15 Tahun Mengubah Segalanya

15 Tahun Mengubah Segalanya
kecelakaan Papa.


__ADS_3

...****************...


Beberapa hari kemudian.


Di malam yang begitu sunyi hanya kegelapan yang menyinari dengan di temani bintang-bintang, terdapat seorang wanita di sebuah kamar.


seketika.


Ddrriinngg


Suara handphone.


Mendengar suara handphone miliknya lalu Ista menjawab panggilan tersebut.


“Hallo, apa ini Ista?,” kata Jesica.


“Iya, ini aku Jes,” jawab Ista.


“Apa yang di katakan olehmu benar, tetapi kita hampir tidak aman”kata Jesica.


“Jesica, ingat kita sudah mempertaruhkan semuanya, apa kamu keberatan”kata Ista.


“Aku khawatir, melihat banyak sekali uang di dalam bank, apakah kamu yakin soal ini, Ista,” kata Jesica.


“Alu sangat yakin, Jesica. Sepertinya kamu akan bekerja keras kembali” kata Ista.


“Kamu memberitahuku tentang waktunya, itu membuatku sangat khawatir tahu!,” kata Jesica.


“Apa kamu tahu Hedge Fund seperti Zmey Dragon, meraka sangat menakutkan. Mereka menyuruh orang-orang seperti gerombolan semut,” kata Ista.


“Benar, mereka adalah Pied Pipper” kata Jesica.


*Pied Pipper adalah seseorang yang dapat membuat orang lain meniru dan mengikutinya, melalui janji-janji palsu dan suatu kebohongan.*


“Pied Pipper ya..., sepertinya istilahnya sangat tepat, inilah alasan mengapa Hedge Fund suatu yang menakutkan,” kata Ista di dalam panggilan.


“Aku berpikir kamu masih bisa merasakan pergerakan mereka, Jesica, tolong siapkan dirimu.” Kata Ista.


“Persiapan di sini sudah selesai, Ista” kata Jesica.


Bbeepp.


Ista mematikan teleponnya.


Ista langsung tidur di kasur kamarnya.


Ista berkata di dalam benaknya sambil melihat ke atas, "jika aku tidak salah ingat, besok adalah hari di mana ayahku meninggal di proyeknya. Aku harus menyelamatkannya!".


Saat Ista mulai memejamkan matanya suara handphone berbunyi.


Ddrriinngg.


Ddrriinngg.


Ddrriinngg.


Mendengar suara handphone miliknya, Ista terbangun dan berkata “siapa yang menelpon ku!.”


Ista langsung mengangkatnya, Ista takut jika telepon tersebut dari Jesica.


“Hallo....” kata Ista.


“Hallo, ini aku Ran” kata Ran.


Ista dengan kaget mendengar suara di teleponnya lalu Ista duduk dan berkata “ kenapa kamu bisa mendapatkan noku? dari mana kamu mendapatkannya!. ”


“Aku memintanya melalui panitia. Hey, apakah kamu orang yang tidak bertanggung jawab?,” kata Ran.


“Kamu tidak bisa meminta no tanpa izin dari pemiliknya!, kenapa juga aku tidak bertanggung jawab, bukankah kemarin aku sudah membawamu ke dokter?,” kata Ista dengan marah.

__ADS_1


“Aku takut kamu akan melarikan diri, makanya aku meminta kepada panitia lomba. Sepertinya tulang ku kembali tergeser,” kata Ran sambil tersenyum.


“Apa maumu!” kata Ista dengan membentak.


“Besok, temui aku di studio musik milikku” kata Ran.


Mendengar perkataan Ran , Ista berkata di benaknya " besok harinya papa..."


“Aku tidak bisa datang,” kata Ista.


“Belarti kamu orang yang tidak bertanggung jawab!” kata Ran.


“Siapa yang tidak bertanggung jawab!” kata Ista.


“Jika tidak mau di panggil seperti itu, datanglah kemari” kata Ran.


“Iya, iya. Tetapi aku tidak bisa berlama-lama” kata Ista.


“Oke, aku tunggu” Kata Ran.


Setelah itu Ran memberikan alamat studionya kepada Ista.


Bbeeepp.


Ista mematikan teleponnya dan kembali tidur.


Keesokkan harinya.


Ista sedang berjalan ke sebuah tempat orang bermain musik, tempat tersebut dimana dan memberitahu kan Ista untuk mendatangi nya.


Ista memasuki studio musik lalu seorang pria yang membawa gitar menghampirinya.


Studio musik merupakan tempat di mana para musisi melatih kemampuan bermusiknya.


“Kamu sudah datang” kata Ran.


“Ayoo cepat” kata Ran.


Ran menghiraukan perkataan Ista dan menarik tangan Ista untuk mengikuti nya.


“Heyy, tunggu!. Apa maksudmu!” kata Ista dengan keras.


Ran dan Ista memasuki ruangan musik milik Ran.


“Kenapa kamu membawaku kemari?” kata Ista.


“Duduklah, aku sedang membuat sebuah lagu,” kata Ran sambil berjalan dan memasang alat musiknya.


“Apa hubungannya denganku!” kata Ista dengan marah.


“Aku sedang membutuhkan seseorang untuk menilai laguku,” kata Ran sambil ngetes alat musik yang di pegang nya.


Ddreeeng.


Ddreeeng.


Dddrreeennngg.


Mendengar perkataan Ran, Ista berkata “kenapa harus aku??.”


Mendengar yang di katakan Ista, Ran langsung berhenti memainkan gitar dan melepaskannya lalu menyeret Ista ke tempat duduk “kamu tunggu di sini, dan dengarkan baik-baik.”


“tunggu, aku tidak bisa berlama-lama,” kata Ista yang sedang duduk di depan Ran.


“tenanglah, ini tidak akan lama,” Kata Ran sambil mengetes alat musik miliknya.


...****************...


Di sebuah proyek di perusahaan ayahnya Ista.

__ADS_1


Perusahaan pak Zar adalah bahan bangunan, tempat proyeknya berada di sebuah sungai yang begitu luas, ia mengambil pasir yang berada di sungai tersebut untuk di jual kembali.


Bbbrrreeemmm.


Suara mobil.


Aka berada di sebuah mobil berhenti di depan proyek milik perusahaan ayahnya Ista, dan bertanya kepada supirnya di depannya yang sedang menyetir sambil melihat ke arah proyek “apakah ini perusahaan milik ayahnya?.”


“Jika informasi yang di beritahukan tidak salah, ini tempatnya bos,” jawab supir.


“Baiklah, kamu tunggu sini,” kata Aka.


Aka kemudian keluar dari mobil dan berjalan memasuki proyek , Aka melihat di depannya terdapat sebuah sungai yang sedang di garukan dasarnya oleh alat berat.


Aka yang sedang berjalan melihat terdapat seseorang yang sedang bekerja lalu mendatanginya dengan berkata “permisi, apakah pemilik berada di sini?."


pekerja yang sedang melakukan pekerjaannya mendengar terdapat suara yang mencoba untuk menanyakan sesuatu kemudian berbalik melihat Aka lalu berkata “oh, maksudmu bos. Bos sedang berkeliling, jika tidak salah sekarang berada di pinggiran sungai.”


“Terima kasih” kata Aka.


Aka kemudian berjalan ke pinggiran sungai untuk mencari ayahnya Ista.


Melihat terdapat pria yang sedang berdiri di bukit kecil yang tidak jauh dari sungai sambil melihat ke arah proyek, Aka pun menghampirinya.


Tiba-tiba, tanah bukit tempat pak Zar berdiri longsor.


Aka yang tidak jauh dari sana, melihat tanah longsor langsung berlari ke arah pak Zar.


Blump.


Pak Zar terjatuh ke sungai di ikuti oleh Aka yang melompat dari atas bukit.


Aka langsung menangkap Pak Zar yang terbawa oleh arus sungai.


Bam


Aka menabrakkan dirinya ke sebuah batu besar, untuk melindungi pak Zar dan langsung tidak sadarkan diri.


Melihat orang yang menyelamatkannya tidak sadarkan diri, Pak Zar langsung membawanya ke dalam ruangan kesehatan.


Aka terbangun melihat seorang pria sedang duduk di sampingnya.


“Aadduuuhhh,” kata Aka dengan berteriak.


Mendengar Aka berteriak, pak Zar langsung menghampirinya dan berkata “diamlah terlebih dahulu, jangan banyak bergerak.”


Aka melihat jam di tangannya, Aka langsung berdiri dengan tangan yang perban dan memakai arm sling.


*Arm sling adalah alat penyangga untuk patah tulang*


“Mau kemana? Kenapa kamu tidak beristirahat dahulu,” kata pak Zar.


“Maaf tetapi saya masih memiliki janji,” kata Aka.


Aka langsung meninggalkan pak Zar yang berada di dalam ruangan.


“Tunggu! siapa namamu?,” kata pak Zar dengan berteriak.


Aka menghiraukan perkataan pak Zar langsung meninggalkan lokasi proyek.


Melihat Aka berjalan keluar dengan tangan yang memakai Arm Sling, supirnya langsung keluar dari mobil dan berlari ke arah Aka dengan berkata “bos, apa yang terjadi??.”


“Sudahlah, kita kembali saja terlebih dahulu”kata Aka.


Aka dan supirnya langsung menaiki mobil dan pergi meninggalkan lokasi proyek.


Ista kemudian menyadari bahwa akan terjadi pada ayahnya lalu berteriak “Ahh.... ,papa.....!!!!."


Ista terlalu menghayati permainan musik dari Ran yang membuatnya melupakan apa yang akan terjadi pada ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2