15 Tahun Mengubah Segalanya

15 Tahun Mengubah Segalanya
Ruangan Rahasia


__ADS_3

Sekretaris bersama beberapa orang berbadan tinggi besar dengan pirang sedang melihat-lihat lukisan yang di pajang.


Ddrriinngg.


Ddrriinngg.


Ddrriinngg.


Sekretaris yang sedang melihat lukisan, merasa bahwa handphone miliknya berbunyi. Kemudian mengambilnya di dalam saku celananya, melihat panggilan di handphone ternyata yang menelpon tersebut adalah Jesica. Sekretaris langsung menjawab panggilan tersebut.


“Hallo” sekretaris


Ista melihat bahwa Jesica sedang menelpon kemudian menyodorkan tulisannya di meja depannya.


“Kamu ikuti tanda garis biru di pojok bawah dinding studio” kata Jesica sambil melihat tulisan Ista


Sekretaris kemudian melihat ke seluruh ruangan studio untuk mencari tanda biru yang di beritahukan oleh Jesica dan menemukannya terdapat di sudut ruangan studio lalu berkata “baiklah.”


Kemudian sekretaris berbalik dengan melihat ke arah orang-orang yang mengikutinya lalu berkata “kalian tunggu di sini, aku segera kembali.”


“Baik” kata orang-orang yang di bawa oleh Jesica secara serentak.


Sekretaris kemudian berjalan sambil memegang handphone di telinganya. Melihat bahwa di ujung tanda biru terdapat sebuah ruangan kecil, di pojok studio seni layaknya sebuah gudang.


“Apa kamu melihat sebuah ruangan?” tanya Jesica kepada sekretarisnya sambil melihat tulisan Ista.


“Ya, aku sedang berada di depan pintu,” jawab sekretaris lewat panggilan.


“Jika begitu, kamu masuklah” kata Jesica kepada sekretaris sambil melihat tulisan Ista.


Beep.


Jesica mematikan panggilan.


Sekretaris lalu memasuki ruangan yang di suruh oleh Jesica, seketika memasuki ruangan tersebut. sekretaris melihat di dalam ruangan kecil itu hanyalah terdapat kursi, meja dan sebuah lukisan di depannya.


Ista melihat bahwa Jesica sudah selesai menelpon kemudian berdiri dan berkata dengan berjalan “ayo, ikut aku.”


Jesica yang baru saja mengakhiri percakapan dengan sekretarisnya lewat handphone mendengar perkataan Ista lalu mengikutinya.


Kemudian Ista duduk di kursi yang lumayan tinggi di depan lukisan miliknya yang membuatnya saling berhadapan.


Jesica melihat Ista sedang duduk di depan lukisan binggung dan bertanya “ngapain kamu duduk di sana?.”


Ista kemudian menekan tombol di samping lukisan.


Kreeeekkkk.


Ista lalu melihat di sisi lain ruangan terdapat seorang wanita cantik dengan pakaian dress hitam dengan kerah putih lalu berpikir “pantas saja, di kehidupanku sebelumnya dia mendapatkan gelar Prime Evils, sepertinya tidak hanya kemampuan dan sifatnya tetapi juga karena tubuh dan wajahnya yang cantik. ”


Jesica melihat bahwa lukisan tersebut langsung naik ke atas sesaat Ista menekan tombol.

__ADS_1


Jesica lalu berjalan mendekati sebuah kaca berbentuk kotak tempat lukisan sebelum naik, kemudian Jesica melihat terdapat sekretarisnya sedang berdiri di depan pintu lalu bertanya kepada Ista di sampingnya sambil menunjuk kaca tersebut dengan terkejut “apa ini menghubungkan ruangan di sebelah, kalo begitu apakah dia bisa melihat kita?.”


Ista yang sedang duduk di sampingnya menjawab “dia tidak akan bisa melihat kita, hanya kita yang bisa melihatnya.”


Haha.


Jesica kemudian bersandar di samping kaca tersebut sambil tertawa dengan melipatkan kedua tangannya dan melihat ke Ista lalu berkata “apa seh, isi dari otakmu itu?.”


“Kamu tidak akan mengetahuinya,” jawab Ista dengan sedikit gurauan.


Ista kemudian memasang mic di telinganya dan bertanya “Rosa benar?.”


sekretaris tersebut bernama Rosa, salah satu dari Prime Evils di kehidupan Ista sebelumnya.


Mic tersebut terhubung di antara dua ruangan.


Jesica yang sedang bersandar melihat Ista memasang mic di telinganya berkata “benda apa lagi yang kamu pakai?”


Ista lalu menggerakkan jari telunjuknya ke bibir untuk memberitahukan kepada Jesica untuk tidak berisik.


Kemudian Jesica memberi tanda oke dengan tangannya sambil bersandar.


Rosa terkejut saat lukisan tersebut seketika bergerak ke atas hingga mundur kebelakang dan melihat bayangan seseorang lalu bertanya “apa kamu yang berbicara kepadaku?”


“Ya, silahkan duduk,” kata Ista.


Rosa kemudian melihat-lihat seisi ruangan lalu menduduki kursi di hadapannya yang membuatnya saling berhadapan dengan bayangan tersebut.


Jesica yang sedang bersandar sambil melipatkan tangannya melihat tangan Ista kemudian menunjuk dirinya.


Ista lalu menganggukkan kepalanya.


kemudian Jesica, menyingkir dan berdiri di sebelah Ista.


Rosa seketika terkejut melihat terdapat 2 bayangan di hadapannya, bertanya “apa kah itu kamu, Jesica?”


Ista kemudian memasukan dokumen ke dalam laci yang terletak di samping kaca dan mendorongnya.


Rosa melihat bahwa salah satu bayangan mengangguk dan berkata “jadi di sebelahmu orang itu.”


Jesica yang melihat Ista sedang memasukan dokumen menatap dengan terkejut.


Rosa menyadari bahwa laci meja di hadapannya terbuka, kemudian melihat terdapat sebuah dokumen. Rosa kemudian mengambilnya dan mendorongnya kembali lalu bertanya “apa ini?.”


“Aku ingin kamu menjadi perwakilan dari Jesica di negara ini” ucap Ista di sisi lain ruangan.


Rosa terkejut dengan pernyataan bayangan di hadapannya lalu menunjuk dirinya sambil berkata “aku ?.”


“Iya, laksanakan apa yang terdapat di dokumen tersebut,” ucap Ista.


Rosa kemudian membaca isi dari dokumen tersebut seperti mengoreksi soal ujian.

__ADS_1


“Dia kelihatan sangat muda, mendapatkan julukan Prime Evils di kehidupanku sebelumnya merupakan hal yang luar biasa”pikir Ista dengan menatap Rosa yang sedang membaca dokumen tersebut.


“Kamu ingin aku melakukan hal tidak masuk akal ini,” ucap Rosa dengan kaget sambil menggerakkan dokumen tersebut yang berada di tangannya.


Dokumen tersebut merupakan pengatahuan Ista mengenai apa saja yang akan menjadi di masa depan mengenai bisnis di negaranya, baik berupa investasi dalam hal produk, wisata dsb.


Jesica yang mendengar perkataan Rosa kemudian mengarahkan mulutnya ke mic yang di pasang di telinga Ista dan berkata “lakukankan saja perintahnya.”


Rosa mendengar bahwa suara tersebut merupakan suara dari Jesica kemudian berkata dengan kecewa ”baiklah, aku akan melaksanakannya.”


Ista yang merasa ingin tahu usia nya yang sekarang akhirnya bertanya kepada Rosa “berapa usiamu?.”


“Aku lebih muda 1 tahun dari Jesica” jawab Rosa.


Ista mendengar perkataan Rosa kemudian terkejut lalu berkata “27?”


“Ya” ucap Rosa.


“Sangat muda untuk seusianya,” pikir Ista.


Ista kemudian mengambil 4 lembar foto dan menaruhnya di laci yang berada di samping lukisan lalu mendorongnya.


Jesica kembali melihat apa yang sedang di lakukan Ista lalu berbisik kepada “foto apa itu?”


Ista mendengar bisikan Ista lalu menoleh ke arahnya dan menutup mic di depan mulutnya dengan tangan kanan supaya tidak terdengar oleh Rosa lalu berkata “seseorang yang ingin aku kasih pelajaran.”


Lalu Ista melepas mic yang ditutup oleh tangan kanannya kemudian melihat kembali ke arah Rosa.


Jesica kembali terkejut lalu menganggukan kepalanya.


Rosa melihat laci tersebut kembali bergerak dan melihat terdapat 4 lembat foto lalu mengambilnya. Kemudian mendorong kembali laci tersebut.


“Aku tidak mengerti kenapa kamu bisa berubah sekarang, tetapi yang aku tahu di kehidupanku sebelumnya kamu pasti akan menyukai pekerjaan ini” pikir Ista sambil mengamati Rosa.


“Aku ingin kamu membereskan mereka apapun caramu,”ucap Ista.


Rosa melihat foto tersebut dan mendengar perkataan Ista lalu Rosa tersenyum perlahan.


Jesica yang melihat Rosa tersenyum kemudian kembali mendekatkan mulutnya ke mic yang berada di Ista lalu berkata “jangan menahan diri, lakukan apa yang biasa kamu lakukan.”


Ista mendengar perintah Jesica lalu melirik ke arahnya yang mana wajah Jesica tepat berada di sebalah wajahnya.


“Kerjakanlah sekarang bersama orang-orang yang di luar sana” ucap Ista.


Rosa sedang mengamati satu per satu foto yang di berikan Ista dan bertanya “bagaimana dengan aset yang di milikinya?”


“Aku tidak sama sekali kekurangan uang, apalagi jika Rosa melaksanaan semua perintah yang ku berikan di dokumen itu” pikir Ista.


“Terserah padamu,” ucap Ista.


Kemudian Rosa mengangguk lalu keluar dari ruangan dan langsung melaksanakan perintah yang diberikan oleh Ista.

__ADS_1


Jangan lupa VLR (Vote,Like and Rate) nya yah


__ADS_2