
...****************...
Ista dan kedua orangnya yang sedang berada di ruang keluarga menikmati waktu mereka bersama.
Seketika mendengar suara ketokan pintu.
Tok.
Tok.
Tok.
Mendengar ketokan pintu Ista langsung berjalan menuju pintu dan membukanya.
Melihat Ran dengan pakaian kombinasi Kaos dan jaket baseball , celana jeans dengan sobekan di sekitar paha dan sepatu hitam dengan bingkisan yang d bawa olehnya.
Ran melihat Ista yang membuka pintu tersebut lalu tersenyum melihat pakaian Ista dengan berkata “apa kamu ingat janji yang telah kita sepakati?.”
Melihat Ran yang berada di depannya, Ista yang sedang memakai baju tidurnya pun kaget langsung menutupi daerah dada dengan menyilang kan kedua tangannya, dan berkata dengan berteriak “ kenapa tidak bilang terlebih dahulu!.”
Ista langsung pergi ke kamarnya, bu Ris yang mendengar Ista berteriak langsung mendatangi pria yang berada di luar pintu tersebut.
Ran yang melihat bu Ris mendatangi nya kemudian Ran berkata dengan memberikan bingkisan di tangannya dan berkata “hallo, tante.”
Bu Ris yang menerima bingkisan dari Ran berkata “oh, siapa ini?, apa yang kau berikan kepadaku?.”
“Cuman bingkisan tante,”Kata Ran dengan malu sambil mengelap tangannya ke celana yang di pakai.
Bu Ris langsung mempersilahkan Ran untuk masuk ke dalam rumah dan menunggu Ista yang ada di kamarnya.
...----------------...
Di waktu yang sama.
Nash datang ke rumah Ista dengan mobil Sport berwarna merah, di dalam mobil Nash melihat ada sebuah motor hitam terparkir di depan rumah Ista.
“Siapa yang datang ke rumahnya?,”kata Nash yang berada di dalam mobil miliknya.
Nash memarkirkan mobilnya, kemudian keluar dengan kemeja lengan pendek celana kain hitam dan memakai kaca mata, lalu menunggu Ista di samping mobilnya untuk mengetahui pemilik motor di depannya.
...----------------...
Di waktu yang sama juga.
Aka pun mendatangi Ista untuk menanyakan perihal hubungannya dengan Jesica.
Aka sudah mengetahui rumah Ista, saat dia mengembalikan motornya waktu itu.
Aka yang sedang mengendarai mobil, Melihat dari kejauhan terdapat mobil dan motor yang terparkir di depan rumah Ista , Aka memberhentikan mobilnya dan melihat terdapat seorang pria yang menunggu di samping mobil.
...****************...
Di dalam rumah Ista.
Ista keluar dari kamarnya memakai setelan baju tanpa lengan dan celana di atas lutut dengan pita di bagian perutnya, melihat Ran yang sedang duduk di ruang tamu, Ista lalu mendatangi nya
__ADS_1
Melihat Ista mendatangi, Ran melihatnya dengan pandangan yang terpesona.
Ista yang sedang merapikan pakaiannya melihat ke arah Ran dengan berkata “ayo.”
“Loh, mau kemana?,” kata bu Ris yang membawa minuman.
Melihat bu Ris sedang membawakan minuman, Ran berkata “ ngga usah repot, tante.”
“Bentar ma, Ista ada janji dengannya,” kata Ista dengan menarik Ran keluar dari rumah.
“Terus minumannya??,” kata bu Ris yang menaruh minuman di meja.
Ran langsung menarik diri dari tarikan Ista dan meminum minuman yang di berikan oleh bu Ris.
Melihat Ran sedang minum, Ista berkata “cepatlah.”
Ista dan Ran kemudian keluar dari rumah Ista.
Nash yang berada di samping mobil melihat Ista dan Ran berjalan keluar bersama, dan berkata dalam benaknya "siapa pria di sampingnya?".
Ista dan Ran keluar menuju mobil yang di pakai oleh Ran dan melihat bahwa di depan mobil tersebut ada Nash yang sedang menunggunya.
"Kenapa dia datang di sini?", kata Ista dalam benaknya.
“Di mana kendaraan milikmu?” kata Ista dengan kesal kepada Ran.
Ran langsung menunjuk ke arah motor miliknya yang terparkir di depan mobil milik Nash.
“Mau kemana?,” kata Nash kepada Ista dengan melihat Ista berjalan ke mobil di depannya.
Ran yang melihat Nash sedang menunggu Ista, menghampirinya dan berkata dengan memegang bahu Nash sambil tersenyum “kamu sedikit terlambat.”
Ran kemudian menaiki motornya dan memakai helmnya.
Ran berangkat menuju ke tempat yang sudah Ran rencanakan.
Nash yang merasa di acuhkan merasa sangat kesal hingga menendang mobilnya sambil berkata “wanita sial, jika bukan karena pak Andy. Aku tidak akan kesini!.”
Dari kejauhan, Aka yang berada di dalam mobil miliknya melihat kejadian tersebut dan berpikir “bukankah pria itu yang berada di studio seni, dan siapa pria satunya?. Wanita ini banyak sekali yang berhubungan dengannya dan dia berpenampilan cantik hari ini.”
“Kenapa perasaanku tidak enak??,” kata Aka yang berada di dalam mobil dengan cemas.
Aka langsung mengikuti Ran dan Ista.
“Kita mau kemana, kamu jangan membawaku ke tempat yang aneh-aneh!,” kata Ista yang berada di belakang Ran.
“Sudahlah, kamu diam saja,” kata Ran yang sedang mengendarai motor.
“Kasih tahu aku, kita mau kemana!. Kalo tidak aku berhenti di sini.” Kata Ista dengan marah.
Mendengar perkataan Ista yang marah, Ran berkata “ kita akan ke taman hiburan, jadi kamu duduk yang manis.”
Dari kejauhan terdapat mobil Aka yang sedang mengikuti mereka.
...----------------...
__ADS_1
Di waktu yang sama.
Setelah Ista pergi bersama Ran , lantas Nash pergi ke sebuah caffe untuk menemui Hika.
Hika yang melihat Nash memasuki caffe berkata dengan melambaikan tangannya “sebelah sini.”
Nash kemudian duduk di depan Hika dengan kesal.
“Kenapa kamu kelihatan marah, apa yang terjadi?” kata Hika yang berada di depannya.
Brak.
“Dia mengacuhkan ku!,”kata Nash yang marah sambil memukul meja di depannya.
“Apa sih, yang kamu lakukan!” kata Hika dengan marah.
“Kenapa kamu marah kepadaku, wanita itu sedang keluar bersama pria lain!.” bentak Nash yang sedang duduk sambil memarahi Hika.
“Pria??,”kata Hika dengan kebingungan.
“Apa sih yang kamu lakukan?. Sahabatnya saja tidak tahu.”kata Nash dengan marah.
“Ista berbeda, tidak seperti biasanya. sekarang dia dingin kepadaku!,” kata Hika dengan kesal.
Mendengar apa yang di katakan Hika, Nash berkata kepadanya “apa yang harus kita lakukan sekarang?.”
“Tenanglah, jika begitu aku akan menyuruh seseorang melakukan sesuatu.” Kata Hika sambil berpikir.
Isra dan Ran sampai di tempat yang dikatakan Ran.
Aaahhhh.
Aah.
Ahhhh.
Suara teriakan di dalam taman hiburan.
Ran membuka helm miliknya, melihat Ista tida bisa melepas tali pengaman helm yang di pakainya.
Ran kemudian membuka tali pengaman di helm yang di pakai Ista dan berkata “ayo masuk, aku sudah mempersiapkan tiketnya.”
Ista merasa sangat malu, karena perbuatan yang di lakukan Ran.
Ista dan Ran kemudian berjalan memasuki taman hiburan.
Tidak lama kemudian Aka datang, melihat Ran dan Ista masuk ke taman bermain, Aka berkata “jika aku ketahuan oleh Ista, nanti dia berpikir bahwa aku mengganggu mereka.”
Kemudian Aka mengganti pakaian kantornya dengan jaket yang tersimpan di bagasi mobil miliknya.
Aka yang keluar dari mobil dengan menggunakan jaket melihat ke arah taman hiburan dan berkata “tunggu, bukankah ini taman bermain milik keluarga ku?."
Ista dan Ran memasuki taman bermain, mereka bersenang-senang dengan Ketawa, bercanda,dan ketakutan saat menaiki wahana berbahaya.
Ista dan Ran sedang asik bersama, Aka yang sedang melihat mereka dari kejauhan merasa sangat cemburu, tetapi Aka tetap tersenyum melihat Ista yang bahagia.
__ADS_1