"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"

"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"
Sedih atau Bahagia ?


__ADS_3

Setiap yang menikah pasti memimpikan memiliki keturunan kadang pula diberi kadang pula tidak tergantung bagaimana cara tuhan menguji mahkluknya. Begitu pula Hana dan Renaldi yang kini diberikan tuhan sebuah kehamilan di dua tahun pernikahannya.


"Terima kasih sayang kamu memberiku hadiah yang indah tahun ini." Ujar Renaldi pada istrinya.


"Sama-sama mas." Jawab Hana bahagia.


Dengan menikmati udara segar akhir pekan Renaldi mengajak istrinya ke sebuah taman yqng hijau dan terdapat air mancur ditengahnya.


"Mas aku haus." Ujar Hana.


"Tunggu sebentar ya sayang aku beli minum sebentar!" Pinta Renaldi menyuruh Hana duduk untuk menunggunya membeli minum.


"Ya mas cepet aku haus sekali!" Pinta Hana manja.


Renaldi pun segera berlari ke sebuah kedai yang tidak jauh dari situ untuk memesan minuman botol dan es cream untuk Hana karena itu baik untuk kandungannya.


Ring...Ring...Ring... from +62XXXX


"Hallo dengan siapa ini?"Hana bertanya pada sang penelfon.

__ADS_1


"Tuan putri bagaimana kabarmu? maafkan aku baru mengabarimu, aku akan segera pulang dan menceritakan padamu kejadian Tiga tahun lalu padamu karena ceritanya panjang. I miss u..." Ucap Penelfon pada Hana.


Hana pun terdiam mendengar suara penelfon dan tiba-tiba bulir air matanya pun keluar dari kelopak indah matanya.


"Sayang apa yang terjadi padamu, apa perutmu sakit?" Tanya Renaldi kuatir.


"Tidak apa-apa mas sepertinya aku kurang enak badan." Ujar Hana menyembunyikan perkara Miko pada Renaldi.


"Entah tuhan aku harus bahagia atau sedih, aku benar-benar tidak mengerti dengan semua yang terjadi." Ujar Hana yang berkali-kali menyeka air matanya yang jatuh.


"Apa saat orang sedang mengandung emosionalnya berubah-rubah seperti ini kemarin-kemarin bahagia tiba-tiba menangis tanpa alasan." Pikir Renaldi dalam hati tidak mau bertanya lagi pada istrinya takut istrinya malah marah atau semakin sedih.


Hana dan Renaldi sampai dirumah dan Hana turun dari mobil terlebih dahulu langsung menuju kamarnya.


"Ren kenapa sudah kembali?" Tanya ibu Saras pada putranya.


"Aku juga tidak tau Hana tiba-tiba menangis, tapi Renaldi tanya kenapa katanya tidak apa-apa." Tutur Renaldi pada ibunya.


"Sudah nanti biar ibu yang tanya baik-baik pada Hana, mungkin itu faktor kehamilanya yang membuat ia sedikit sensitif." Ujar ibunya.

__ADS_1


"Iya bu Renaldi mengerti, Renaldi hanya tidak suka melihat Hana menangis." Ucap Renaldi sedih.


*(Kalau aku jadi Hana pasti bingung sekali bukan main pusingnya, udah lama ngilang tiba-tiba nongol 😣😭😪)


####


"Assalamuallaikum bu, apa ibu juga ditelfon mas miko?" Tanya Hana ditelfon pada ibu Miko.


"Iya nak awalnya ibu ingin memberitahu mu tapi disisi lain ibu tidak ingin membuat mu sedih apalagi setelah mendengar kehamilan mu." Ujar ibu Miko.


"iya bu tidak apa-apa." Ucap Hana sambil terisak menahan tangis.


"Jangan menangis nak, ini sudah kehendak tuhan kamu harus siap menerima kenyataan ini entah sedih atau bahagia tetaplah bijak pada hatimu!" Pinta ibu Miko pada Hana.


"Iya bu, Hana tutup dulu tefonya Assalamuallaikum." Ucap Hana hendak mengakhiri telfonnya.


"Ibu pesan jangan terlalu banyak fikiran atau stres karena itu tidak baik untuk kandunganmu, wallaikumsalam." Tutur ibu Miko lalu menutup telfon Hana.


#######_Hallo para reader_######

__ADS_1


mungkin Author minggu kedepan tidak up dulu ada urusan didunia nyata


__ADS_2