm hhuuuuff.''
Mayang terus mengejan sesuai instruksi dari Dokter. Danu terus menggenggam erat tangan Mayang sehingga Mayang dapat bertumpu dan menggangkat sedikit punggungnya yang membuat dorongan diperutnya semakin kuat.
__ADS_1
'' Ya Nona bagus, sedikit lagi Nona. Kepalanya sudah nampak.'' Mendengar itu semangat Mayang makin bertambah.
'' Mmmmmmnng iiiiiiggghh aaaa....''
Oek...oek..oek...
Akhirnya setelah mengejan panjang, seorang bayi laki-laki lahir dengan selamat dari Ibu yang kuat. Danu tidak henti-hentinya menciumi wajah Istrinya. Mayang menatap haru saat bayi kecilnya di letakan dalam pelukannya.
Rasa sakit yang begitu besar hilang seketika saat bayi mungil itu menangis lucu di dadanya.
'' Terimaksih sayang, kamu telah berjuang demi buah cinta kita.'' Danu mengecup hangat kening Mayang.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Disebuah kamar yang besar dan nyaman telah berkumpul orang-orang dengan wajah cerah nan bahagia. Mengelilingi dua buah tempat tidur dengan masing-masing Ibu menggendong bayinya.
Ya saat ini keluarga Baragajasa tengah dilanda kebahagian yang luar biasa. Bagaimana tidak, dua orang wanita kecintaan mereka telah melahirkan dengan lancar dan selamat. Mayang dan Imah telah melahirkan dengan proses persalinan normal.
Mayang kembali melahirkan seorang bayi laki-laki. Ketampanannya bahkan mampu mengalahkan Raja Kakaknya. Mayang dan Danu memberi nama Pangeran Baragajasa dengan panggilan Ran.
'' Selamat sayang, selamat menjadi Ibu baru untuk Imah dan selamat mendapatkan putra kedua untuk Mayang.'' Tuan Agung yang berada di antara temoat tidur menggenggam tangan Imah dan Mayang. Air mata telah mengembum dipelupuk mata laki-laki tua itu.
'' Terimakasih Kek.'' Jawab Mayang dan imah secara bergantian.
'' Selamat Kakak-Kakak Ipar terbaikku.
Lihatlah, aku semakin ketinggalan karena langsung dapat tambahan dua ponakan.'' Cemberut manja Tisa.
'' Makanya jangan kelamaan jomblo.'' Ledek Tama.
'' Dan jangan kelamaan merajuk. Nanti lari ke yang lain baru tau.'' Sindir Danu pada Tisa dan tertuju pada Beni yang juga ikut dalam rombongan itu.
Tisa dan Beni terlihat salah tingkah, sama-sama bingung harus menjawab apa. Sedangkan Tuan Agung tampak tersenyum melihat ulah Tama dan Danu yang mengusik cucu perempuannya itu.
'' Sepertinya akan semakin lengkap jika ikatan kekuarga besar kita makin kita pererat.'' Tiba-tiba Tuan Agung mulai bersuara lagi sehingga semua mata menatap bingung dengan ucapannya.
__ADS_1
'' Kakek sudah memikirkan ini bahkan sejak Imah tengah hamil.''
'' Maksud Kakek?'' Tanya Tama bingung.
'' Kakek punya keinginan untuk menjodohkan Raja dengan Ratu.'' Jawab Tuan Agung.
'' Kalau kami setuju-setuju saja Kek.'' Jawab Danu.
'' Menurutku itu ide yang bagus Kek. Menurutmu gimana sayang?'' Tama mengusap lembut kepala Imah yang duduk sambil menggendong Ratu putri kecilnya.
'' Aku setuju banget Mas, aku yakin Raja akan menjadi pelindung yang tangguh buat Ratu kita.'' Jawab Imah sambil mengusap lembut pipi munggil Ratu.
''Alhamdulillah.'' Ucap mereka yang hadir bersamaa.
Entah memang jodohnya atau tidak, tapi sepertinya Raja sejak pertama datang malah terus lengket di samping Imah sambil terus mengusap-usap bedongan Ratu. Semua yang baru sadar tertawa bersama melihat tingkah lucu Raja yang seolah takut berpisah dengan Ratu.
Begitulah akhir kisah bahagia mereka. Kisah yang diawali dengan bebagai cobaan, halang rintang serta berbagai tragedi yang datang silih berganti.
Namun semua terbayarkan dengan kebahagian yang luar biasa yang bahkan mampu membuat mereka melupakan tangisan yang pernah mereka rasakan.
******** TAMAT********
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai hai para readers kesayangan ku 🥰, masih ada kelanjutan kisah berikutnya ya. Kisah para penerus Baragajasa dan Federik yaitu Raja, Ratu dan Pangeran. Bagaimana kisah perjodohan mereka? Akankan memang ada cinta di antara Raja dan Ratu? Apakah Pangeran menerima perjodohan yang telah ditetapkan oleh Kakek buyutnya itu?
Nantikan kisah-kisah unik, lucu, sedih, romantis dan penuh laga pada Novel terbaru Othor yang akan segera louncing ya. Judulnya '' Raja untuk Ratu''.
Sebenarnya bisa saja othor lanjutkan bab berikutnya, tapi othor takut kurang menarik para pembaca. Mudah-mudahan dengan suasana baru di novel berikutnya mampu menarik minat baca para readers.
Terimakaih sudah terus setia bersama othor 🙏🤗, dan terimaksih atas semua dukungannya. Teruslah berikan masukan buat othor biar karya-karya othor tetap disenangi dan makin bagus.
Jangan lupa tinggalkan vote like koment favorit dan hadiah ya, biar inspirasi othor makin berkembang.. see you next time. Ingat kelanjutan novel ini pada judul baru yaitu '' Raja Untuk Ratu''.
🙏🥰🥰😘😘😘😍😍🙏🙏🙏🙏🥰😘🌹💐💞
__ADS_1
Jangan lupa intip karya baru othor ya 🙏🙏🙏 "Gadis Lampu Merah". Kisah gadis miskin pemberani yang terjebak dalam pernikahan tanpa cinta. Ikuti kisah Gadis yang tidak mau ditindas dan pemberani ini dalam karya baru othor ya 🙏🙏😘😘🥰😍