"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"

"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"
MATI RASA


__ADS_3

Semenjak kepergian laki-laki yang ia cintai semua di kehidupanya terasa berubah. Apapun kesakitanya di masalalu tampak nyata terulang, bahkan dua kali lipat yang ia rasakan sebelumnya.


"Kenapa semua yang berarti pergi begitu cepat, tidakkah kiranya aku merasakan kebahagian sedikit lebih lama lagi." Gumamnya dalam hati.


"Han, kamu lagi ada masalah?" Tanya teman sekuliahnya.


"Oh tidak kog, kamu jangan kuatir aku hanya kurang enak badan saja." cetus Hana pada temannya.


"Aku antar ke klinik kampus ya?" Ujar temanya.


"Tidak usah , habis ini aku langsung balik aj istirahat dirumah."Jawab Hana


Semakin hari iya semakin tangguh dan mampu menutupi rasa sedihnya yang amat dalam.


"Han tungguin, ayuk ikut aku mampir ke cafe cari wifi bentar buat nugas". Teriak Sherly menghampiri Hana.


"Tapi.."ucap hana terputus


"Please ya cantik!" Ucap Sherly sedikit memelas.


"Ayo gih cepet, sebelum aku berubah pikiran" jawab Hana singkat.


"Yeah..yeah yezzz!" Ujar Sherly kegirangan.


Sesampainya di cafe, tidak sengaja Sherly bertemu laki-laki tidak lain teman SMP nya.


"Kamu Sherly alumni SMP XXX kan?" Ujar laki-laki yang menghampirinya.


"Eh benar, kamu Doni kan?"Tanya Sherly dengan girang.


"Iyup, kamu kuliah apa kerja?" Sahut Doni kembali.


"Kuliah, ini lagi nugas." Jawabnya.


Disebuah cafe langganan Sherly dan Hana. Tampak Hana yang diam dan fokus dengan gadgetnya tidak memperdulikan sekitar sedangkan Sherly asyik bertemu dengan teman SMPnya.


"Sher, kenalin temen kamu dong." Ujar Doni pada Sherly.


"Kenalan sendiri dong 😂!" cetus Sherly terus terang.

__ADS_1


"Mbak namanya siapa? kenalin aku Doni." Sapa Doni sembari mengajak Hana berkenalan.


"Oh iya". Jawab Hana singkat.


"Gila ni cewek cuek amat udah punya cowok kali, bahkan liatin guenya aja sekali tajam pula." Fikir Doni dalam hati.


Semenjak kepergian Miko Hatinya benar-benar ia tutup, karena Hana rasa tidak akan ada Miko lain yang mencintainya setulus Mikonya.


*( Haduh para readers kalian lagi baper apa terharu nih. Yang penting ga boleh nangis malu sama meong)


"kemarin" Seventeen


Kemarin engkau masih ada di sini


Bersamaku menikmati rasa ini


Berharap semua takkan pernah berakhir


Bersamamu


Bersamamu


Kemarin dunia terlihat sangat indah


Melewati hitam-putih hidup ini


Bersamamu


Bersamamu


Kini sendiri di sini


Mencarimu tak tahu di mana


Semoga tenang kau di sana


Selamanya


Aku selalu mengingatmu

__ADS_1


Doakanmu setiap malamku


Semoga tenang kau di sana


Selamanya


Kini sendiri di sini


Mencarimu tak tahu di mana


Semoga tenang kau di sana


Selamanya


Aku selalu mengingatmu


Doakanmu setiap malamku


Semoga tenang kau di sana


Selamanya_##


"Han tugas ku udah selesai, ayo pulang!" Ajak Sherly pada Hana.


"Iya ayo!" Jawab Hana.


"Mampir ke Mie ayam Jakarta langganan kita dulu ya?" Ucap Hana memelas.


"Bilang aja cepat-cepat balik dari cafe tadi kamunya lapar." Cetus Hana sambil tersenyum melihat tingkah sahabatnya.


"Gitu dong senyum Han, tapi kamu udah kayak paranormal aja tebakanya banyak benarnya walau kemungkinan ada salahnya wkkw." Kata Sherly dengan mimik bahagia.


BEBERAPA MENIT KEMUDIAN sampailah mereka pada tempat makan langganannya.


"Pak mie ayam dua sama es jeruk dua ya." Pinta Hana pada penjual mie ayam.


"Beb ntar malem aku kirimi tugasku ya, buatin PPTnya!" Kata Hana dengan rayuan mautnya.


"Dasar! ya ntar kirim deh." Jawab Hana sedikit kesal.

__ADS_1


"Makasih bebep chu yang imut dan manis." Ucapnya pada Hana.


Pesanan mie ayam pun datang mereka langsung melahapnya karena sedari tadi mereka lapar.


__ADS_2