Who Am I

Who Am I
Menyusup Ke Dalam Osaka Pooljam Shinsaibashi Club And Casino


__ADS_3

Mereka segera berangkat ke Osaka malam itu juga dengan menggunakan mobil Seijuro Shin. Namun Seijuro Shin juga mengikat tangan serta kaki pria paruh baya dan wanita yang duduk di kursi belakang itu.


Setelah 6 jam melakukan perjalanan akhirnya mereka tiba di seberang sebuah gedung yang cukup besar dan megah dengan kelap-kelip lampu kekuningan dan warna-warni yang menerangi papan serta gedung bangunan itu.


Sebuah tulisan lampu neon berwarna kemerahan raksasa membentuk sebuah tulisan Osaka Pooljam Shinsaibashi Club And Casino di bagian depan gedung serta papan di depan gedung tersebut.


Saat ini adalah pukul 1 dini hari dan 1 hal yang dilupakan Seijuro Shin adalah memberikan kabar untuk Yuuri. Sehingga hingga sampai saat ini Yuuri masih saja menunggunya di rumah dan belum tertidur. Sementara ponsel Seijuro Shin malah kehabisan baterai dan sudah mati.


"Mereka semua ada di dalam. Bos Azuya biasanya akan berada di ruangannya yang ada di lantai 5 dan akan ditemani oleh para gadis penghibur. Namun terkadang sesekali dia juga akan mengunjungi lantai 1 dan 2 untuk memeriksa Osaka Pooljam Shinsaibashi Club And Casino." jelas pria paruh baya itu sedikit memberikan gambaran.


Seijuro Shin yang masih lengkal mengenakan pakaian penyamarannya kembali tersenyum miring mendengarkan ucapan pria paruh baya tersebut.


"Bawa aku kesana! Kamu adalah salah satu anggota dari Dark Dragon. Tentu akan sangat mudah untuk membawaku kesana bukan?" ucap Seijuro Shin sambil merogoh sesuatu dari saku pakaiannya.


Lalu dia mulai mengeluarkan sebuah pil berwarna merah gelap dan berukuran seperti kelereng dan menyodorkannya untuk pria paruh baya dan wanita itu. Seijuro Shin juga melepaskan pengikat tali mereka dengan menggunakan pisau lipatnya.


"Pil apa ini?" tanya pria paruh baya itu menatap waspada pil berwarna kemerahan gelap itu.


"Ini adalah pil gila. Setiap satu bulan aku akan memberikan penawarnya untuk kalian. Asalkan kalian mau menuruti semua perintahku. Namun aku tak akan memaksa kalian untuk meminumnya. Aku hanya perlu melenyapkan kalian saja sekarang juga."


Ucap Seijuro Shin dengan entengnya membuat kedua orang yang duduk di belakangnya membulatkan mata, antara syok, takut namun juga murka.

__ADS_1


"A-aku akan meminumnya!" dengan cepat wanita itu merebut pil tersebut dan segera meminumnya.


Sementara si pria paruh baya masih terlihat sangat ragu untuk menentukan pilihannya. Seijuro Shin yang sudah sangat tidak sabaran akhirnya mulai memainkan pisau lipatnya berputar-putar lalu mengayunkannya mendekati leher pria itu.


Ujung pisau lipat yang sangat tajam itu kini berhenti saat menyentuh leher pria paruh baya itu dan Seijuro Shin sedikit menggoresnya hingga darah segar itu mulai mengucur dari lehernga.


"Tu-tunggu!" ucap pria paruh baya itu dengan cepat. "Ba-baik! Aku akan meminumnya! Berikan pil gila itu padaku!" imbuhnya menengadahkan tangannya.


Seijuro Shin menarik salah satu sudut bibirnya lalu memberikan pil berwarna kemerahan gelap itu. Pria paruh baya itu segera menerima dan segera meminumnya dan tak berpikir apapun kembali. Karena baginya saat ini adalah nyawanya yang lebih penting. Meskipun dia berada dibawah tekanan dan ancaman sang pria bertopeng itu.


Seijuro Shin memberikan isyarat untuk pasangan itu agar segera turun dari mobil dan membawanya menemui sang bos dari Dark Dragon. Dan kali ini Seijuro Shin melepaskan topeng hitamnya, namun menggantinya dengan sebuah topi hitam dan sedikit menurunkannya untuk menutupi wajahnya.


"Akechi! Siapa yang sedang kamu bawa?! Elevator VIP ini hanya diperbolehkan dipakai untuk tim eksekutif dari Dark Dragon dan tim besar Osaka Pooljam Shinsaibashi Club and Casino saja! Tapi mereka berdua bukanlah salah satu dari keduanya!" ucap sang penjaga menelisik Seijuro Shin dan wanita cantik yang berdiri di dekat Seijuro Shin.


"Wanita ini adalah adikku. Dan pria itu adalah kekasihnya. Mereka akan bergabung bersama Dark Dragon, maka dari dari itu aku membawanya untuk bertemu dengan bos Azuya." ucap pria yang dipanggil Akechi itu.


Wanita cantik yang tanggap dengan permainan ini seketika segera melingkarkan tangannya untuk memeluk lengan kiri Seijuro Shin dan langsung menempel pada Seijuro Shin.


"Benar. Aku adalah adik dari kak Akechi. Dan pria ini adalah kekasihku. Dan kami datang untukbertemu bos Azuya. Benar begitu kan, Sayang?" ucap gadis itu dengan dengan senyum lebar dan semakin memeluk erat lengan Seijuro Shin sambil menyandarkan kepalanya pada bahu lebar Seijuro Shin.


Seijuro Shin sempat merasa risih dengan perilaku wanita itu, namun karena tekadnya untuk menemukan Dark Dragon dan pemimpinnya yang begitu besar, akhirnya mau tak mau Seijurk Shin harus memainkan sedikif drama ini.

__ADS_1


"Benar. Dan kami datang untuk meminta bimbingan dari bos Azuya." sahut Seijuro Shin tanpa mengangkat wajahnya agar pria itu tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas.


Dan sebenarnya Seijuro Shin cukup beruntung saat ini, karena pencahayaan di dalam Osaka Pooljam Shinsaibashi Club and Casino cukup remang-remang.


Pria penjaga itu masih memicingkan sepasang matanya menatap ke arah Seijuro Shin. Dia mendekati Seijuro Shin dan berniat untuk memeriksanya lagi. Dan disaat itu juga tangan Seijuro Shin yang masih berada di saku pakaian hangatnya sudah bersiap dengan sebuah pisau lipat.


Namun baru saja pria penjaga itu melangkah 1 langkah mendekati Seijuro Shin, seseorang memanggilnya hingga membuat langkahnya tertahan kembali.


"Oresama! Ada seorang gadis yang mencarimu. Sepertinya gadis itu sangat marah padamu. Cepat temui dia!" ucap seorang pria berpenampilan kacau dan terlihat sudah mulai mabuk.


Pria penjaga bernama Oresama itu akhirnya bergegas untuk segera menemui wanita itu. Sedangkan Akechi segera memasuki VIP elevator dan diikuti oleh Seijuro Shin dan wanita yamg masih saja memeluk lengan Seijuro Shin.


Pintu VIP elevator itu mulai tertutup dan Akechi segera menekan tombol 5.


"Berapa anggota Dark Dragon saat ini? Dan apakah mereka semua berkontribusi dalam perampokan dan pembantaian keluarga Seijuro 20 tahun yang lalu di salah satu pedesaan di kaki gunung Fuji?" tanya Seijuro Shin memastikan lagi.


Akechi terdiam selama beberapa saat dan berusaha untuk mengingat kejadian saat itu. Semua itu sudah cukup lama, namun dia masih bisa sedikit mengingatnya.


"Tidak. Banyak anggota baru yang telah bergabung bersama Dark Dragon. Sedangkan yang berkontribusi dalam perampokan dan pembantaian saat itu hanya tersisa 5 orang saja. Dan itu sudah termasuk aku dan bos Azuya." jawab Akechi dengan jujur.


Karena biar bagaimanapun saat ini hidupnya berada di bawah kendali Seijuro Shin setelah dia meminum racun gila itu.

__ADS_1


__ADS_2