
...****************...
Tidak jauh dari mereka berbicara. Aka memakai Tuxedo berwarna abu-abu yang baru saja datang ke perayaan, sedang berjalan-jalan karena menunggu topengnya tertinggal di mobil.
Seketika melihat mereka, kemudian Aka bersembunyi.
“Bukankah itu pak Andy dan orang yang di depannya itu bukankah yang kemarin menunggu Ista di rumahnya, ?,” kata Aka dari kejauhan.
Supirnya berlari sambil membawa topeng Aka yang tertinggal.
Lalu mendatangi Aka dan berkata sambil memberikan topeng kepada Aka “bos, ini topeng mu.”
Aka langsung mengambil topeng tersebut.
Supirnya yang melihat pemimpin lintah darat dengan kaget berkata sambil menunjuk “lho, bukankah itu.”
Topeng yang di berikan oleh supir Aka berwarna sama dengan Ista yaitu silver dengan corak yang berbeda.
Mendengar perkataan supirnya, Aka bertanya “apakah kamu mengenalinya?.”
“Bos, itu pemimpin yang menagih hutang kepada Ista” kata supir.
“Yang mana?”kata Aka sambil memegang topengnya.
“Itu yang badannya kekar,” kata supir nya Aka.
Lalu Aka melihat ke arah mereka dan berpikir sambil berkata “apa yang sedang mereka lakukan di sana, apakah ada hubungannya dengan Ista?.”
“Coba kamu katakan, siapa nama anaknya?,” kata pak Andy kepada pemimpin lintah darat.
“Jika saya tidak salah. Dia di panggil Ista” jawab pemimpin lintah darat kepada pak Andy.
“Ista?” kata Hika dan Nash dengan kaget.
Mendengar jawaban pemimpin tersebut, pak Andy berkata “Kalian semua, aku tidak ingin tahu, bagaimana pun caranya harus mendapat Ista secepatnya.”
Pemimpin yang mendengar itu bertanya dengan heran “Bos, kenapa harus mendapatkannya?, bagaimana dengan perusahaan ayahnya.”
Pak Andy ingin mengakusisi perusahaan ayahnya dengan berbagai cara karena perkembangan perusahaan miliknya terlalu pesat yang membuat pak Andy cemburu.
“Iya, kenapa kita harus mendapatnya, ”kata Nash yang marah.
“Aku menginginkan otak anak itu untuk mengelola bisnisku bukan orang lain." kata pak Andy
"Lihatlah dia sudah bisa membayar hutang ayahnya. Untuk perusahaan ayahnya, biar aku yang urus,” jawab pak Andy dengan marah.
“Ingat jangan sampai ketahuan oleh siapapun.”kata pak Andy dengan sungguh-sungguh.
“Baik” jawab mereka bertiga dengan serentak.
Selesai mereka berbicara, merekapun pergi meninggalkan halaman belakang.
Hika dan Nash berjalan keluar berlawanan dari pemimpin lintah darat.
Aka kemudian mendatangi pemimpin tersebut.
Di waktu yang sama saat Aka mendatangi pemimpin penagih hutang.
Ista yang masuk lewat pintu belakang, karena tidak ingin terpublikasi. Melihat Aka dan pemimpin tersebut.
Ista langsung bersembunyi.
“Tunggu!” kata Aka kepada pemimpin tersebut yang sedang berjalan.
Aka menyusul pemimpin tersebut.
Di saat yang sama.
Ista yang sedang bersembunyi dengan menggunakan topeng miliknya.
“Bukankah itu Aka dan pemimpin lintah darat!” kata Ista yang kaget melihat mereka karena mereka berdua belum memakai topengnya.
“Sedang apa mereka?” kata ista dengan curiga.
__ADS_1
“Apa yang kalian rencanakan?,” kata Aka kepada pemimpin tersebut yang berada di depannya.
Mendengar Aka berkata seperti itu, pemimpin tersebut langsung memakai topengnya.
“Hey, aku bertanya kepadamu, apa yang kalian rencanakan!?,” kata Aka dengan marah.
Seketika.
Prook.
Prook.
Prook.
Suara tepuk tangan penonton kepada Ran yang selesai memainkan alat musiknya dengan sebuah lagu yang Ran sendiri nyanyikan dengan menggunakan topeng berwarna biru.
Pemimpin tersebut langsung melarikan diri dengan pergi meninggalkan Aka.
Karena suara penonton membuat Aka teralihkan kemudian melihat pemimpin tersebut sudah pergi meninggalkannya.
Ista berpikir dengan melihat Aka sambil berkata “karyawan Aka berada di kawasan pemimpin tersebut dan sekarang pemimpin itu bersama Aka??.”
“Apakah Aka yang merencanakan ini semua!!,” kata Ista dengan marah.
Aka kemudian berjalan menuju tempat perayaan sambil memakai topeng berwarna silver.
Melihat Aka pergi, Ista kemudian memasuki perayaan.
“Hadirin sekalian di mohon untuk berkumpul di tengah aula, karena acara akan di mulai.
Di mohon untuk wanita sebelah kanan dan pria sebelah kiri.” kata mc di atas panggung dengan memakai topengnya.
Ista dan Aka yang memakai topengnya berada saling berseberangan.
Di waktu yang sama.
Di ruang Vip.
...----------------...
“Apakah Ista datang kesini? tidak mungkin. Ista seorang pelukis, tidak mungkin datang ke acara seperti ini. Lebih baik aku beristirahat di sini saja.” Kata Ran yang berada di ruang vip.
Aula
Krek.
Lampu di aula tiba-tiba mati.
“Hadirin sekalian silahkan untuk berjalan” kata mc di atas panggung yang gelap.
Ista dan Aka kemudian berjalan.
“aduh,”teriak Ista.
Ista menabrak seorang pria di depannya, pria tersebut adalah Aka.
Dep.
Lampu kembali menyala.
Ista melihat ke depannya terdapat seorang pria yang memakai topeng hampir sama dengannya.
Krek
Lampu kembali di matikan.
“Ketika musik di nyalakan silahkan untuk menari,” kata mc
Musik!”teriak mc.
Musik kemudian di mainkan.
Ista melihat ke sekitar dengan kebingungan.
__ADS_1
Aka yang berada di depannya langsung menarik pinggang Ista di depannya.
Ista yang di tarik oleh pria di depannya berkata “apa yang kamu lakukan.”
“Ayo menari,”bisik Aka kepada wanita di depannya yang mana itu adalah Ista.
“Aku tidak bisa menari” bisik Ista kepada pria di depannya yang mana itu adalah Aka.
“Ikuti saja gerakkan yang aku lakukan,” ucap Aka.
Ista dan Aka kemudian menari bersama dengan alunan musik yang melo.
Dep.
Lampu kembali menyala.
Ista melihat ke wajah pria yang memakai topeng tersebut dengan terpesona.
Dag.
Dig.
Dug.
Suara hati Ista yang berdetak kencang karena melihat wajah pria yang memakai topeng tepat di mukanya dengan pria tersebut memegang pinggangnya.
Aka yang memegang pinggang Ista dan melihat tepat di wajahnya Ista.
Krek.
Lampu kembali di matikan.
Para hadirin kembali menari termasuk Ista dan Aka yang melanjutkan tariannya.
Tiba-tiba sorotan lampu, menerangi Ista dan Aka.
“Untuk hadirin yang merasa dirinya di soroti oleh cahaya, di wajibkan untuk mencium bibir pasangannya” kata mc tersebut.
Aka yang merasa dirinya di sorot dengan perlahan menyodorkan wajahnya ke arah wajah Ista.
Ista yang merasa bahwa pria di depannya ingin menciumnya langsung menarik diri, hingga melepaskan rangkulan pria tersebut dan berkata “kamu mau ngapain?.”
Aka yang merangkul pinggang Ista seketika melepaskannya.
Hadirin yang melihat Ista dan Aka di soroti cahaya berkata “Cium, cium, cium.”
Aka kemudian langsung merangkul pinggang Ista dan menerkam bibir Ista dengan bibirnya.
Seketika hati Ista langsung berdetak kencang
Aka dan Ista pun berciuman.
Dus.
Dus.
Suara party popper.
Dengan kertas-kertas kecil berterbangan.
Ista kaget mendengar suara tersebut hingga menabrak jidatnya ke wajah pria yang menciumnya hingga topeng keduanya terjatuh.
“Aduh” kata Ista sambil memegangi wajahnya hingga menutupi matanya.
Aka yang tertabrak hidungnya oleh wanita tersebut dan melihat bahwa wanita itu ternyata Ista langsung tersenyum.
Kemudian mengambil topeng yang terjatuh dan memasangnya kembali ke wajahnya hingga Ista tidak bisa melihatnya.
Aka langsung mengenali Ista karena pernah melihat Ista dari teropong jarak jauh yang membuatnya bisa melihat secara detail wajah Ista saat kejadian di jembatan dan Aka tidak ingin Ista mengetahui dirinya, karena takut Ista akan marah karena yang menciumnya dengan memaksa.
Ista yang membuka sela-sela tangannya yang berada di matanya melihat ke pria ke depannya tetapi pria tersebut sudah memasang kembali topeng yang terjatuh.
*party popper merupakan alat berbentuk seperti petasan silinder yang di dalamnya terdapat kertas-kertas kecil yang akan menyemburkan ketika di tembakan.*
__ADS_1