
...****************...
Setelah Ista mendapatkan uang dari hasil lelang karyanya, Ista langsung membawa uang itu ke tempat di mana ayahnya pernah meminjam uang.
Ista masuk ke dalam bangunan yang terletak tidak jauh dari perusahaan ayahnya.
Baam.
Suara pintu.
Ista membuka pintu tersebut dengan keras karena marah dengan perbuatan mereka yang menghancurkan rumahnya.
“Ini uangmu!, aku sudah melunasinya. Jangan pernah datang lagi ke tempatku!,” kata Ista dengan keras sambil menaruh setumpuk uang di meja yang tidak jauh dari Ista.
Ista langsung pulang ke rumah.
"kalian cepat hitung uang tersebut!" kata Pemimpi kepada bawahannya yang berada di samping.
...****************...
Bandara Internasional
Ista sedang menunggu kedatangan Jesica di pintu keluar dengan memakai kaos dan celana jeans.
Jesica keluar dari pintu tersebut dengan keadaan yang berantakan.
Ista dan Jesica bertemu, dan Jesica berkata dengan ke arah Ista “aku lelah, lebih baik kita bicarakan di tempat lain.”
Ista dan Jesica langsung berjalan bersama menuju Hotel yang berada di depan bandara.
Sesampai mereka berdua berada di dalam kamar.
Seketika Jesica berkata dengan ter bata-bata “ini.”
Mendengar Jesica terbata-bata, Ista langsung memberikannya air minum yang berada tidak jauh dari kasur lalu memberikannya kepada Jesica dan berkata “santai dan tenangkan dirimu, Jesica.”
Jesica langsung meminumnya dan membuat dirinya senyaman mungkin.
Melihat Jesica sudah merasa lebih nyaman, Ista berkata sambil tersenyum “bagaimana? apakah selesai dengan baik.”
“Apa kamu tidak bertanya apa itu?”Kata Jesica dengan serius.
“Itu,itu”Kata Jesica sambil memegang pundak Ista yang ada di depannya dan menggoyangkannya.
__ADS_1
“Kita menghasilkan ratusan juta dollar!!!”Kata Jesica dengan berteriak.
Mendengar teriakan Jesica, Ista langsung berkata sambil melihat sekitar ”pelan kan suaramu, Nanti ada yang mendengarnya.”
Mereka berdua pun bersantai di dalam kamar hotel kemudian Ista pergi mandi dan Jesica beristirahat di atas kasur.
Selesai Ista mandi, Ista berkata membersihkan rambutnya dengan handuk “kerja bagus, Jesica. Skill mu dalam menangani ini lebih baik dari yang aku pikirkan.”
Mendengar apa yang di katakan Ista, Jesica ketawa sambil berkata “hahaha,ini lebih dari yang di bayangkan, Ista.”
Ista pun berjalan dan mengenakan pakaian sambil berkata dalam benaknya "ini lebih yang aku pikirkan, mungkin karena aku mengetahui masa depan."
“Hahaha ratusan dollar, Ratusan dollar!, kita melakukannya,”Kata Jesica dengan kegirangan sambil memainkan bantal dan guling di kasurnya tersebut.
Melihat Jesica bertingkah kegirangan seperti itu, Ista berkata “sudahlah, kita harus tenang sekarang.”
Ista langsung mengambil selimut dan melemparnya kepada Jesica ”lebih baik kamu tidur terlebih dahulu, Jesica. Kamu telah melakukan banyak hal.”
Jesica langsung menangkap selimut yang di lempar oleh Ista dan berkata “iya iyaa, kita mempunyai ratusan juta dollar dan aku tidak akan membiarkan jantungku ini meledak karena terlalu bergembira mendapatkannya.”
“Ayo beristirahat sejenak,”Kata Jesica yang berbaring di kasur kamar hotel tersebut.
Melihat Jesica yang ingin tidur, Ista berkata “ lebih baik kamu pergi ke kamar mandi terlebih dahulu, Jesica.”
Melihat Jesica sedang tertidur pulas, Ista menelpon ibunya “ma..., Ista tidak bisa pulang hari ini. Salam juga ke papa dan jangan lupa mengunci pintunya ma...”
“Iyaa, apakah kamu sudah makan?”kata bu Ris di telepon.
“Sudah ma, jangan terlalu mengkhawatirkan Ista, Ista sudah bisa mengurus diri sendiri ma, lebih baik mama beristirahat.”kata Ista di teleponnya.
Beepp.
Suara telepon.
Ista mematikan teleponnya, dan mendengar suara Jesica.
“Hey, Ista.”kata Jesica di tempat tidurnya melihat Ista sedang menelepon seseorang.
“Ternyata kamu bangun, apakah aku membangunkan mu?”Tanya Ista dengan melihat Jesica yang duduk di atas kasur.
“Tidak, sebenarnya aku sangat lelah seperti mau mati saja, tetapi seberapa banyak aku mencoba untuk tidur, aku tetap tidak bisa tidur,” kata Jesica yang duduk di atas kasur.
Jesica berdiri lalu berjalan ke tempat duduk dan berkata “saat aku menarik uang tersebut, Kita adalah Hedge Fund. Hedge Fund ratusan juta dollar, sekarang kita jutawan dan ini merupakan malam yang sangat luar biasa.”
__ADS_1
Mendengar perkataan Jesica, Ista berkata “sebesar itukah, uang kita saat ini.”
“Iyaa” kata Jesica dengan suara lemas.
“Jika kamu tidak bisa tidur, bagaimana kita berbicara sedikit,”kata Ista langsung duduk di depan Jesica.
“Kenapa?, apakah ada informasi yang luar biasa lagi yang akan kamu berikan saat ini,” tanya Jesica sambil menyilang kan kakinya.
“Ayo berpikir, jika negara Gajah mengenal sistem keuangan Floating Rate Exchange. Ayo kita pertaruhkan semua itu ke nilai lebih tinggi,” kata Ista sambil melihat ke arah Jesica yang sedang duduk di depannya.
*Floating Rate Exchange di mana mata uang nasional di tetapkan oleh pasar forex, berdasarkan permintaan dan penawaran yang berkaitan dengan mata uang lain*
“Saat itu mata uang bath tidak akan Rally dan tidak akan bisa memulihkan diri”Kata Ista dengan serius.
*Rally adalah di saat periode peningkatan berkesinambungan harga obligasi,saham dan indeks*
Mendengar perkataan Ista, Jesica berkata dengan serius “jika seperti itu, negara Gajah akan menyatakan dirinya menyerah.”
Jesica tiba-tiba berdiri dan berkata dengan keras “tidak tidak!, pa kamu ngga waras, Ista. mau mempertaruhkan ratusan juta dollar? apa kau melupakan dari nilai resikonya.”
*Nilai resiko adalah jaring pengaman dari bahaya investasi*
“Apakah kamu pikir dengan mempertaruhkan itu semua, orang lain akan membiarkannya?tanya Jesica.
“Aku telah mengatakan kepadamu sebelumnya, Jesica. Bahwa mereka akan menjadi satu-satunya yang akan memenangkan perang, maka dari itu kita harus menyisikan beberapa uang untuk mereka”jawab Ista.
Melihat keseriusan Jesica, Ista berkata dalam benaknya "tenanglah, Jes. Aku sudah mengetahui apa yang akan terjadi, tetapi tergantung bagaimana pasar keuangan saat ini".
Ista pun berjalan ke luar jendela dan berkata dalam benaknya "kita akan mempertaruhkan semuanya, walaupun 50:50 perbandingannya"
"Maka dari itu, Jesica kamu harus segara tidur. Ada banyak dokumen menanti untuk di urus olehmu”kata Ista dengan melihat ke arah langit malam.
Jesica menghampiri Ista Kemudian Ista membalikkan badannya dan melihat ke arah Jesica dan berkata “apa kau tidak berpikir, di saat kamu menarik uang sebanyak itu, kita harus memeriksa presentase apa saja yang di ambil di cadangan devisa negara Gajah.”
*Devisa negara adalah mata uang asing yang di simpan di dalam bank sentral atau bank internasional.*
Mendengar apa yang di katakan oleh Ista, Jesica berkata sambil bersandar di jendela “hey, Ista. Yang kamu katakan itu sangatlah mudah, tetapi itu bukan suatu yang mudah kamu ketahui.”
“Kita akan mempertaruhkan sekitar 80% dari uang kita , untuk sisanya kita bisa membuat koneksi dengan direktur bank sentral negara Gajah,” kata Ista sambil mengambil air minum di atas meja.
“Jesica, bawalah uang sisanya tersebut, pergi ke negara Gajah untuk mendapatkan satu kertas lembar dan siapa yang tidak mau untuk uang sebanyak itu” kata Ista sambil meminum air yang berada di tangannya.
Mendengar apa yang di katakan Ista, Jesica berkata “apakah kamu ingin aku memasuki kandang Singa ??, coba bayangkan, jika kita memasuki nya dan merusak mereka, mereka pasti tidak akan menerimanya!.”
__ADS_1
“Mereka pasti menerimanya, Jesica. Negara Gajah harus siap menerima kekalahan, sebab itulah mereka akan membutuhkan uang untuk mencari tahu apa yang akan mereka lakukan di masa depan,” kata Ista sambil berjalan ke tempat tidur.