
...****************...
Di dalam sebuah rumah sakit yang tidak jauh dari pelabuhan.
Aka tertidur di dalam ruangan pasien, tidak sadarkan diri karena habis melakukan operasi jahit di perutnya akibat tertusuk pisau.
seketika.
“File!!” teriak Aka yang tiba-tiba tersadar dari kondisinya dan langsung bangun dengan posisi duduk.
"Aahhh" teriakkan Supir yang duduk di sampingnya terkejut akibat teriakan Aka yang tiba-tiba.
Melihat Aka sudah sadarkan diri di kasurnya lalu berkata dan menghampirinya“Bos!.”
Aka kemudian melihat ke arah supirnya lalu berteriak kepadanya “Cepat ambil filenya!.”
Supirnya tidak mengerti apa yang di maksudkan oleh bosnya lalu bertanya “Tenangkan dirimu bos, file apa yang bos maksud?.”
Aka yang kemudian berusaha berdiri dari kasurnya lalu membuka alat infus yang terdapat pada tangan nya.
Supir melihat bosnya sedang berusaha membuka alat infusnya lalu berkata kepadanya “bos, mau kemana!.”
“Kita pulang ke rumah,” kata Aka yang sedang membuka alat infus.
Supir nya sadar bahwa mobil nya di pinjam oleh Ista kemudian berkata kepada Aka “Tapi mobilnya sedang di pakai oleh Ista.”
Aka yang sedang berada di atas kasur mendengar apa yang di katakan oleh supirnya lalu memarahinya “lalu kamu membiarkan dia sendirian!!.”
Supirnya menjelaskan kepada Aka kenapa tidak bisa menemaninya dengan berkata “Iya, soalnya tidak ada yang menjagamu bos,”
“Bodoh!!, aku tidak perlu penjagaan mu, cepat susul dia,” Kata Aka dengan marah d atas kasurnya.
“Baik, aku akan mencarikan mobil terlebih dahulu,” kata supir tersebut dan berlari meninggalkan Aka yang berada di ruangannya.
Aka kemudian berusaha berjalan dengan terhuyung-huyung sambil memegangi tembok untuk bertahan supaya tidak terjatuh, kemudian memegangi perutnya dengan tangan satunya menuju pintu keluar rumah sakit.
Sampai di luar rumah sakit.
Brrreeeemmmm.
Sebuah mobil hitam datang di depannya Aka.
“Bos naik!,” kata supirnya yang berada depan mobil dengan membuka kaca mobilnya.
Aka kemudian menaiki mobil dengan pakaian rumah sakit dan terdapat perban di bagian perutnya karena habis di jahit.
Kemudian Aka dan supirnya berangkat dengan melaju sangat cepat menuju rumahnya.
...****************...
Di saat yang sama saat Ista sampai di rumah Aka.
Bbbrrreeeemmm.
Suara beberapa mobil yang sedang melaju dan di paling depan terdapat mobil jeep hitam yang mana terdapat Nash, Hika dan Raka di dalam nya.
“Bagaimana kamu bisa yakin, jika file tersebut masih tersimpan di rumah nya,” kata Nash yang duduk di belakang dengan bersandar lalu melipatkan kakinya
Hika yang sedang melihat jalan mendengar perkataan Nash lalu menjawab “mereka pasti tidak akan sempat untuk mencari file tersebut.”
Raka yang sedang menyetir sadar akan laporan anak buahnya lalu berkata “Yah, anak buahku bilang mereka belum sempat memasuki rumah kemudian kepergok oleh anak buahku."
Nash mendengar perkataan Raka kemudian penuh dengan ambisi untuk mengambil file tersebut dengan berkata sambil bersandar “Kalo begitu, ayo kesana!.”
Raka yang kesal mendengar apa yang di katakan oleh Nash padahal ia memang menuju ke sana lalu berkata kepada Nash “Hey, Tikus. Ini aku sedang ke sana!,”
Nash yang sedang bersantai di belakang mobil mendengar ejakkan dari Raka lalu mengejeknya kembali “Lintah, kamu masih sempat-sempatnya menghinaku!, menyetir saja yang benar.”
Raka yang sedang menyetir merasa bahwa ia sedang di hina lalu berteriak “kamu ngajak ribut ahhh!.”
__ADS_1
“Berani!,” kata Nash sambil memajukan badannya ke depan sehingga berada di tengah-tengah Hika dan Raka yang berada di depan.
Hika merasa risih dengan perbuatan meraka lalu berteriak “diam!,Nash duduk !.”
Mereka kembali terdiam mendengar teriakan Hika.
Sesaat kemudian mereka sampai di depan rumah Aka.
Nash yang berada di belakang melihat sebuah mobil di depan rumah Aka lewat kaca di sampingnya lalu berkata dengan menunjuk ke arah mobil tersebut “lihat, itu mobil yang di kendarai oleh mereka saat kabur.”
Hika yang tahu bahwa terdapat seseorang di dalam rumah tersebut kemudian menyuruh Raka untuk melakukan sesuatu “cepat suruh anak buahmu untuk menangkapnya.”
“Baiklah,” kata Raka lalu melambaikan tangannya keluar mobil lewat kaca di sampingnya lalu menyuruh mereka mendatangi rumah tersebut dengan menunjuk ke arah rumah.
Anak buah Raka yang berada di belakang sedang mengendarai mobil melihat instruksi dari bosnya lalu segara memasuki rumah tersebut.
Hika melihat ke arah rumah ternyata masih ada orang yang datang ke rumah tersebut kemudian berkata dengan tersenyum jahat “menarik."
Nash yang berada di kursi belakang melihat lewat kaca depan mobil terdapat Hika yang sedang tersenyum yang membuat nya sedikit merinding lalu berkata "Hika apa yang sedang kamu senyum kan, kamu membuatku takut.”
“Kamu masih belum boleh tahu saat ini,” jawab Hika dengan tersenyum.
Di dalam rumah Aka.
Brak.
Seseorang memukul pintu yang sudah rusak oleh Ista dengan pukulan baseball.
Ista yang sedang memakai baju Aka tiba-tiba mendengar suara sekelompok orang yang telah memasuki rumah Aka.
“Cari dia!” teriak pemimpin dari mereka.
Ista mendengar suara orang lain berkata”mereka, kenapa bisa sampai di sini!.”
Kemudian Ista langsung bersembunyi di dalam lemari Aka yang berada di sampingnya.
Bam.
Suara barang-barang terjatuh oleh sekelompok orang tersebut.
“Dia tidak ada di sini,” teriak salah satu dari mereka.
“Dia tidak mungkin pergi jauh, cepat geledah tempat ini,” teriak pemimpin kelompok tersebut.
“Baik!,” teriak semua orang.
Bam.
Prank.
Salah satu orang melihat ke arah lemari yang mencurigakan lalu berkata “lemari itu sedikit mencurigakan.”
Ista yang berada di dalam lemari sedikit melihat seseorang sedang mendekatinya.
Seketika.
“yiaaahhhhh,” teriak Ista yang keluar dari lemari sambil berlari ke arah jendela kamar.
“Itu dia!, cegah jendela itu” teriak salah satu orang yang melihat Ista sedang berlari.
Ista berlari ke arah jendela kamar dan melompat ke arah jendela dengan badannya.
Praaak.
Suara pecahan kaca.
Ista kemudian terjatuh ke luar jendela dengan posisi terjungkal.
Beberapa orang yang menjaga di luar rumah melihat seorang wanita terjatuh dari sebuah jendela kemudian langsung menangkapnya.
__ADS_1
Ista kemudian tertangkap oleh mereka dengan memegangi kedua tangannya dan menariknya.
“Apa kamu pikir bisa melarikan diri lagi!”kata seseorang yang sedang memegangi Ista.
“Lepaskan!!,” teriak Ista dengan mengayunkan kedua tangannya supaya bisa melarikan diri.
Seseorang yang sedang memegang tangan Ista merasa bahwa Ista tidak bisa berhenti memberontak lalu membentak “diam!!,”
“Lepaskan aku!!!”teriak Ista sekeras-kerasnya sambil mengayunkan kedua tangannya yang membuat Ista terangkat badannya.
Seseorang melihat tingkah laku Ista kemudian memukul leher Ista dengan pukulan baseball yang dia bawa.
Plak.
Suara pukulan dari belakang.
Kemudian Ista jatuh pingsan.
“Cepat bawa dia ke mobil” kata pemimpin kelompok tersebut.
Breeemmmmm.
Suara mobil yang di naikki oleh Aka sedang melaju menuju rumahnya.
Aka yang berada di dalam mobil sedang memegangi perutnya yang terluka dengan tangan kanan melihat terdapat banyak mobil di depan rumahnya lalu berteriak kepada supirnya “hentikan mobilnya!!.”
Mendengar perintah dari bosnya, supir tersebut kemudian menginjak rem mobil.
Nnngiiiinnnnnnkkkk.
Suara rem mobil.
Supirnya bertanya kepada bosnya kenapa kok di suruh berhenti “ada apa bos?,”
“Apa kamu tidak melihat di depan sana!,”kata Aka dengan menunjuk sekumpulan mobil berhenti di depan rumahnya.
Supir yang melihat yang di tunjukan oleh bosnya terdapat Ista sedang di bawa oleh sekelompok orang keluar dari rumah Aka dengan di gotong lalu berkata “bos, lihat. bukankah wanita itu dia.”
Aka juga sedang melihat orang yang di bawa oleh beberapa orang dengan di gotong “benar, itu dia.”
Supirnya merasa harus menyelamatkan Ista kemudian berkata kepada bosnya “bos kita harus menyelamatkannya.”
Aka kemudian melihat bahwa ada sedikit aneh dari Ista “tunggu!,”
Lalu Aka sadar apa yang sedang di pakai olehnya lalu berkata “kenapa dia memakai bajuku??."
Kemudian Aka memiliki sebuah ide lalu berkata kepada supirnya “kamu tunggu sini, aku akan mengikuti mereka.”
Lalu Aka keluar dari mobil.
Supirnya melihat kondisi Aka yang berada di luar mobil lalu berkata “tapi, bos sedang terluka."
Kemudian Aka membuka pintu tempat supir berada lalu berkata kepada supirnya “sudah, kamu diam di sini dan cari sesuatu di dalam saku baju miliknya di dalam rumah.”
Supir tersebut kemudian keluar dari mobil lalu Aka menggantikannya.
Tok.
Tok.
Supir tersebut mengetok kaca pintu mobil.
Lalu Aka membukakan kaca mobilnya.
Kemudian supir tersebut bertanya “bos, aku di suruh mencari apa?.”
“Kamu mencari baju milik Ista kemudian mencari flashdisk didalam bajunya. Pasti dia sudah mengganti baju miliknya dengan milikku,” jelas Aka yang sedang memegang setir mobil kepada supirnya yang berada di luar sedang berdiri.
Jangan lupa VLR (Vote,Like and Rate) nya yah.
__ADS_1