
Hari ini Renaldi datang terlambat ke kantornya dan segera membereskan pekerjaannya.
"Pak ini berkas-berkasnya." Ucap Heru pada Renaldi.
"Hari ini aku kan bereskan pekerjaan dikantor, sekarang aku punya tugas baru untukmu." Ujar Renaldi.
"Kamu cari tau mengenai alamat rumah, seperti apa perangainya,? hobby, dll. Terserah sedetail-detailnya mungkin!" Perintah Renaldi pada sekretarisnya.
"Apa pak Renaldi Homo kenapa sampai harus mencari hobby nya juga aneh." Pikir Heru heran
*(Sekalian Ren tanyain menit keberapa Miko biasanya kentut wkwkkw)
"Baik pak." Ucap Heru meninggalkan Renaldi.
Di luar ruangan Heru tampak masih bingung sembari memandang foto yang dikirim atasanya.
"Siapa dia mengapa harus mencari tau tentangnya, apa istimewahnya?" Tanya Heru dalam pikirannya.
DI KANTOR HANA....
" Semoga saja sih mas monster tidak marah dengan perbuatanku yang memalukan dan bodoh itu." Gumam lirih Hana sedikit kesal.
__ADS_1
"Kenapa aku berhalusinasi mas Miko ketika aku tidur bersama si monster, haduh memalukan sekali!"Ujar Hana menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Mbak Hana udah jam istirahat, ayo cari makan dulu!" Cetus rekan kerja Hana
"Mbak..? Kata Rere teman kerjanya memanggil lagi.
"Eh iya ayuk!" Jawab Hana tersentak kaget
"Mbak Hana lapar ya sampai ga konsen aku panggil dari tadi?" Tanya teman kerjanya.
"Hehe mungkin." Jawab Hana dengan wajah polosnya.
Mereka pun makan siang bersama sesekali membicarakan tingkah Hana yang lucu ketika lapar, padahal sebenarnya bukan gara-gara lapar melainkan memikirkan hal konyol yang ia lakukan semalam.
"Pak, sudah saya mencari info mengenai laki-laki yang ada difoto dan bahkan anggota POLRI banyak yang tidak mengetahuinya." Ujar Heru.
"Kamu harus cari tau sampai dapat bagaimanapun caranya!" Pinta Renaldi sedikit kesal.
"Baik pak pasti saya akan menemukan informasi mengenainya, siapa namanya kalau bapak tau".
"Miko Dinata, cari dia sampai ketemu!" Perintah Renaldi
__ADS_1
"Baik pak laksanakan!" Jawab Heru mantab
Tanpa pikir panjang ia pun mencari informasi mengenai Miko Dinata di media informasi internet dan sosial media. Heru pun tersentak kaget ketika melihat banyak kumpulan info yang menyedihkan dari nama dan wajah sama persis dengan foto seseorang yang ia cari.
Ring...Ring..Ring
"Hallo pak, saya sudah mencari info mengenai orang yang bapak cari." Ujar Heru di telfon
"Baiklah, kamu segera kekantor aku ingin lihat informasi yang bagus dan akuratnya!" Pinta Renaldi menyuruh Heru menyerahkan informasi yang ia dapat.
"Baik pak." Sahutnya lalu menutup telfon.
"Siapa laki-laki ini sampai pak Renaldi begitu ingin mencarinya apalagi yang dicarinya sudah wafat?" Pikir Heru bertanya-tanya.
Sesampainya di kantor Heru segera menuju ruangan Renaldi sembari membawa banyak lampiran yang sudah di printnya.
"Pak ini informasi mengenai laki-laki yang bapak cari." Ucap Heru sambil menyerahkan kertas-kertas berisi imformasi laki-laki yang Renaldi cari.
"Terima kasih, keluarlah aku akan melihat informasi yang sudah kamu peroleh!" Pinta Renaldi.
Melihat satu per-satu informasi, Renaldi sedikit terharu karena tidak lain yang ia cari sudah meninggal bahkan sempat ia cemburu buta dibuatnya ternyata tidak lain saingannya telah tiada.
__ADS_1
"Jadi Hana sering kemakam untuk menemui kekasihnya yang sudah meninggal?" Pikir Renaldi bertanya-tanya.
"Aku pikir Hana menikah dan lebih memilih menikah denganku karena aku lebih kaya dari kekasihnya, ternyata ini alasanya." Pikir Renaldi dalam hati sembari merasa bersalah.