Tuan Muda Yang Hilang

Tuan Muda Yang Hilang
alwi dalam pengawasan


__ADS_3

"ide bagus itu aki setuju" ucap johanlu dan meleirik ke arah teman2nya


"hmmm" jawab arif li dengan angukn kepala.


setelah mereka meninggalkan restoran kampus. dan berjalan keluar menuju ke mobil arif li dan roi ji.


disisilain depan pintu masuk gerban di dalam mobil Phantom Drophead Coupe 6.7 L seharga Rp23 miliar. dengan di temani sopir pribadinya, dan sekretarisnya. memerhatikan kampus universitas ollu di mana di dalam kampus adalah alwi, yang sedang di perhatikan oleh rams dan juga sekretarisnya yang keliatan bingung dengan apa yang di lakukan rams di depan kampus universitas ollu.


dengan wajah yang kebingungan. alivia bertanya kepada rams.


"tuan maaf sebelumnya jika saya lancang, buat apa kita di depan kampus ini tuan dan apa tujuan tuan di sini. ucap alivia


"kamu mau tau apa yang aku seldiki di sini" ucap rams dengan wajh yang datar, dan terus melihat ke arah pintu masuk kampus.


"kamu perhatikan baik-baik pemuda yang ada di sana dengan penampila lusuh tetapi rapi, itu adalah tuan muda xi cucu keturunan langsung tuan besar jordan xi" ucap rams dengan


menunjuk kearah alwi di mana dia sedang berda di dalam mobil bersama arif li. dan pergi meninggalkan kampus.


"maaf tuan atas kelancangan aku" ucap alivia dengan raut muka yang basa krna keringat dingin.


"kamu sudah taukan pemuda yang ada di dalam mobil itu kamu terus awasi dia dari jauh" ucap rams dan melirik ke arah alivia.


di dalam mobil arif li dan alwi mereka berdua sedang mengobrol tentang masa depan.


tampa mereka sadari dia sudah sampai di taman dan mereka berempat seketika menjadi pusat perhatian dari pengunjung taman karna baru pertama mereka melihat dua mobil sport secara bersamaan. di taman dan beberapa dari mereka mengabadikan momen ini untuk di unggah ke media sosial.


"eh ada anak sok jagoan di sini rupanya" ucap seseorng yang datang ke tempat mereka.


orang itu adalah fiky long, bersama temanya yaitu alex wu dari keluarga wu dan salah satu keluarga kelas atas di kota ollu.


"alwi kamu kenal orang yang ada di belakang kita" ucap johan lu melirik ke arah alwi yg duduk berhadapan dengannya dan bersamaan melihat ke arah orang yang baru saja datang.

__ADS_1


"aku tidak mengenalnya dan aku juga baru pertama melihatnya " ucap alwi dengan santai karna dia memang tidak mengenal fiky long.


"he.. aku peringatkan kamu sekali lagi kamu jauhin wanitaku, dan jangan coba-coba kamu dekati dia. " dengan raut muka yang memerah dan marah dia menatap tajam ke arah alwi yang duduk santai dan tenang. tampa ada rasa takut di hatinya sama sekali.


"bro tuggu dulu dong, wanita yang kamu maksud yang mana dan kami juga tidak tau wanitamu yang mana bro" ucap johanlu yang tidak suka temannya di ganggu dan di ancam.


"siapa kamu aku tidak ada urusan sama kamu" ucap viky long dengan acuh dan tidak melirik ke arah johan lu.


"kamu belum tau yah berhadapan dengan siapa" ucap alex wu dengan nada mengancam dan melirik ke arah mereka berempat.


"aku tidak tau dan aku tidak mau tau sama sekali siapa kalian dan tolong kamu tinggalkan tempat ini kalo tidak aku akan menghajarmu" ucap alwi yang sudah habis kesabarannya karna di olok² oleh viky long.


tampa mereka sadari dari ke jauhan dengan motor sport warna hitam seorang wanita sedang mengawasi gerak gerik mereka.


trin.. trin...


"maaf tuan sepertinya tuan muda sedang menghadapi masalah apa boleh saya bantu tuan" ucap perempuan itu setelah terhubung dengan orang di seberang.


"berenti" ucap pria paruh baya yang datang tergesah gesah bersama dengan bawahannya.


"tuan me senang bertemu denganmu suatu kehormatan bisa bertemu dengan tuan me di tempat ini" ucap alex wu menyapa tuan me atau di kenal dengan janda me.


tampa menghiraukan sapaan dari alex wu dia berjalan ke arah alwi, dengan raut muka yang di tekuk serta keringat yang bercucuran di dahinya membasahi punggunya dengan gemetar membukukan badannya ke arah alwi


"tuan muda maaf kami yang tidak menyambut kedatangan tuan muda di tempat kami" ucap tuan janda me dengan membukukan badannya dan tidak berani menatap ke arah awli.


karna dia tau kalo apa yang dia lakukn sudah benar dan tidak merugikan dirinya. dengan apa yang di ceritakan oleh alivia barusan di telepon


dengan kaget semua orang berkerumung dan menatap ke arah janda me dengan raut muka kebingungan. dan penuh tanda tanya atas apa yang terjadi dan membuat tuan me membungkuk di depan alwi.


"siapa pemuda ini kenapa tuan me begitu sopan dan horpat padanya" gumam salah satu kerumunan

__ADS_1


"siapa dia kenapa tuan me tidak memberiku muka sama sekali dan lebih memilih mengagunkan si bajingan ini" gumam alex wu dan saling bertatapn dengan viky yang sudah melongo melihat apa yang di lakukan oleh tuan me barusan.


"kalin semua tinggalkan tempat ini kalau tidak akan aku patahkn kaki kalian" tampa menunggu perintah dari alwi tuan janda me dengan nada mengancam mengusir viky dan juga alex serta teman temanya yang lain.


"taun me mengusir kami " ucap alex wu dengan nada kesal kepada tuan me


"iya kenapa kamu mau apa" ucap janda me dengan nada sedikit kesal.


"penjaga usir mereka" perintah janda me kepada pengawalnya.


"kami bisa pergi sendiri" ucap viky dengan raut muka marah tetapi dia tidka berani menantang tuan janda me krna apa yang dia lakukan sama halnya bunu diri karna dia tau di belakang tuan janda me adalah group dampang dan juga tuan rams. meski keluarganya salah satu keluarga kelas atas di kota olluvtetapi dia tidak akan bisa memprovokasi group dampang.


setelag viky pergi bersama teman-temannya dia berbalik ke arah kerumunan orang dan menyruh semua pengunjug taman itu untuk bubar dan menjalankan aktifitas merka masing masing.


"kamu siapa dan kenapa kamu memanggilku tuan muda" ucap alwi bertnya dengan polosnya.


dengan muka yang tekuk janda me menatap ke arah alwi dengan perlahan dia mengerti apa yang di ktakan oleh alivia kalua identitas tuan muda yang ada di depannya belum dia ketahui. kalo dia berasal dari keluarga kelas atas di dunia.


"maaf tuan aku tidak bisa memberi tahukan semuanya ke pada tuan" ucap tuan janda me dengan raut muka yang memerha krna ketakutan atas apa yang di lakukan barusan itu adalah salah.


"iya sudah tidak apa tuan dan oh iya nama tuan siapa" ucap alwi melirik ke arah tuan me


"perkenalkna nama saya janda me dan saya adalah pengurus taman edenik ini" ucap tuan janda me dengan sopan kepada alwi


"aku alwi dan ini temanku roi ji, arif li dan johan lu " ucap alwoi melirik ke arah temannya dan berbalik menatap ke arah janda me.


"tuan janda me terimah kasih atas bantuan tuan me barusan" ucap arif li dengan sopan dan masih bingung atas perialku tuan me kepada alwi dan tidak bisanya tuan me seperti barusan.


"sama sama tuan muda arif li, tuan ini kartu nama saya jika di masa depan tuan butuh apa apa jangan sungkan taun" ucap janda me dengan mengeluarkan kartu namnya dan melrik ke arah alwi sambil menyodorkan kertas kecil yang dia keluarkan.


"terimah kasih taun janda me atas kebaikan tuan kalau begitu kami pamit pergi dulu karna hari sudah mulai malam" ucap alwi dan melirik ke arah arif li dan lainnya dan mereka pun meninggalkan tempat taman edenik.

__ADS_1


__ADS_2