
"Bukankah dia adalah Seijuro Shin? Menantu dari Inspektur Jendral Hyuga Yagami? Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo? Lalu mengapa dia malah menemui wanita lain dan mereka malah makan siang bersama secara terang-terangan seperti ini?" bisik seorang wanita yang masih cukup muda berseragam aparat kepolisian yang kebetulan sedang menikmati makan siangnya di kafe itu juga.
"Benar. Dia adalah menantu dari Inspektur Jendral Hyuga Yagami. Dan aku dengar dia adalah keponakan dari Korudokira." sahut seorang pria berseragam aparat kepolisian yang duduk di sebelah gadis berseragam aparat kepolisian itu.
"Huft ... padahal seharusnya dia merasa beruntung karena bisa menikahi nona muda Yuuri Yagami. Nona muda Yuuri Yagami sangat cantik dan berasal dari keluarga baik-baik serta sangat terpandang. Tapi pria itu malah melakukan hal rendah seperti ini. Melihatnya seperti membuatku juga merasa sangat kesal dan marah!" sahut gadis itu menusuk dagingnya dengan full power.
"Kalian jangan asal menilai seseorang dan asal menyimpulkan sesuatu seperti itu dong. Bisa jadi kan jika mereka adalah rekan kerja lama atau teman lama yang kembali bertemu. Udah deh jangan bikin berita dan gosip tidak berdasar. Sebaiknya kita segera menghabiskan makanan kita. Karena 10 menit lagi jam istirahat sudah berakhir."
Sahut seorang pria lainnya yang sebenarnya tak ingin mencari masalah dengan keluarga besar Yagami maupun Korudokira. Karena jika memiliki masalah dengan keduanya sebenarnya adalah pilihan yang cukup tidak baik. Baginya diam dan tidak ikut campur adalah yang tebaik.
"Ahhh ... gara-gara bergosip ria makananku malah belum aku sentuh sama sekali. Huhhh ..." sahut wanita muda itu segera menyantap makanannya dengan terburu-buru.
Sementara itu di meja Claire dan Seijuro Shin, mereka berdua baru saja menyelesaikan makan siangnya.
Seijuro Shin masih saja terdiam dan menunggu Claire untuk menyampaikan sesuatu padanya. Hingga pada akhirnya Claire mulai menyampaikan sesuatu.
"Saat aku kembali ke Tokyo, aku mendengar dari asisten pribadiku jika kamu telah mengundurkan diri. Dan aku juga baru saja melihat surat pengunduran dirimu tadi pagi. Ada apa, Shin? Mengapa tiba-tiba kamu ingin mengundurkan diri dari perusahaanku seperti ini? Kamu sangat berpotensi saat bergabung dalam tim keamanan di perusahaanku. Namun tiba-tiba kamu malah mengundurkan diri. Katakan padaku jika ada masalah yang sedang kamu hadapi. Katakan padaku jika kamu mengalami kesulitan. Aku akan membantumu menyelesaikannya."
Ucap Claire yang rupanya belum mengetahui alasan Seijiro Shin mengundurkan diri dari perusahaannya. Bahkan Claire yang baru saja tiba di Tokyo pagi hari tadi, dan dia belum mengetahui jika Seijuro Shin sudah menikah. Dia hanya mendengar kabar dari asisten pribadinya jika Seijuro Shin sudah bekerja di kantor kepolisian pusat setelah mengundurkan diri dari perusahaan kosmetiknya.
__ADS_1
"Maafkan aku, Nona Claire. Tapi aku tidak memiliki masalah apapun. Hanya saja aku harus bekerja di tempat baruku saat ini sesuai dengan perintah tuan Hyuga Yagami." jawab Seijuro Shin seadanya.
"Tapi mengapa begitu tiba-tiba, Shin? Apa kamu merasa tidak nyaman saat bekerja di perusahaanku, Shin? Kembalilah, Shin. Aku akan menaikkan jabatanmu dan juga menaikkan gajimu asal kamu mau kembali. Kami sangat membutuhkan orang seperti kammu yang bisa menjaga keamanan perusahaanku dengan baik." ucap Claire berharap Seijuro Shin akan kembali lagi bekerja untuknya.
"Nona Claire, maafkan aku. Sebenarnya aku mengundurkan diri bukan karena jabatan ataupun gaji. Aku selalu menyukai sebuah pekerjaan yang memang aku kuasai dan aku sukai. Terlebih perusahaan nona Claire adalah perusahaan pertama dimana aku bekerja. Aku tak akan pernah melupakan kebaikan dan kemurahan hati nona Claire karena sudah memberikan kesempatan untukku sebelumnya. Namun maaf sekali aku tidak bisa kembali. Karena mulai saat ini aku akan membantu pekerjaan para aparat."
Ucap Seijuro Shin seadanya. Dan tentu saja itu semua adalah permintaan Hyuga sebagai mertua, Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, sekaligus sebagai Master X yang selama ini selalu mengendalikan dirinya.
Claire terlihat murung dan sedikit kecewa setelah mendengar jawaban dari Seijuro Shin. Wanita cantik itu menghela nafasnya dan melepaskan perlahan.
"Baiklah jika memang itu sudah menjadi keputusanmu, Shin. Aku tidak akan memaksamu lagi. Namun jika kamu berubah pikiran dan ingin kembali, aku akan dengan senang hati menerimamu. Hubungi saja aku dan jangan pernah merasa segan." ucap Claire dengan tulus dan memang sudah merasa nyaman saat Seijuro Shin bekerja untuknya. Dan tentu saja dia masih selalu berharap jika Seijuro Shin akan kembali.
Namun baru saja Seijuro Shin bangkit dari tempat duduknya, Claire kembali menahan dengan ucapannya.
"Shin, tunggu ...".sergah wanita cantik dengan penampilan elegan, anggun dan dewasa itu.
"Ya? Apa masih ada yang ingin nona Claire sampaikan padaku?"
"Akhir pekan akan ada sebuah perayaan ulang tahunku di kediamanku. Datanglah ... aku juga mengundang semua karyawanku kok." ucap Claire mengundang Seijuro Shin dan berharap Seijuro Shin akan menerima undangannya.
__ADS_1
"Aku akan mengusahakannya, Nona." ucap Seijuro Shin lalu segera berlalu meninggalkan Claire.
Sementara Claire masih saja menatap kepergian Seijuro Shin dan akhirnya dia juga segera meningaljan kafe ini.
...🍁🍁🍁...
Waktu berlalu dengan cepat. Kini waktu sudah mendekati senja, dan sudah waktunya Seijuro Shin pulang meninggalkan semua pekerjaan. Namun sesuatu yang mengejutkan tiba-tina dia lihat saat dia berhenti di lampu merah.
Sebuah mobil yang kebetulan berhenti tepat di sampingnya dengan kaca sisi pengemudi terbuka dan terlihat seorang pria paruh baya yang sedang mengemudikan Lamborghini putih itu.
Seijuro Shin terkejut bukan main saat melihat pria paruh baya dengan sebuah tato seekor naga pada leher kirinya sedang duduk ditemani seorang gadis belia yang sangat cantik dan sexy.
Sepasang mata Seijuro Shin masih membulat dan sedetikpun tak terlepas menatap pria paruh baya yang sedang bermesraan bersama gadis muda itu sambil menunggu lampu merah.
Tatapannya begitu penuh dengan kebencian dan kemurkaan, seolah-olah Seijuro Shin sudah menyimpan sebuah luka lama dan dendam yang selalu dia simpan di dalam hatinya.
Hingga akhirnya lampu merah sudah kembali berubah menjadi hijau dan Lamborghini putih itu sudah mulai melaju kembali. Tanpa pikir panjang lagi akhirnya Seijuro Shin segera mengikuti mobil tersebut.
"Aku tidak boleh kehilangan jejaknya! Kali ini harus aku menyelesaikanmu!! Setelah sekian lama aku mencarimu, tidak aku sangka kini aku malah menemukanmu disini! Dan kini takdirmu akan segera berakhir di tanganku!!"
__ADS_1
Geram Seijuro Shin masih berusaha untuk mengikuti Lamborghini putih itu dengan menambah kecepatan lajunya.