Who Am I

Who Am I
Penyerangan terhadap kelompok Darah Naga


__ADS_3

"Tuan Lin,apa yang sebenarnya maksud perkataan kakak mu itu?bisa kau jelaskan kepadaku?" Pinta Hyuga kepada Lin yang sedang mengamati situasi


"Kau tanya saja kepada Viktor nanti" jawab Lin singkat dan Hyuga pun tidak lagi bertanya dan memperhatikan pertarungan Viktor dan Ezil


"Woii Viktor!apa-apaan kau?!baru datang tapi kau sudah membuat kekacauan disini,kau—" Dorr!!kepala pria itu tertembus oleh peluru yang Viktor berikan. Serangan Viktor begitu cepat dan tiba-tiba membuat semua yang ada di ruangan itu kagum sekaligus terkejut seketika "itu sebagai balasan karena sudah menusukku dari belakang!"


Pria yang baru saja dibunuh Viktor adalah orang yang menyerangnya menggunakan pisau saat di negara K waktu itu,yaitu kejadian yang hampir membuatnya dan seluruh teman-temannya terbunuh. Viktor kemudian melihat kearah Lim yang sepertinya sama sekali tidak keberatan salah satu anggotanya dibunuh


"Sepertinya kau tidak masalah kalau aku menghabisi anak buahmu"


"Dia tidak berguna bagiku,jadi bukan masalah" ucap Lim dengan santainya sambil tersenyum. Setelah itu Viktor pun kembali fokus kepada Ezil,dia terasa sangat berbeda dengan Ezil yang dia kenal dulu


"Apa kau akan pulang hari ini Lin?"


"Tidak,aku tidak mau satu atap denganmu" ucap Lin sambil membalikkan badannya dan pergi dari sana,Lim yang mendapat perlakuan dingin dari adiknya hanya tersenyum miring


Bughh!!Viktor menendang perut Ezil dengan kuat dan membuatnya langsung meringkuk kesakitan di lantai "ini untuk perbuatan mu yang hampir membunuhku"


"Viktor cepatlah" tegas Hyuga kepada Viktor yang sangat lama berbincang-bincang dengan teman lamanya itu "iya,iya"


Ketiga orang itupun pergi dari sana tanpa mengatakan sepatah katapun. Beberapa anggota di luar berusaha untuk menghentikan mereka karena sudah lancang, tapi Lim menghentikannya


"Sepertinya kau masih kalah olehnya Ezil" ucap Lim kemudian setelah ketiga orang tadi sudah benar-benar pergi. Ezil yang masih kesakitan langsung berdiri tegap dan membersihkan pakaiannya "aku hanya sedikit lengah tadi,aku pasti akan mengalahkannya"


"Semoga kau berhasil kalau begitu"


.....


"Bersihkan tubuh kalian dulu baru kita makan" tegas Lim kepada Hyuga dan juga Viktor. Hyuga yang menurut langsung saja pergi ke kamar mandi sedangkan Viktor langsung membaringkan tubuhnya ditempat tidur


"Woii Viktor,mandi sana!"


"Tidak mau,malas" rengek Viktor seperti anak kecil dan membuat Lin langsung saja memukul kepala Viktor keras "kenapa kau memukulku?!"


"Mandi sana" tunjuk Lin kearah kamar mandi. Viktor yang terpaksa pun bangun dan berjalan menuju kamar mandi


.....


Saat ini diruang tengah,Viktor dan Hyuga sedang asik menonton TV sedangkan Lin sedang pergi keluar. Seperti biasa Viktor selalu di temani dengan kue cokelat kesukaannya dan sama sekali tidak berniat untuk membaginya dengan Hyuga


"Viktor" panggil Hyuga kepada Viktor yang sama sekali tidak menoleh kearahnya "apa maksud dari perkataan bos mafia tadi?"


"Yang mana?"


"Yang 'apa kau tidak kehilangannya lagi?' begitu katanya"

__ADS_1


Viktor yang mendengar itupun berhenti memakan kue cokelatnya dan menoleh kearah Hyuga yang kini menatap penasaran "aku pernah kehilangan seseorang yang sangat mirip denganmu,namanya Alan. Bukan hanya wajah,sifat kalian juga mirip. Tapi aku kehilangannya,aku tidak bisa melindunginya. Orang yang sudah membunuhnya adalah pria itu,jadi—"


"Apa karena itu kau ingin balas dendam?" Tanya Hyuga menyela perkataan Viktor


"Bukan hanya itu, kemungkinan besar dia jugalah yang sudah membunuh kedua orangtuaku,aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri" ucap Viktor sambil mengepalkan tangannya dan menggertakkan giginya


"Apa karena alasan aku mirip dengan Alan makanya kau baik padaku?"


Viktor mengedipkan matanya beberapa kali,tidak dia sangka kalau Hyuga bisa menyimpulkan hal seperti itu "awalnya memang begitu,tapi sekarang sudah tidak lagi. Hyuga tolong tetap disisiku,kali ini aku tidak mau kehilangan siapa-siapa lagi"


Hyuga yang mendengar itu langsung merasa jijik dan mundur menjauh dari Viktor. Viktor yang melihat itu langsung saja mengingat-ingat apa yang baru saja dia katakan tadi "bukan itu maksudku sialan!!aku ini masih normal ya!!" Bentak Viktor kesal melihat ekspresi di wajah Hyuga


"Pokoknya jangan sampai mati,karena besok kita harus mengalahkan pria sialan itu!"


.....


Seperti yang Viktor katakan kemarin,hari ini adalah hari untuk menyerang markas kelompok darah naga. Sergapan secara tiba-tiba diluncurkan oleh kelompok Viktor sehingga itu memberikan sedikit keuntungan. Meskipun suara di luar sangat ribut, tapi sang pemimpin sama sekali tidak keluar dari ruangannya 'dia meremehkan kami ya?!'


Viktor dan Hyuga bertarung bersama,saling menjaga sisi belakang masing-masing. Saat sedang asik bertarung,sebuah peluru melesat tepat kearah Viktor,tapi untuk saaja Hyuga cepat bereaksi sehingga peluru itu bisa dia belokkan "minggir kalian!aku yang akan mengurus mereka!"


"Jangan sombong dulu Ezil,kau tidak bisa mengalahkan mereka berdua sekaligus"


Dorr!!Ezil menembak kepala orang yang berbicara padanya tadi. Semuanya terkejut tidak terkecuali Viktor yang masih dalam posisi siaga. Semua yang mengerumuni Hyuga dan Viktor langsung saja membukakan jalan untuk Ezil "baguslah kalau kalian mengerti" ucap Ezil sambil berjalan melewati mayat tadi


"Apa yang sudah terjadi padamu Ezil?kau tidak mungkin melakukan hal kejam seperti itu"


"Kaulah yang sudah membuatku begini,Viktor!" Ucap Ezil sambil mengarahkan pistolnya kearah Viktor "saat kematian Alan kau langsung saja pergi dari markas tanpa mengatakan apapun paduku,kau meninggalkanku sendiri di neraka ini!!kau tidak mempercayai ku dan kau melupakanku!itu yang membuatku berubah,padahal aku pikir kau adalah temanku!!"


"Ezil aku..."


"Tapi sudahlah,itu kejadian 5 tahun yang lalu. Sekarang aku bukanlah Ezil yang kau kenal lagi,dan aku adalah anak kesayangan papa" Ezil tersenyum miring dan membuat Hyuga kesal sehingga langsung saja menembak,tapi itu bisa ditahan oleh peluru yang juga ditembakkan oleh Ezil


"Serahkan dia padaku Hyuga,aku akan menjadikannya seperti Ezil yang aku kenali dulu" ucap Viktor sambil mengisi peluru dan mengeluarkan pisau miliknya. Hyuga awalnya ragu,tapi setelah melihat mata Viktor yang penuh keseriusan,Hyuga pun menurut dan melawat para bawahan yang melawan mereka tadi


"Kali ini akulah yang akan mengalahkan mu,Viktor!"


Pertarungan antara Viktor dan Ezil pun terjadi,tidak ada yang berani untuk ikut campur dikarenakan tingkatan mereka yang sudah sangat berbeda. Gerakan Ezil sudah jauh lebih gesit sejak 5 tahun yang lalu,tapi Viktor juga begitu dia terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu


Saat keduanya sudah kehabisan peluru,mereka menggunakan pisau,saat senjata mereka terpental maka mereka akan menggunakan tinju mereka,begitu terus sampai keduanya kelelahan


'sial!aku masih tidak sebanding denganny!' kesal Ezil sambil terengah-engah dan menatap kesal kearah Viktor yang masih sanggup berdiri dengan tegapnya


Viktor pun berjalan mendekat dan langsung menendang perut Ezil dengan sekuat tenaga dan beruntun,Viktor masih menganggap Ezil sebagai temannya,tapi jika dia tidak serius maka dia tidak akan bisa menyadarkan temannya itu "menyerahlah Ezil,kau bukan tandingan ku"


"Berisik,aku sudah berlatih dengan sangat keras selama 5 tahun ini,aku pasti akan membunuhmu!"

__ADS_1


Ezil pun kembali berdiri dan memasang kuda-kuda kembali,dia sama sekali tidak menyerah padahal dia sudah hampir kehilangan kesadarannya. Viktor yang melihat itu langsung saja menundukkan kepalanya dan ekspresi wajahnya berubah menjadi gelap lalu memasang sebuah kuda-kuda yang belum pernah Ezil lihat 'posisi bertarung apa itu?aku belum pernah melihatnya'


Sinkk!!


"Eh?!"


Ezil terkejut saat Viktor tiba-tiba saja sudah ada di sampingnya disertai dengan dirinya yang langsung kehilangan tenaga. Ezil tumbang perlahan,dia bingung dengan apa yang baru saja terjadi


"Kau bisa mengatakan semuanya padaku Ezil,kali ini aku yang akan mendengarkan ceritamu" ucap Viktor sambil jongkok di dekat Ezil yang tidak bergerak sama sekali karena Viktor menghentikan saraf motorik nya sejenak


"Aku membencimu Viktor!"


"Ya,kau memang pantas membenciku tapi aku akan tetap menganggap mu temanku. Terimakasih Ezil,kau selalu menemaniku disaat aku sedih waktu itu, terimakasih. Dan maaf karena pergi bergitu saja,aku memang teman yang buruk"


Setiap perkataan yang Viktor katakan membuat Ezil tertegun jadi dia langsung saja menolehkan kepalanya kearah lain dan tidak mau melihat wajah Viktor. Karena sudah selesai dengan Ezil,Viktor langsung saja masuk ke dalam untuk membantu Hyuga yang sudah masuk duluan tadi


"!!!!" Mata Viktor membola seketika saat melihat Lim yang mengangkat leher Hyuga dan menusuknya tepat di perut. Hyuga masih memiliki kesadaran jadi dia bisa melihat ekspresi Viktor dengan jelas,itu ekpresi yang tidak pernah dia lihat oleh siapapun


"Sudah ku bilang kan Viktor?kau akan kehilangannya lagi"


Sink!! Viktor seketika sudah ada di depan Lim dan langsung menyerang wajahnya,telat sedikit saja maka wajah Lim benar-benar akan tertusuk oleh pisau Viktor. Tapi karena dia cepat menghindar jadi dia hanya terkena luka gores saja. Karena serangan Viktor barusan,Lim melepaskan Hyuga dan Viktor pun langsung menangkapnya dan memberikan Hyuga kepada Lin yang baru saja datang


"Tolong dia papa,aku akan membunuh orang itu"


Sesaat setelah Hyuga sudah ditangan Lin,Viktor langsung saja berbalik dan kembali menyerang Lim. Lin tentu saja khawatir dengan Viktor yang terselimuti amarah jadi dia langsung saja menyuruh anak buahnya untuk pergi dan membawa Hyuga ketempat aman untuk diobati


"Berani sekali kau melukainya!"


"Kau tidak sopan sekali ya Viktor..melukai papamu seperti ini" sinis Lim sambil membersihkan luka di pipinya dengan ibu jarinya


"Aku pasti akan membunuhmu!"


Viktor melesat ke depan dan menyerang Lim dengan sangat cepat. Tapi Lim sangat santai dan meremehkan Viktor yang membuatnya semakin kesal


"Serangan mu lambat sekali Viktor,aku mengantuk dibuatnya" ucap Lim sambil menguap dan dengan lihai menangkis semua serangan Viktor. Viktor berdecak kesal lalu beralih menggunakan pistol dan langsung memberikan serang di udara. Tapi pelurunya bisa dihindari dengan sangat mudah oleh Viktor


"Lambat!"


Lim menembakkan peluru kearah Viktor dengan sangat cepat. Viktor yang sedang berada di udara tidak bisa mengelak dan langsung berusaha untuk menahannya dengan tangan


Dor!Dor!! Dor! Peluru tadi langsung dibelokkan oleh Lin dan tidak jadi mengenai Viktor. Lim langsung saja menoleh kearah adiknya yang sudah ikut campur itu


"Sepertinya kesalahan besar sudah membiarkanmu dekat dengan Viktor,Lin"


"Tenanglah Viktor,kau tidak akan bisa mengalahkannya jika kau dikuasai oleh amarah seperti itu!" Bentak Lin kepada Viktor yang sedang mengatur napas. Viktor yang mendengar nasehat dari papanya itu hanya menarik napas panjang lalu menghembuskannya supaya dia bisa lebih tenang

__ADS_1


Suasan hati Viktor menjadi lebih baik,dia lebih tenang jadi dia bisa lebih fokus dari sebelumnya. Lin yang melihat itu langsung saja tersenyum dan mengarahkan senjatanya kearah Lim


"Ayo kita lakukan serangan kombo ayah dan anak" ucap Lin menyeringai yang langsung ditanggapi dengan seringaian Viktor juga "ya..ayo kita lakukan seperti yang biasa kita lakukan"


__ADS_2