
......................
Ran melihat ada kumpulan orang sedang berlatih orkestra. Langsung melihat ke arah Ista dan berkata “Ista, tunggu di sini. Aku akan segera kembali.”
Ran kemudian menghampiri orang yang sedang berlatih orkestra tersebut.
Ista kemudian mencari tempat untuk menunggu Ran.
Saat Ista sedang mencari tempat untuk duduk, seketika seseorang menabraknya dan merebut tas yang berada di tangannya.
Brrakk.
Seseorang pria berlari dengan cepat sambil mengambil tas milik Ista.
“duuh,” kata Ista yang tertabrak oleh pria tersebut.
Melihat tas nya di ambil oleh pencuri, langsung mengejarnya.
Melihat kejadian itu Aka yang sedang melihat Ista dari kejauhan langsung mengejar pencuri tersebut.
“Woooy, berhenti!” teriak Aka dengan berlari mengejar pria itu.
Aka berlari dengan cepat hingga berhasil menyusul dan menangkap pencuri itu.
Bak
Aka langsung memukul dan mengambil tas yang terjatuh.
Pencuri tersebut terjatuh dan kembali berlari dengan tangan kosong.
Melihat Ista berlari menghampirinya, Aka langsung memakai tudung jaketnya dan memakai masker yang berada di saku jaketnya.
Aka yang tidak ingin mengganggu Ista yang sedang menikmati suasana di taman bermain. kemudian Aka langsung memberikan tas yang ada di tangannya kepada Ista dan berjalan pergi meninggalkan Ista.
Ista yang baru saja sampai ke tempat kejadian, langsung menerima tas miliknya dan berkata “tunggu!.”
Melihat ke arah pria berjaket itu dengan tudung di kepalanya dan masker di wajahnya berpikir "bukankah itu jaket yang di kenakan oleh Aka, saat aku pulang dari museum waktu itu ???".
Aka kemudian menelfon supirnya untuk membawakan pakaian di kantornya.
Kemudian Ista kembali ke tempat Ran berada.
Ran membawa sebuah biola, melihat-lihat tidak Ista di tempat yang Ran suruh untuk menunggunya, kemudian mencari Ista.
Ran melihat Ista langsung menarik lengan Ista.
“Hey tunggu, ada apa ?” kata Ista yang di tarik oleh Ran.
“Dari mana saja kamu, aku sedang mencari mu kemana-mana. Cepat waktunya hampir mulai” kata Ran dengan membawa biola sambil menarik tangan Ista.
“Kita mau kemana, dan kenapa kamu membawa biola?,” tanya Ista.
“Aku akan menunjukan sesuatu,” kata Ran yang menghiraukan perkataan Ista dan menarik tangan Ista dengan berlari.
Ran dan Ista sampai di tempat pertunjukan Orkestra.
“Kamu duduk di sini, aku akan menunjukan sesuatu,” kata Ran.
Ista mendengarkan perkataan Ran lalu menduduki kursinya.
Kemudian Ran berjalan ke belakang panggung.
__ADS_1
Saat Ista duduk, melihat seorang pria yang memakai tuxedo di ikuti oleh sejumlah karyawan nya, berjalan menuju di kursi paling depan dan berpikir "bukankah itu Aka?, terus tadi yang memakai jaket siapa ??".
*Tuxedo merupakan set Jas yang terdiri dari ; kemeja,dasi, rompi dalam ,jas dan celana.*
......................
Kemudian acara orkestra pun di mulai.
Di akhir acara Ran masuk sambil memainkan biolanya dengan nada yang merdu sambil menghampiri Ista yang berada di belakang kursi penonton.
Melihat Ran yang menghampirinya, Ista melirik ke kanan dan kirinya lalu menutupi mukanya dengan tangan kanannya karena merasa malu.
Ran pun berhenti bermain biola dan langsung menarik lengan Ista yang berada di hadapannya.
Wooooo.
Wwoooo.
sorak penonton.
Ista yang merasa tangannya di tarik berbisik kepada Ran yang sedang memegang biola “apa yang kamu lakukan.!, aku sangat malu.”
Aka yang melihat Ran menarik lengan Ista tetapi langsung mengabaikannya dengan berbicara kepada karyawan di sebelahnya.
Ran terus menarik Ista hingga ke depan.
Sesaat kemudian, Ista berhenti tepat di samping Aka , Ista pun menutupi wajahnya dengan kedua tangannya dan berkata dengan pelan “apa yang dia lakukan.”
Ran kemudian menaiki panggung dan terus bermain biolanya dengan merdu.
Selesai Ran memainkan biolanya, kemudian mengembalikan biola tersebut dan mendatangi Ista.
Aka melihat dan mendengar Ista, langsung mencueki nya dengan berdiri dan berkata kepada karyawannya “ayoo.”
Ista merasa di cueki menyusul Aka dengan berteriak “hey, apa maksudmu?.”
Aka mengacuhkan perkataan ista dan terus berjalan keluar bersama karyawannya.
Ran yang datang di sebelah Ista dan bertanya “apa kamu mengenalinya?.”
“Ah, tidak juga,” kata Ista dengan kaget.
Aka kemudian di datangi sebuah mobil dan supirnya.
Supirnya keluar dari mobil untuk membukakan pintu kepada Aka.
Aka langsung memasuki mobil yang di bukakan pintu oleh supirnya.
Sesaat kemudian Ista keluar, melihat supir tersebut dengan curiga berpikir "bukankah orang itu berada di kawasan lintah darat yang datang ke rumahku, apa Aka yang merencanakan ini semua?".
Melihat Ista melihat ke arah Aka, Ran berkata dengan memegang pundak Ista “hey, ada apa?.”
“Tidak , ayo ke sana” jawab Ista dengan menunjukan tempat yang mau di datanginya.
Supir yang melihat Ista bertanya di dalam mobil “bos, bukankah wanita itu?.”
“Iya, kamu benar. Kamu suruh karyawan lain untuk membuatnya bahagia,” kata Aka yang berada di dalam mobilnya.
Mendengar perkataan dari Aka, supirnya dengan kaget berkata ”lho bos, tapi dia bersama pria lain."
“Lakukan saja apa yang aku katakan,” kata Aka yang berada di kursi belakang.
__ADS_1
“Dan juga kamu suruh orang untuk mengawasinya, jangan lupa tidak boleh wanita itu sampai tahu ” kata Aka dengan sungguh-sungguh.
"Oh iya, jangan sampai mamaku mengerti kejadian ini" kata Aka dengan sungguh-sungguh.
Kemudian supirnya mengirim pesan di grup obrolan karyawan, dengan mengirimkan foto Ista, menyuruh mereka untuk membuatnya bahagia.
Kemudian Aka dan supirnya angkat kaki dari taman hiburan.
Di dalam grup obrolan karyawan.
“Siapa wanita ini” isi pesan pelayan wahana.
“Apakah tuan muda sudah mempunyai pasangan?, isi pesan badut.
“Serius, tuan muda sudah ada pasangan!!” isi pesan penjaga toko.
“Apapun yang di suruh tuan muda akan kami laksanakan” isi pesan tukang kebun.
“Siap, laksanakan 86,” isi pesan satpam.
Ista dan Ran berjalan ke sebuah toko ice cream.
Ran menyuruh Ista untuk duduk dan berjalan menuju kasir.
Saat Ista duduk tiba-tiba seseorang dengan kostum badut memberikan balon kepadanya.
Ista langsung menerimanya.
Penjaga toko memberikan bungkusan kepada Ista lalu Ista menerimanya.
Tukang kebun memberikan setangkai bunga lalu Ista menerimanya.
Dan satpam pun memberikan hormat kepadanya.
Dengan kejadian seperti itu, Ista yang sedang duduk berkata dengan kebingungan “apa yang sebenarnya terjadi di sini?.”
...****************...
Hari mulai malam.
Ista dan Ran selesai melakukan segala aktivitas di taman hiburan.
Ista pun merasa mulai nyaman terhadap Ran.
Mereka berjalan menuju tempat parkir.
Sesampai tempat parkir, Ran berkata “aku masih ada tempat yang mau ku tunjukan kepadamu.”
“Mau kemana lagi?” kata Ista dengan pelan.
“Sudahlah, ikut saja” kata Ran sambil menaiki motornya.
Ista dan Ran mulai angkat kaki dari taman bermain menuju tempat yang ingin di tunjukan kepada Ista.
Mereka berkendara hingga sampai di sebuah jembatan lalu Ran berhenti di tengah jembatan sambil memarkirkan motornya di pinggir jalan.
“Kenapa kamu membawaku ke sini?” tanya Ista yang turun dari motor kemudian melepas helm yang di pakainya.
“Lihatlah ke atas, banyak bintang yang indah,”kata Ran yang sedang memandangi langit.
“Wwwaaaa” teriak Ista.
__ADS_1