
...****************...
Hari gelap menyelimuti dengan hujan yang turun dengan keras, di sebuah rumah yang sangat kumuh terdapat pemakaman dan di depannya terdapat seorang wanita muda yang sedang menangis .
Tuk.
Tuk.
Tuk.
Seorang pria gemuk berjalan di ikuti beberapa orang di belakangnya.
“Apa kamu yang bernama Hika?” tanya pria gemuk tersebut kepada wanita yang sedang menangis di depan pemakaman.
Hika yang sedang menangis tersedu-sedu mendengar suara lalu melihat terdapat seorang pria dewasa lalu menjawab “S-siapa kamu”
“Jika kamu sudah selesai, aku akan menunggumu di luar,” ucap pak Andy.
Pria gemuk tersebut adalah Pak Andy, paman ke dua dari Ista.
Pak Andy kemudian menunggu Hika di luar, seseorang di belakangnya bertanya “bos, kenapa memilih dia?”
“Aku sudah mengawasi anak itu semenjak ia mengenal keponakanku, dia wanita pintar yang penurut dan Cocok untuk menjadi anak asuhku,” jawab pak Andy kepada anak buah di belakangnya.
Kedua orang Hika meninggal akibat penindasan yang di buat oleh orang yang ber uang, semenjak kecil Hika selalu di ejek oleh teman sebayanya karena orang yang miskin.
Beberapa saat kemudian.
Hika yang selesai melakukan proses pemakaman kemudian berjalan mendatangi pak Andy.
Pak Andy melihat Hika mendatangi nya lalu berkata “duduklah.”
Hika menurut perkataan pak Andy lalu duduk di depannya.
Pak Andy lalu menyodorkan sebuah kertas kepada Hika.
Hika melihat kertas tersebut dan membacanya, Hika menyadari bahwa kertas tersebut berisi hak asuh anak lalu bertanya “apa ini?”
“Apa kamu membutuhkan uang, aku akan memberikan semua kekayaan kepadamu. Jika kamu menuruti ku.” Ucap pak Andy kepada Hika di depannya.
Hika lalu mengingat kejadian yang menimpa keluarganya dan melihat kertas di depannya lalu berkata “baiklah , tetapi aku tidak ingin terkekang.”
“Tidak akan, aku hanya ingin kamu mendekati keponakanku dan memanfaatkannya. Untuk keperluan mu sehari-hari, biar aku yang mengurusinya” kata pak Andy.
Hika tidak mengerti apa yang di katakan oleh pria di depannya lalu berkata “tidak bisakah bapak memberikan nama bapak terlebih dahulu.”
“Oh, aku belum memperkenalkan diri. Aku pak Andy paman dari Ista” ucap pak Andy.
“Ista?” tanya Hika yang terkejut.
“Bukankah kamu mengenalinya? Tanya pak Andy.
“ya, dia teman sekelas ku di kampus” jawab Hika.
“Bapak ingin aku memanfaatkannya?” tanya Hika.
“Iya, apakah kamu bisa melakukannya” kata pak Andy
Hika yang merasa hati nuraninya tercampur aduk dengan ingatan yang terjadi dengan keluarnya lalu memutuskan dan berkata “bapak bisa memberi apa kepadaku?”
“Apa saja yang kamu inginkan” jawab pak Andy.
“Baiklah” jawab Hika.
Selesai mereka berdiskusi lalu pak Andy kembali ke kantornya.
Semenjak itu Hika mulai mendekati Ista.
__ADS_1
...****************...
Ketika Hika semester 5
Hika berjalan ke sebuah vila tempat pak Andy berada.
Hika melihat pak Andy sedang menyiram bunga lalu mendatanginya.
Pak Andy menyadari ada orang yang sedang berjalan lalu berbalik dan melihat Hika lalu berkata berhenti menyiram bunganya “ayo ikut aku.”
Pak Andy mengajak Hika ke sebuah bangku yang tidak jauh dari taman.
Pak Andy dan Hika lalu duduk berhadapan.
“ada keperluan apa , bapak memanggil ku” tanya Hika.
“Aku akan mencalonkan diri, maka sebab itu aku ingin kamu menjadi sangat dekat dengannya. Aku sedang menekan perusahaan ayahnya dan membuat suatu situasi yang mana aku akan mendapatkan sorotan,” kata pak Andy
Pak Andy bermaksud membuat suatu pencitraan yang mana ia merupakan orang yang saling menolong terhadap keluarganya yang mengalami masalah.
“Baiklah,” kata Hika.
Kemudian Hika dan pak Andy membahas permasalahan yang terjadi dalam perusahaan pak Andy karena Hika juga merupakan mahasiswa yang pintar tetapi tidak sepintar Ista yang membuat pak Andy ingin mendapatkannya.
Selesai mereka berbicara, Hika lalu berjalan keluar sambil tersenyum lalu berpikir “jika dia ingin popularitas, maka aku akan mengambil hartanya.”
Hika lalu menyuruh seseorang untuk memasuki perusahaan pak Zar.
“sepertinya aku membutuhkan seseorang untuk mendekati Ista” kata Hika kepada dirinya sendiri.
...----------------...
Lalu Hika memasuki mobilnya , ketika Hika ingin mengisi bensin di suatu tempat pengisian bensin. Ia melihat seorang pria yang dikenali nya.
Hika lalu membuka kaca mobilnya.
“Hika!” teriak pria yang sedang mengisi bensin mobil Hika.
Hika lalu mengamati Nash dengan seksama lalu berpikir “sepertinya orang ini cocok.”
“Sudah berapa lama kita tidak bertemu” kata Nash.
Hika merupakan cinta pertama Nash, ia menyukainya saat Hika selalu saja di hina oleh orang lain tetapi dia selalu sabar menahan amarahnya yang membuat Nash begitu kagum terhadapnya karena Nash merupakan orang yang miskin juga.
Hika kemudian memberinya sebuah kartu nama kepada Nash.
Semenjak itulah Hika dan Nash selalu bekerja sama dalam tugas yang di berikan oleh pak Andy dalam hal menangani perusahaannya ataupun masalah Ista.
...****************...
Beberapa waktu kemudian, kejadiaan kecelakaan pak Zar terjadi dan ibunya yang sedang sakit.
Hika dan Nash sengaja mengajak Ista berlibur untuk tidak di ketahui oleh Ista.
Di sebuah cafe terdapat Hika dan Nash sedang berduduk berhadapan.
“Apa yang harus kita lakukan? Ista sekarang mengambil alih bisnis ayahnya” tanya Nash kepada Hika.
“Tenanglah, perusahaan tersebut tidak akan bertahan lama” jawab Hika.
“Jika tidak salah perusahaan Ista sedang mengalami keperosotan akibat suatu proyek seseorang,” pikir Hika.
“Aku sampai sekarang hanya mengikuti perkataanmu, apa kamu tidak ingin memberitahuku tentang siapa yang berada di belakang kita?” tanya Nash.
“Kamu masih belum boleh tahu, untuk sekarang ini” jawab Hika.
Nash yang merasa percaya kepada orang yang di cintai nya kemudian berkata "baiklah."
__ADS_1
...****************...
Beberapa waktu kemudian.
Ketika perusahaan ayahnya Ista mengalami kebangkrutan.
Eeeeehheeek.
Ista menangis di kamarnya karena tidak bisa mempertahankan perusahaan ayahnya.
Hika berada di kamar Ista sedang menenangkan dirinya dan berkata “Ista, tenangkan dirimu.”
“Te-terima kasih, ka-kamu ingin menemaniku” kata Ista kepada Hika yang berada di samping nya sambil tersedu-sedu.
“Siapa juga yang ingin menemanimu, jika bukan karena pak Andy aku tidak akan berada di sini,” pikir Hika yang melihat Ista sedang menangis.
Sesaat kemudian Hika berkata kepada Ista “bagaimana jika kita membuat perusahaan kita sendiri, dengan kepintaranmu dan keahlianku semua akan berjalan dengan lancar.”
“Ba-bagaimana dengan modalnya?” tanya Ista yang masih menangis lalu menjawab dengan tersedu-sedu kepada Hika.
Hika perlahan menaiki bibirnya dan berkata “bukankah, pamanmu orang kaya kita bisa meminjam modal ke dia.”
Di sinilah awal mula Ista menemukan tekadnya untuk membuat perusahaan.
...****************...
Beberapa waktu kemudian, di sebuah pesta topeng di salah satu yang di selenggarakan oleh perusahaan ternama.
Hika berjalan di samping Ista dan Nash yang sudah pasangan.
Mereka bertiga memakai topeng yang di berikan oleh Hika.
Pak Andy yang sedang berbicara dengan koleganya melihat keponakannya lalu berkata kepada koleganya “sebentar, aku ada hal yang harus di lakukan.”
Pak Andy kemudian mendatangi mereka bertiga dan melihat Ista bersama seorang pria lalu tersenyum.
“Ikuti aku, lebih baik kita jangan berbicara di sini” kata pak Andy kepada mereka bertiga.
Saat mereka sampai di halaman belakang, pak Andy berkata dengan tersenyum “apa yang bisa aku bantu kepada keponakanku yang cantik ini”
“Paman, aku membutuhkan dana untuk membangun perusahaan ku sendiri” kata Ista.
Pak Andy yang mendengar perkataa Ista terkejut, kemudian melirik ke arah Hika.
Hika lalu memberi tanda kepada pak Andy bahwa ia akan menjelaskannya nanti.
“Baiklah, aku akan meminta sekretarisku untuk mengurusi keperluanmu” kata pak Andy sambil melihat Ista.
Hika lalu melirik ke Nash yang memberikan sebuah kode untuk mengajak Ista kembali ke tempat pesta.
Nash melihatnya lalu berjalan berkata kepada Ista sambil merangkulnya “ayo, kita kembali ke acara.”
“Tapi, Hika” kata Ista yang terdorong kedepan karena di rangkul oleh Nash sambil melihat kebelakang.
“Dia tidak enak melihat kita berdua,” kata Nash sambil merangkul Ista.
“Benar juga,” jawab Ista.
Saat Ista sudah pergi menjauh, pak Andy berkata “coba kamu jelaskan kepadaku, apa maksudmu dengan dia ingin membuat perusahaannya sediri?”
“Bukankah bapak hanya menginginkan kecerdasannya, bagaimana jika dia membuat perusahaan sendiri dan menjadi sukses lalu mengambil segala sesuatu darinya” jawab Hika kepada pak Andy .
“Jadi bapak tidak perlu kesusahan membuat dia menjadi bawahan bapak” jelas Hika.
Pak Andy lalu berpikir kemudian berkata “benar juga, kamu mulai bisa di andalkan.”
Di saat inilah Awal dari Hika yang memanfaatkan Ista.
__ADS_1
Acara pesta couple di mulai , Ista berjalan ke barisan khusus wanita sedang kan Nash menunggu kedatangan Hika karena yang ia cintai bukanlah Ista melainkan Hika.
Kejadian seperti sebelumya di ep 20 dengan topeng yang berbeda yah.