"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"

"Kuperoleh Matahari Selepas Senja"
Di Tinggalkan


__ADS_3

Sudah selesai libur selama dua minggu. Miko pun kembali bekerja dan menunggu info pemindahan penempatan tugas.


"Pengumuman pemindahan penempatan tugas bisa dilihat di papan pengumuman." Info dari salah satu komandan.


"Siap ndan laksanakan!" Ujar para prajurit polri.


Mereka pun menuju papan pengumuman dan mulai mencati nama serta penempatan penugasan.


"Mik, kita bakal dikirim ke daerah XXX yang sedang kacau disana." Ujar salah satu rekan Miko.


"Yang bener loe?" Sontak Miko.


"Liat aja sendiri, kita bakal dikirim kesana." Sahutnya lagi.


"Apa aku benar-benar ditugaskan disana." Ucap Miko dalam hati merasa tak percaya.


Setelah melihat pengumuman penugasan, ia memutuskan menelfon ibunya. Sebenarnya ia pun ingin memberi tahu Hana tapi ia urungkan. Mungkin menunggu waktu yang tepat.


"Hallo ibu, Miko sudah melihat pengumuman mengenai pemindahan tempat penugasan dan Miko ditempatkan di kota XXX ." Tutur Miko pada ibunya.


"Benarkah nak? hati-hati disana sedang banyak kontra apalagi munculnya anggota XXX yang ingin mendirikan kekuasaan sendiri di wilayahnya". Sahut ibunya sedikit kaget dan sedih putranya ditugaskan ditempat yang penuh kontra.


"Iya bu, Miko minta doanya saja." Jawab Miko


"Nak Hana sudah kamu beritahu nak?" Tanya ibu.

__ADS_1


"Belum bu, mungkin nanti saat penyerahan surat tugas baru Miko beritahu." Tutur putranya.


"Kapan kira-kira kamu mau dikirim kesana nak? Tanya ibu sedikit resah.


"InsyaAllah besok lusa bu." Jawab Miko santai agar ibunya tidak terlalu menghawatirkanya.


"Doa kami selalu menyertaimu nak." Ujar ibu Miko.


"Iya bu terima kasih, Ayah sama ibu baik-baik disana." Jawab Miko sebelum mematikan telfonya.


Surat tugas akan dibagikan pukul 14.00 WIB. Miko dan rekanya pun melaksanakan Ishoma terlebih dahulu.


"Ini sudah jadi tugasku seorang abdi negara, siap tidak siap harus siap!" Terangnya dalam hati yang sudah dari tadi berkecamuk.


Drrrt,...drrrtt


"Sudah sayang tinggal sholatnya ini masih antri." Balasnya seakan tidak terjadi apa-apa.


"Tadi makannya banyak? "Tanya Hana.


"Banyak dong hehe." Balasnya


"Ya gitu ndan yang banyak biar endut." Goda Hana.


"Siap ibu Bhayangkari ku, jaga diri baik-baik." Goda Miko.

__ADS_1


"Iya ndan kamu juga." Jawab Hana sedikit kecewa karena Miko sudah off dulu.


Hana mulai agak gelisah tapi ia sendiri tidak tau apa yang membuatnya segelisah ini.


"Kenapa perasaan ga enak pingin nangis gitu." Hana bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


Tepat pukul 14.00 WIB surat pun mulai dibagikan. Surat itu berisi pemberitahuan mengenai pemindahan penugasan serta tertera jadwal keberangkatan dan sistematika syarat pelaksanaan penugasan.


Ring...Ring...Ring


"Iya halo sayang tumben langsung telfon?" Tanya Hana pada Miko


"Hallo...."


"Hallo..."


"Han, sebenernya aku mau kasih tau kamu mengenai pemindahan penugasan ku." Tutur Miko terdengar serius.


"Kamu kenapa kedengaran sedih, kamu baik-baik saja kan sayang?" Tanya Hana cukup kuatir.


"Aku bakal ditugasin di kota XXX tenang masih satu wilayah negara, tapi tetap saja aku bakal rindu banget kamu sayang." Ujar Miko sedih.


"Beneran kamu bakal dikirim kesana? jaga diri baik-baik sayang, aku ga minta apa-apa cuman aku minta kamu seorang, karena kamu berharga untuk ku." Tutur Hana pada Miko agar menjaga diri baik-baik.


"Pasti sayang, I love you." Ucap Miko

__ADS_1


"Love you too my prince, emuach ☺️." sahut Hana penuh cinta.


__ADS_2