
merka pun pergi meninggalkan kampus bersama dengan suara mobil yang kencang membelah langit malam kota ollu.
masayarakta di kota ollu yang kelas ekonominya menengah kebawa seketika hebo akan keberadaan mobil yang saling menyalip di jalanan beraspal yang membentang jau di kota ollu
dengan suasana malam kota ollu yang hebo akan keberadaan mobil sport yang membelah jalanan ollu seketika menajdi trending di media sosial. karna baru pertama kalinya mereka melihan pemandangan langka yang di mana di kota ollu sering kejadian seperti ini akan tetapi berbeda dengan kedua ini yang saling menyalip di tengah jalanan yang cukup ramai.
"hem...." senyum misterius terlihat di sudut mulut roi ji yang sedang fokus menyetir.
arif li pun tidak mau ke tinggalan akan kelakuan dari roi ji yang notabenennya sombong, tapi dia tetap peduli terhadap temannya. mereka pun sampai di parkiran jansonni conture, dengan berjejer kedua mobil itu masuk di area parkiran. roi ji dan alwi turun dari mobilnya begitupun dengan arif li serta johan lu.
roiji berjalan di depan dan di ikuti oleh alwi di belakannya, arif li di samping roi ji dan johan lu berjalan berdampingan dengan alwi di belakan mereka. keempatnya pun berjalan menuju pintu masuk jansonni conture.
"berenti kalian mau kemana" ucap penJanga menanyai ke empatnya
"kami mau makn di sini" roi ji tidak memepdulikan penjaga keamanan di sana dan acuh menanggapi pertnyaan penjaga .
"kalian tunjukan kartu anggota kalian" ucap salaha satu penjaga keamanan
"apa kalian tidak tau tempat apa ini, kalian tidak di perbolehkan masuk kalau kalian tidak memiliki kartu anggota" ancam penjaga ke amanan yang gemetar dan tampak raut wajah yang berubah merah karna marah.
__ADS_1
alwi dan temannya pun seketika tertegun melihat perubahan raut wajah dari penjaga ke amanan, karna roi ji tidak dapat memperlihatkan kartu anggotanya.
di dalam ruangan husus VVP terliahat seorang pria paru bayah berjalan keluar menghampiri anak muda yang sedang di hadang oleh para penjaga
dengan satail jas yang rapih dan mewah serata badan tinggi dan tegap, meski keliatan sudah berumur 40 tahun lelaki paruh baya itu terlihat mudah karna perawakannya yang selalu ia ajaga.
"biarkan dia masuk" teriak pria paruh baya yang memandangi alwi yang seperti melihat hantu. dengan tatapan penuh kerinduan kepada seseorng yang telah lama tiada dan kini seorng pemuda dengan perwakan yang lusuh yang berdiri tidak jau dari depannya sama seperti tuannya yang tak lain tuan latif xi
latif xi adalah ayah kandung dari alwi yang bersal dari keluarga kelas atas negara lompo lame yang kekuasaannya mencakup separuh dunia dan menguasai perekonomian dunia seper duanya. karna beliau kehilangan anaknya yang di bawa lari oleh istri keduanya dan di hanyutkan ke sungai.
sehingga latif xi frustasi sampai sampai beliau tidak makan memikirkan anaknya setelah sebulan kehilangan anaknya latif xi meninggal dunia bersama istrinya setelah seminggu pemakaman suamnya yaitu ros wu dari keluarga kelas atas kota campaga.
"yatuhan apakah aku bermimpi kenapa pemuda ini sangat mirip sama tuan besar latif xi" gumam rams di dalam hati.
rams seke tika mengamati primuda di depannya setelah alwi masuk ke dalam berjalan menuju rams di dengan tekejut melihat gelang keluarga xi yang di pakai alwi. karan gelang tersebut di buat husus oleh keluarga xi di mana setiap penggunanya memiliki nomor husus di buatkan oleg kepala keluarga xi.
"ma-maaf tuan saya tidak bermaksud melarang tamu tuan masuk mohon maafkn saya tuan yang tidak dapat melihat dengan baik tuan" ucap penjaga ke amanan setelah melihat rams berteriak. di meja resepsionis. dengan raut wajah yang puyih pucat dan punggung yang sudah basah oleh keringat dingin. dia dengan gemetar minta maaf kepada tudan rams.
tapi rams mengabaikan penjaga ke amana itu dia lebi memilih memandangi alwi yang berjalan mendekatinya. dengan mata yang berkaca-kaca, rams menahan air mata yang akan jatuh di pipinya. dan seolah dia bersikap biasa saja krna orang orang yang sedang makan melihat bingung rams dengan muka yang di tekuk
__ADS_1
"terimah kasih tuan karna tuan telah mengijinkan kami masuk" ucap roi ji dengan sopan kepada rams.
rams mengabaikan ucapan dari roi ji dan berjalan melewatinya menuju alwi dan kemudian dia menyodorkan kartu namanya dan dengan hormat menyapa alwi. dan meninggalkan mereka berempat.
"tuan kalo tuan butuh sesuatu jangan sungkan hubungi saya tuan" rams dengan hormat membungkuk ke pada alwi. dan seketika ruangan menjadi hening melihat rams yang notabenennya tidak bisa di tundukka di kota ollu. keluarga kelas atas saja tidka berani berbuat begitu pada rams
" siapa pemuda ini kenapa tuan rams begitu hormat kepada pemuda ini"
"siapa dia kenapa tuan rams takut kepada pemuda ini"
bisik di salah satu meja dan yang lainnya sambil melirik ke arah alwi.
roi ji, johan lu dan arif li, seketika melongo melihat tuan rams yang membungkukan badannya di depan alwi di mana mereka tau, kalo alwi datang dari kampung yang cukup jau dari kota ollu.
"ngapain kalian bengong kayak orang-orang apa kita ke mari cuman mau di liati tidak makan dan minum" ucap alwi yang memecahkn ke heningan dari temannya.
"hem.... ayo kita ke atas" ucap roi ji akan maksud dari perkataan dari alwi
merka pun berjalan menaiki tangga dan duduk di salah satu meja di lantai dua. dan memesan makanan paling enak di lantai dua. karan jansonni conture memiliki 5 lantai di mana di setiap lantainya memiliki fasilitas berbeda. dan setiap lantai memiliki kartu yang berbeda beda di setiap lantainya. di lantai satu harus memiliki kartu perak , lantai dua perak dan di hiasi di pingiran kartunya demgan warna gold. dan di lantai tiga memiliki kartu silver dan di lantai 4 dengan kartu silver yang di hiasi pinggirannya dengan emas dan 100 karat. dan di latai 5 sendiri memiliki kartu husus dengan kartu paltinum dan tidak sembanrang orang yang memiliki kartu itu dan hanya di pro duksi dua di mulainya beroprasi jansonni conture. dan yang memilikinya adalah tuan rams dan kakenya alwi yaitu tuan besar jordan xi. sejak di bukanya jansonni conture, hanya satu kali perna di pakai di lantai 5 itupun ketika pemiliknya datang atau pertemuan keluarga atau pemimipin kelas atas di kota ollu atas izin dari tuan rams.
__ADS_1