
Pagi-pagi sekali Vey datang ke kantor dan menunggu Renaldi diruangannya.
"Pak mbak Vey memaksa menunggu diruangan bapak." Ujar sekretaris Heru.
"Kenapa tidak kamu paksa menunggu diluar saja." Ketus Renaldi.
Renaldi segera memasuki ruangannyadan menemui sosok yang ia kenal tidak lain adalah Cantika Vey.
"Sayang aku salah apa sampai nomerku kamu blokir?" Tanya Vey manja sambil memeluk Renaldi.
"Lepaskan aku, kamu bukan lagi kekasihku!" Ujar Renaldi tegas pada Vey.
"Maksud kamu apa, sejak kapan kamu berani memarahiku?" Ucap Vey sebal.
"Sejak aku sudah tidak memiliki perasaan padamu." Tutur Renaldi tegas.
"Apa jangan-jangan kamu sudah jatuh cinta dengan istrimu yang kampungan itu?" Tanya sambil mengejek Hana.
"Tutup mulutmu!" Ucap Renaldi marah.
"Kamu menyebalkan sekali! bahkan kamu membelanya di depan ku, kamu akan menyesal dan kembali mencintaiku." Ujar Vey kesal lalu meninggalkan Renaldi.
"Jangan terlalu percaya diri aku akan kembali, lebih baik kamu urusi laki-laki / Om-om mu itu!" Pinta Renaldi sebelum Vey keluar dari pintu ruangannya.
"Jadi Renaldi tau semua yang aku lakukan dibelakanganya? Siall !" Ucap Vey marah bercampur kesal.
__ADS_1
"Lihat saja kamu Renaldi Mahendra aku ga akan biarkan istrimu yang polos itu mencintaimu!" Tuturnya dalam hati sambil menyeringai jahat.
"Dasar wanita tidak tau malu sudah suka sekali jadi selingkuhan Om-om sekarang tetap mau mendekatiku, tidak tau malu." Ucap Renaldi kesal diruangannya.
####
Hana semakin tidak mengerti tingkah Renaldi yang semakin hari menunjukkan kalau dia mencintai Hana.
"Apa mungkin mereka sudah tidak memiliki hubungan, apa mungkin juga mas Renaldi menyukai ku?" Tanya Hana pada dirinya.
cenglung...cenglung... notif dari instagram untuk Hana.
"Mbak Vey DM aku ?" Ucap Hana tak percaya
"Bisa sekitar jam 12 siang aku ada jam istirahat mbak sampai jam 1 siang." Balas Hana.
"Okey kita ketemu di cafe XX jam 12 aku tunggu!" Tutur Vey dalam pesanya.
"Kalau boleh tau ada perlu apa ya mbak ketemu aku?" Tanya Hana dalam pesan.
"Ada hal penting yang mau aku omongin sama kamu." Balasnya.
"Baiklah mbak." Balas singkat Hana.
"Oke sampai ketemu nanti." Jawab Vey
__ADS_1
"Akan aku buat kamu tidak percaya kalau Renaldi sudah mulai menyukainya, bahkan akan aku tanamkan pemikiran bahwa hanya ada aku dihati Renaldi." Pikir Vey sambil menyeringai jahat.
JAM 12 SIANG ...
"Maaf mbak sudah menunggu lama ya?" Tanya Hana pada Vey.
"Tidak santai saja." Jawab vey tidak keberatan.
"Kamu tau kan mas Renaldi sangat mencintaiku han?" Tanya Vey memastikan Hana tau.
"Iya mbak aku sudah tau, lagian mbak kan wanita yang mas Renaldi cintai." Ujar Hana tampak biasa.
"Akhir-akhir ini dia marah padaku, dia fikir aku selingkuh padahal aku tidak seperti yang dipikirkanya." Curhat Vey.
"Itu masih wajar mbak, tandanya mas Renaldi sayang banget sama mbak sampai-sampai dia cemburu." Tutur Hana lembut.
"Maka dari itu aku minta kamu bantu aku agar dia tidak marah lagi padaku ya?" Pinta Vey pada Hana agar Hana berfikir bahwa Renaldi tidak benar menyukainya hanya saja ia sedang cemburu pada Vey.
"Aku akan berusaha ngomong baik-baik ke mas Renaldi ya mbak." Ujar Hana tulus.
"Makasih ya Han kamu mau membantuku, aku sangat mencintai Renaldi aku tidak bermaksud menghianatinya." Ucap Vey pura-pura sedih takut kehilangan.
"Udah mbak Vey gausah sedih, Hana akan berusaha yakinin mas Renaldi untuk percaya dan mencintai mbak Vey kembali." Cetus Hana.
Vey pun berhasil mendoktrin pikiran Hana bahwa mereka pasangan yang saling mencintai dan apapun yang pernah dikatakan Renaldi pada Hana adalah keadaan dimana Renaldi sedang memiliki masalah dengan Vey dan melampiaskan pada Hana.
__ADS_1