
Terlihat sibuk mempersiapkan keberangkatanya. Dan ia pun segera menuju stasiun dan siap melakukan pendidikan di kota XXX . Keluarga Miko dan Hana pun ikut menemaninya di stasiun sebelum keberangkatan Miko.
"Hati-hati ya nak ! doa ibu akan selalu menyertaimu."Ujar ibu seraya memeluk putrannya.
"Tentu ibu, doakan anakmu ini Miko janji ga bakal buat Ayah Ibu kecewa." Jawab Miko dengan serius.
"Jangan lupa jaga kesehatan, karena itu penting." Tambah Hana sambil tersenyum kecil.
"Siap tuan putri!" Jawab Miko sambil mengacak ringan rambut Hana.
"Jangan aneh-aneh disana!"Perintah ayahnya.
"Tenang Ayah, anakmu ini anak baik-baik." Jawab Miko meyakinkan ayahny.
Kereta yang membawa Miko pergipun tampak lenyap. Ayah, Ibu dan Hana pun segera kembali menuju mobil.
"Nak, sering-sering kerumah ibu ya meski ga ada Miko!" Tutur Ibu Miko pada Hana.
"Iya Ibu tentu, Hana akan sering main kesana." Jawab Hana dengan tersenyum.
"Oh ya lain kali Ibu telfon nak Hana ya?" Tanya Ibu memastikan.
"Siap ibu dengan senang hati." Jelas Hana pada Ibu Miko.
Hana pun diantar pulang kedua orang tua Miko. Mereka bertiga sangat akrab layaknya mertua dengan menantunya.
"Nak Hana kami pulang dulu ya?" Kata ayah Miko.
"Iya Bapak Ibu hati-hati !" Jawab Hana.
Malam ini tampak sedikit sunyi tidak seperti biasanya, mungkin karena hatimu yang sunyi bukan salah malam. Belum juga sehari Miko sudah megirim pesan rindu pada Hana.
*(Haduh please deh Miko jangan bikin para pembaca baper wKWKAKA)
__ADS_1
"Drrrt,..drrrt, Rindu..." Pesan Miko untuk Hana.
"Dasar pangeran kodok belum juga sehari." Balas Hana.
"Kamu itu bagaikan candu tuan putri". Balasan pesan dari Miko yang sempat-sempatny bikin baper.
"Sudah jagan rindu itu berat! Wkwkwk" Sahut Hana dalam pesannya.
"Jahat sekali tuan putriku, rindu saja tidak boleh." Ujar Miko dalam pesanya.
"Maksudnya biar aku saja yang rindu, hehe." Tutur Hana melalui pesanya.
"Yaudah ndang tidur gih tuan putri!" Perintah Miko.
"Siap ndan, laksanakan!" Balasan terakhir Hana sebelum terlelap.
"Hanya Rindu" ~Andmesh~
Saat ku sendiri, ku lihat foto dan video
Hancur hati ini melihat semua gambar diri
Yang tak bisa, ku ulang kembali
Ku ingin saat ini, engkau ada di sini
Tertawa bersamaku, seperti dulu lagi
Walau hanya sebentar, Tuhan tolong kabulkanlah
Bukannya diri ini tak terima kenyataan
Hati ini hanya rindu
__ADS_1
Segala cara telah kucoba
Agar aku bisa tanpa dirimu,
Ho-oh
Namun semua, berbeda
Sulitku menghapus kenangan bersamamu
Ku ingin saat ini, engkau ada disini
Tertawa bersamaku, seperti dulu lagi
Walau hanya sebentar, Tuhan tolong kabulkanlah
Bukan diri ini tak terima kenyataan
Hati ini hanya rindu,
Ho oh
Hanya rindu
Ho oh_##
Suara gesekan rel kereta masih tergiang ditelinga dan fikiranya, kini ia sudah menenteng tas ranselnya menuju asrama yang telah tersedia.
"Aku takkan mengecewakan kalian, percayalah!"
Ucap Miko dalam hati dan pikiranya.
Semua siswa Bintara tampak sibuk menata barang mereka masing-masing ke dalam loker sesuai dengan nama mereka sendiri-sendiri. Saling berkenalan satu sama lain, karena sepertinya akan jadi teman ngobrol selama di asrama.
__ADS_1
"Sudah ayo tidur semua! besok akan ada upacara pembukaan . Tidak ada boleh yang telat! Suara tegas komandan yang meberi info tiap asrama siswa.
Semua siswa pun bergegas menuju tempat tidur yang telah disediakan. Berharap esok cerah akan membawa dampak yang baik dikemudian harim