"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"

"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"
Kembali


__ADS_3

Sudah kembali kerutinitas. Hana mulai kembali bekerja disalah satu lembaga keuangan yang tak jauh dari rumahnya dulu.


"Pagi mbak Hana?" Sapa rekan kerjanya.


"Ya pagi, pada makin ceriah aja aku tinggal seminggu cuti." Sahut Hana senang.


"Jelas dong mbak nyapa pengantin baru ya harus ceriah." Sahut Rere teman kerjanya.


"Kalian bisa saja." Jawab Hana singkat


"Gimana enak ga mbak malam pertamanya?" Tanya Rere kepo.


"Biasa aja!" Jawab Hana singkat.


"Kog biasa aja sih wah mbak Hana pakai malu-malu." Ujar Rere.


"Udah ndang kerja kepo deh." Tutur Hana mengalihkan pembicaraan.


"Yah mbak Hana padal lagi kepo-keponya loh aku." Ucap Rere memelas.

__ADS_1


"Kalau pingin tau kamunya ndang nikah Re hehe." Canda Hana.


*(Gimana mau malam pertama Re, akur aja nggak wkwk)


Renaldi yang terlihat sibuk dengan berkas- berkas yang belum selesai dipelajari dan ditanda tangani tampak kesal. Disisi lain Vey terus-terusan menelfon membuatnya semakin kesal.


"Hallo, Sayang aku ada potret malam nih, ayuk keluar siang ini sebentar aku kangen." Ucap manja Vey ditelfon .


"Aku lagi sibuk Kerjaanku numpuk!" Jawab Renaldi singkat


Tut..tut..tut


"Kenapa dia semakin menyebalkan, jangan sampai dia menaruh rasa dengan istrinya takkan ku biarkan." pikir Vey kesal saat Renaldi tiba-tiba mematikan panggilanya.


Tiba-tiba muncul notif di Hp Vey transfer atas nama Renaldi Ilham Mahendra senilai Dua juta rupiah.


*(Kalau begitu ga perlu sambat ren kalau sih Vey matre banyak maunya, wong lu nya sendiri nyodorin dia pakai uang kapanpun dia minta. )


"Haduh peka banget sih dia, ga jadi ngambek deh." pikir Vey.

__ADS_1


"Makasih sayang, kamu laki-laki yang paling pengertian di dunia Tau aja apa yang aku butuhin." Ujar Vey di pesanya.


*(Maksudnya laki-laki bodoh didunia ya Vey? wkwkwk masak ga peka kalau aku butuh uangmu bukan dirimu)


"Yaudah kapan-kapan kalau luang aku temuin kamu sayang." Balas Renaldi.


Hari sudah sangat sore Hana pulang dari tempat kerja menggunakan sepeda motornya tidak lupa mampir kemakam orang yang dia sayangi Miko dan ibunya, ia pun mengunjungi kakanya sebentar. Disisi lain Renaldi baru saja selesai dan akan segera pulang cepat karena lelah seharian diruang kerja.


"Sayang kamu ga marahkan sekarang aku sudah jadi istri orang, aku harap kamu bahagia dengan keputusan yang aku ambil." Ujar Hana didepan makam Miko.


"Ibu, semoga tenang disana kamu adalah ibu yang kuat dan hebat aku mau sepertimu." Ucapnya didepan makam ibunya.


Renaldi pulang tidak lupa mampir ke Resto yang dilewati menuju rumahnya untuk meminta laporan penjualan bulan ini. Sesampai dirumah dan memarkirkan mobilnya ia tak melihat sepeda motor Hana di garasi.


"Kemana dia jam segini juga belum pulang padal jadwal kerjanya sampai jam 5, ini sudah jam 8 malam." Ujarnya kesal


"Malam mas, bu maaf pulang telat!" Ujarnya sambil mencium tangan Bu saras.


"Iya nak tidak apa-apa lagian tadi kamu juga sudah telfon ibu." Ujar mertuanya.

__ADS_1


"Oh jadi dia memberitahu ibu tidak memeberi tahuku." Pikir Renaldi sedikit kesal.


*(Hayo kenapa kamu kesal Ren, bukanya kamu tidak ada rasa dengan Hana katamu dia kampungan dandanannya seperti bocah wkwkw)


__ADS_2