
Kali ini cuaca tak menentu, terik saja tiba-tiba basah entah karena hujan atau hati murung membentuk mendung lalu jatuh menjadi kepingan air mata.
Berkali-kali wanita itu menepis rasa mencoba sadar tidak ada tempat bagi dirinya dihati laki-laki itu. Sampai ketika ia melepasnya dan mempersilahkan orang lain masuk, namun yang dilakukannya tidak lain adalah kebodohan.
"Maaf kak Miko.., aku selama ini diam-diam mencintaimu karena aku sadar kau dan Hana saling mencintai, tapi apa aku salah?!"Ujar Sherly dalam hatinya.
Hari ini Sherly memutuskan hubungan dengan kekasihnya karena tak benar-benar mencintainya, ia memilih mengakhiri ini semua sebelum jauh menanamkan rasa kecewa pada seseorang yang tak pernah bisa mengisi penuh relung hatinya.
*(Bisa dibilang hanya sebuah pelampiasan?! Para reader banyak sekali memang kejadian seperti itu, maka kalian perlu bijak menempatkan hati)
####
Drrt..., drrt..., drrt ~notif from "Covid"
"Maaf menggangu?! apa aku boleh tanya sesuatu Han?" Isi pesan kekasih Sherly, tapi lebih tepatnya mantan.
"Tanya tentang Sherly? Jawabnya heran.
"Iya Han! Sherly putusin aku, katanya dia ga bisa bohongin perasaanny sendiri kalau masih mencintai laki-laki semasa sekolah." Ujarnya lewat pesan.
__ADS_1
Hana pun tertegun membacanya. Bagaimana ia tidak menyadari kalau sahabatnya tak disangka diam-diam memiliki perasaan dengan Miko mantan kekasihnya sendiri, karena setau Hana Sherly pernah berkata mengagumi Mikonya tapi sebatas kagum. Kini Hana tau alasan Sherly memutuskan Covid.
"Vid..., terkadang kita bisa memiliki sesuatu hal tapi tidak bisa menggunakannya dengan baik. Ada juga yang tidak memiliki, namun tetap bisa mempelajari dengan indah apa yang tidak bisa dimiliki."
"Han, bicaralah sedikit normal aku tak pandai menalar!" Pinta Covid.
"Hahah.., PR deh buat kamu Vid!" Jawab Hana di pesanya.
"Oke deh!" Balasnya singkat.
####
"Iya benar! pasti Covid yang memberitahumu kan?" Tanya Sherly dalam pesan.
"Apa Covid melakukan kesalahan padamu Sher?"
"Tidak bebih Hana, hanya saja aku tidak mau membuatnya terluka karena semakin hari semakin aku tidak bisa membohongi perasaanku jika aku tak pernah bisa benar-benar mencintainya." Ujarnya dalam pesan.
"Kamu tidak benar-benar mencintainya?lalu siapa yang kamu cintai Sher?! Tanya Hana.
__ADS_1
"Aku tak sedang mencintai siapapun Han, percayalah!"
"Aku sudah bersahabat denganmu cukup lama, tapi kenapa sampai detik ini juga kamu memyembunyikan sesuatu dariku?"
"Bukan seperti iti bebih, hanya saja aku sadar orang yang aku cintai tak mencintaiku." Tutur Sherly lewat pesan.
"Apa kamu sudah pernah berjuang berkali-kali lalu menyerah?! Balas Hana.
"Tidak seperti itu! Aku pun tak pernah berjuang sebelumnya aku takut cintaku hanya bertepuk sebelah tangan."
"Lalu? apa dengan kamu memutuskan Covid berarti pertanda kamu akan memperjuangkanya lagi?! Tanya Hana sedikit mendesak.
"Sudah Han, biarkan aku berpikir jernih terlebih dahulu! rasanya aku sendiri bingung."
"Kamu tak perlu bingung, cukup ikuti kata hatimu!" Pinta Hana pada sahabatnya.
Hana sudah menyadari lebih dulu siapa gerangan yang sebenarnya diam-diam dicintai Sherly sahabat dekatnya. Hana memilih memancing perasaan Sherly agar ia sendiri bisa jujur mengenai perasaannya sendiri. Bagaimana pun Miko dan Sherly adalah seseorang yang berarti dalam kehidupan Hana apalagi jika keduanya bersatu.
"Semoga mas Miko bisa melihat ketulusanmu Sher, aku yakin aku akan lebih bahagia mas Miko mendapat ganti sepertimu." Batin Hana berkata.
__ADS_1