
Di waktu yang sama.
Supirnya tiba di kantor dengan membawa mobil Aka yang terparkir di taman hiburan, kemudian berlari menuju ruangan
Aka sedang berada di kantornya.
Seketika.
Bam.
“Bos, wanita dan pria yang tadi di taman hiburan berada di jembatan sana” kata supir yang ngos-ngosan karena berlari sambil menunjuk ke arah jembatan.
Aka mendengarnya kemudian berlari sambil membawa jasnya dan berkata “siapkan, kembang api.”
“Kembang api???” kata supir yang kebingungan.
Aka dan Supirnya berangkat menaiki mobil menuju seberang kanan jembatan.
Sesampainya di seberang kanan jembatan Aka kemudian menaiki mobilnya dan memakai teropong jarak jauh untuk melihat Ista yang berada di tengah jembatan.
“Bos,buat apa teropong itu?” kata supir kepada Aka.
“Aku sedang melihat sesuatu,”jawab Aka yang berada di atas mobil .
“Terus buat apa kembang api ini?” tanya supir yang sedang memegang kembang api.
“Diamlah,tunggu instruksiku untuk menyalakannya” jawab Aka yang berada di atas mobil sambil melihat Ista dengan teropong jarak jauhnya.
Ista yang berada di tengah jembatan berjalan ke pembatas jembatan dengan melihat ke bintang.
Ran terpesona melihat Ista yang sedang menatap bintang-bintang.
Seketika Ran berjalan kepada Ista kemudian ingin meraih dagu dari Ista untuk mencium bibirnya.
Aka yang melihat adegan tersebut dari kejauhan, langsung menyuruh supirnya untuk menyalakan kembang api yang di bawanya.
“Nyalakan, sekarang!!” teriak Aka yang berada di atas mobilnya.
“Cepat!!!” kata Aka dengan marah.
Duaarrr.
Duuuaarrrr.
Duaaarrr.
Ran yang ingin memegang dagu Ista pun teralihkan dengan suara kembang api dan berkata dalam benaknya dengan kesal "siapa yang menyalakan kembang api di saat seperti ini!."
“Indahnya” kata Ista sambil melihat ke arah kembang api.
Di seberang jembatan Aka melihat Ista dengan teropong jarak jauh sedang melihat kembang api yang di nyalakan nya.
“Bos, kembang apinya di atas bukan di arah sana” kata supir yang sedang menyalakan kembang api.
“Aku juga sedang melihat keindahan, jadi diamlah!”Kata Aka yang berada di atas mobil sambil melihat Ista dengan teropong jarak jauh.
Ran kembali melihat Ista yang sedang melihat ke arah kembang api, kemudian kembali ingin mencium Ista.
Aka yang berada di atas mobil melihat Ran yang ingin mencium Ista melalui teropong jarah jauh berteriak kepada supir yang sedang menyalakan kembang api “bunyikan klaksonnya.”
__ADS_1
“Tapi bos, aku sedang menyalakan kembang api,” ucap supirnya.
“Cepat, bunyikan klaksonnya!!!,” kata Aka dengan nada tinggi.
Supirnya langsung berhenti menyalakan kembang api kemudian menuruti perkataan Aka dan menekan klakson mobilnya.
Tin.
Tin.
Tin.
Mendengar suara klakson, Ista seketika mengingat kehidupan sebelumnya, dan berkata kepada Ran di sampingnya.
“Antar aku pulang” kata Ista dengan memegang kepalanya.
“Lhoo, ada apa ??” jawab Ran dengan binggung.
“Antarkan aku pulang, sekarang!!,” kata Ista dengan membentak.
“Oke, oke” jawab Ran dengan kebingungan.
Ista dan Ran kemudian pergi dari jembatan tersebut dan mengantarkan Ista pulang.
Melihat dengan teropong jarak jauh ke arah Ista yang terburu-buru pergi, Aka berkata dengan kebingungan “ kenapa dia pergi?.”
Aka yang berada di atas mobil dengan memegang teropong di tangannya melemparnya ke arah supir dan berkata “karena kamu, dia pergi!.”
“Aduh , tapi kan. Bos yang menyuruhku” kata supir yang memegangi kepalanya, akibat terkena lemparan teropong oleh Aka.
“Diam!, ayo pulang,”kata Aka yang berada di atas mobil kemudian turun dari mobilnya.
Ista sedang tidur di kamarnya sambil memandang ke arah luar jendela, berkata “kenapa aku mengingat kejadian saat itu?.”
Ista pun duduk di atas kasurnya, dan berkata sambil berpikir “orang itu, karyawan Aka?, apa kah Aka yang menyebabkan kejadian di kehidupanku sebelumnya?.”
Seketika.
“Aaaahhhhh” kata Ista dengan kesal.
“Kenapa ini semua menjadi sangat rumit!”kata Ista yang marah akibat ke tidak tahuannya.
Ddriinng.
Drriinngg.
Ddrriinng.
Ista yang sedang memikirkan masalah yang terjadi seketika mendengar suara dari handphonenya, kemudian mengangkatnya.
“Hallo, Ista,” kata Jesica.
“Iya, ada apa, Jesica?,” tanya Ista.
“Aku mendapatkan undangan dari salah satu perusahaan di negaramu, apakah kamu mau ikut denganku? aku masih belum terbiasa dengan negaramu,” jawab Jesica.
“Tapi aku tidak ingin terpublikasi” kata Ista.
“Tenang lah, Ista. Ini pesta topeng, tidak akan ada yang mengenalimu di sana,” ucap Jesica.
__ADS_1
“Baiklah, kapan perayaan itu di laksanakan?,” tanya Ista.
“Lusa, aku akan berangkat besok dan membawakan topeng untukmu. Kita bertemu di bandara,” jawab Jesica.
“Baiklah.” Kata Ista.
Beberapa hari kemudian.
Hari mulai gelap.
Ista memakai midi dress sepanjang lututnya berwarna putih menunggu Jesica di pintu keluar bandara.
Jesica keluar dengan pakaian mini dress berwarna hitam yang memperlihatkan pahanya.
*Perbedaan mini dress dan midi dress. Jika midi dress panjangnya selutut kalo mini dress panjangnya sampai atas paha atau se paha.*
Ista dan Jesica kemudian bertemu, Jesica melihat Ista memakai gaun berwarna putih langsung memberikan topeng silver dengan corak kupu-kupu.
Ista melihat topeng tersebut dengan senyuman, karena topeng tersebut terdapat corak kupu-kupu.
Jesica lalu memakai topengnya yang berwarna hitam.
Di tempat perayaan.
“Dengan di mulainya acara ini, mari kita saksikan musisi berbakat di negara ini” kata mc yang membaca naskah.
Ran lalu memasang topeng berwarna biru kemudian berjalan ke pentas dan memainkan alat musik dan lagunya.
Tidak jauh dari tempat pentas , pak Andy yang sedang berbicara dengan menggunakan topeng, di hampiri oleh Hika dan Nash dengan menggunakan topeng.
Pak Andy merupakan salah satu pemimpin politik di salah satu partai dengan kerja sampingan sebagai direktur perusahaan.
“Permisi, pak Andy,” kata Hika yang berada di sampingnya.
Pak Andy menoleh ke samping melihat terdapat Hika dan berkata “ ada apa? Jangan menggangguku.”
Hika dan Nash kemudian membuka topengnya, dan Hika berkata “ini aku.”
Melihat bahwa itu Hika, Pak Andy kemudian berjalan menuju halaman belakang perayaan dan berkata "Ikut denganku."
Sesampainya mereka di sana pak Andy membuka topengnya berkata “sudah sejauh mana perkembangannya?.”
Hika langsung berkata dengan pelan “kita masih belum bisa mendapatkannya.”
Mendengarnya Pak Andy langsung marah dan melihat ke samping Hika terdapat Nash dan bertanya “apakah orang ini yang kamu sarankan untuk mendapat Ista?.”
“Iya,” jawab Hika.
“Siapa namamu,?” tanya pak Andy.
Seketika pemimpin lintah darat mendatangi pak Andy.
“Bos, dia sudah membayar hutangnya,”kata pemimpin tersebut.
Mendengar pernyataan pemimpin itu, pak Andy berkata “buka dulu topengmu!.”
Kemudian pemimpin tersebut membuka topengnya.
“Katakan apa yang terjadi, kenapa bisa hutang tersebut bisa di lunasi nya?,” tanya pak Andy dengan marah.
__ADS_1
“Sepertinya anak nya ,bos,” jawab pemimpin tersebut