15 Tahun Mengubah Segalanya

15 Tahun Mengubah Segalanya
masalah yang tidak di ketahui


__ADS_3

...****************...


Di pagi yang indah di iringi oleh suara burung berkicau membuat pagi begitu sejuk.


Ista sedang melakukan rutinitasnya menyirami tanaman bunga di kebun miliknya.


Seketika Ista mendengar Suara.


BAAAMM.


Pagar rumah Ista yang hancur di tendang orang sekumpulan orang tidak di kenal.


"Ada orang di dalam, cepat Keluar!!!" teriak salah satu dari mereka.


Ista mendangar suara itu, langsung berlari menuju depan rumahnya, melihat sekumpulan orang membawa benda tajam, dengan cepat Ista menghalai mereka yang berusaha masuk ke dalam


"Ada apa ini!, kenapa kalian memasuki rumah orang tanpa permisi!" kata Ista dengan marah melihat mereka tidak sopan di dalam rumah orang.


Pemimpin sekolompok orang tersebut sedang mencari ayahnya Ista untuk menagih hutang ayahnya lalu membentak Ista "di mana ayahmu, cepat suruh dia keluar!"


Bu Ris kemudian keluar dari rumah.


Melihat ibunya keluar rumah, Ista memanggil nya " mmaa...."


Bu Ris langsung menghampiri Ista dan berkata "cepat kamu masuk ke dalam."


Mendengar ibunya menyuruh untuk masuk rumah , Ista tidak ingin meninggalkan ibunya bersama orang-orang ini dan berkata " tapi ma, mereka membawa benda tajam,Ista takut mama...."


Bu Ris langsung membentak Ista "cepat kamu masuk! masalah ini tidak ada hubungannya denganmu."


Ista langsung menuruti perkataan ibunya dan memasuki rumah dengan berjalan pelan sambil melihat ke belakang.


Di dalam benaknya Ista


"ternyata ada kejadian seperti ini, Di kehidupanku sebelumnya , aku hanya mengetahui Orang tua ku meninggal dan aku langsung di adopsi oleh paman kedua".


Ista langsung mengintip di sela sela di jendela rumah yang membuat Ista bisa melihat keluar dan Ista membuka sedikit jendela nya supaya bisa mendengar percakapan mereka.


pemimpin tersebut melihat bahwa orang yang dia cari tidak ada, yang ada hanya seorang wanita setengah baya di hadapannya lalu membentaki nya "cepat suruh untuk suamimu keluar!"


Bu Ris tahu jika permasalahan ini pasti ada kaitannya dengan suaminya lalu berkata kepada orang di hadapannya "suamiku sedang tidak berada di rumah!!."


"Jangan mencoba untuk membohongi ku!!," Kata pemimpin dengan membentaknya.


"Ada keperluan apa kalian ramai-ramai di sini!" ucap Bu Ris dengan marah.


"Suamimu berhutang kepada kami!, kalian cepat cari dia dan seret kemari"kata pemimpin tersebut kepada anak buahnya.


"Siap Bos,"jawab anak buahnya


"Mau kemana kalian!"kata Bu Ris dengan marah.


Ista yang melihat bahwa ibunya berusaha menghalai mereka, dengan cepat keluar rumah, sambil membawa tongkat yang dia ambil di dalam rumah untuk membantu ibunya menghalangi mereka.


"Kalian, jangan berani memasuki rumahku!"kata Ista dengan marah sambil membawa tongkat.


"Jika tidak, aku akan memanggil polisi!!"Kata Ista dengan menodong kan tongkat tersebut ke arah kelompok tersebut.


"Minggir!!!"kata salah satu orang dan mendorong Ista hingga terjatuh.


Melihat Ista terjatuh , bu Ris berkata sambil membatu Ista berdiri "Ista..."

__ADS_1


Beberapa saat kemudian.


orang-orang tersebut kemudian mencari ke seluruh rumah Ista.


"Bos!, dia tidak ada di sini," kata salah satu orang dari dalam rumah.


"Hancurkan saja rumahnya,"kata pemimpin kelompok tersebut.


Ista yang mendengar perintah pemimpin tersebut untuk menghancurkan rumahnya kemudian memarahinya dengan mendatangi pemimpin itu "apa maksudmu!!!."


"Tunggu Ista, apa yang sedang kau lakukan!" kata bu Ris melihat Ista menghampiri pemimpin mereka.


Bak.


Suara pemimpin tersebut memukul Ista.


"Kenapa kamu memukulnya!!!"kata Bu Ris dengan marah dan menghampiri pemimpin tersebut.


Bak.


Suara pemimpin tersebut memukul bu Ris.


"Kalian cepat hancurkan rumahnya!!!"kata pemimpin tersebut.


Prang.


Prang.


Bam.


Bum.


Pring.


Selesai mereka menghancurkan rumah, mereka pun keluar dari rumah Ista.


"Aku akan kasih waktu kepada kalian, jika kalian tidak membayar hutangnya, akan saya sita rumah ini,"kata pemimpin tersebut kepada Bu Ris dan Ista.


"Ayoo pergi!" kata pemimpin tersebut kepada anak buahnya.


"Oke bos" kata anak buahnya yang berada di dalam rumah.


Melihat sekelompok orang itu pergi Ista dan bu Ris kemudian berdiri , ista bertanya kepada ibunya yang berada di samping "maa...apa yang sedang terjadi??,"


"Mama juga tidak tahu, tunggu papamu kembali dari kantornya"Kata bu Ris dengan melihat orang-orang meninggalkan rumahnya.


......................


Breemmm.


Suara motor menghampiri depan rumah Ista.


Aka yang sedang mengembalikan motor milik Ista yang tertinggal di parkiran museumnya , melihat kondisi rumah Ista berantakan Kemudian Aka langsung menekan bel rumah Ista dan meninggalkan motornya bersama kunci nya di depan rumahnya.


Ista yang mendengar suara bel, langsung keluar dari rumah dan melihat bahwa terdapat sepeda motor miliknya bersama kunci, sudah terparkir di depan rumah nya.


"Siapa yang menaruh motor di sini?, jika aku ingat kemarin berada di museum milik Aka, apakah Aka yang melakukannya ?, tidak mungkin!" pikir Ista sambil memasukkan motornya ke dalam rumah.


Aka yang sudah jauh dari rumah Ista ,langsung menelfon Supir pribadinya, untuk datang menjemput nya.


Supirnya langsung menjemput Aka kemudian Aka langsung masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


Aka menyuruh kepada supir di depannya untuk mengetahui apa yang sebenarnya nya terjadi di rumah Ista sambil menunjuk ke arah rumah ista "kamu cari tau , apa yang sedang terjadi di rumah itu."


Mendengar perkataan Aka , supirnya bertanya "kenapa tidak bos cek saja ke dalam rumah itu"


"Aku tidak ingin melihat dia, dalam kondisi terpuruk"jawab Aka.


Mendengar perkataan Bos, supir bertanya sambil menyetir "siapa yang bos, maksud?"


Mendengar pertanyaan dari supirnya, Aka menjawab dengan tersenyum dan memandingi rumah tersebut "seseorang yang sangat menarik."


......................


Selesai memasukan motornya ke dalam rumah, seketika Ista mengingat kebun miliknya mengatakan "oh tidak, kebunku!!"


Ista pun langsung berlari ke arah kebun miliknya.


Ista kemudian melihat kebun nya di hancurkan dan lukisan di rusak oleh orang-orang tersebut.


Dengan tatapan sedih melihatnya dan Ista berteriak "bungaku, lukisanku!!!."


"Aku akan mencari tau, siapa yang telah berbuat masalah kepada keluarga ku" Ista berkata dengan marah.


Ista langsung berlari ke kamarnya, langsung membuka leptop miliknya untuk membuat suatu laporan keuangan di massa kehidupan nya dulu untuk memberikannya kepada Jesica.


Saat mengerjakan laporan Ista berkata "tunggu, aku akan membalas perbuatan kalian terhadapku!."


Selesai Ista membuat laporan, Ista segera pergi meninggalkan rumahnya.


Melihat Ista sedang berjalan keluar rumah, Bu Ris berkata sambil membersihkan rumah yang berantakan. "Ista... mau kemana??


Mendengar Pertanyaan ibunya, Ista langsung menjawab sambil berjalan keluar rumah"Ista pergi sebentar maa...."


"Jangan pulang malam-malam" Kata Bu Ris sambil membersihkan rumah nya.


......................


Di sebuah bandara internasional tempat lalu lalang pesawat terbang tujuan domestik maupun internasional. Ista pergi ke sana untuk menjemput Jesica yang berasal dari luar negeri.


Di dalam bandara Ista yang sedang memegang papan nama bertulisan Jesica di pintu keluar bandara.


Melihat Jesica berambut panjang, dengan pakaian yang bawahan berupa rok selutut yang ramping dan atasan berupa blazer, Ista berkata sambil menunjuk ma arah" ikuti aku."


karena Ista sudah tahu seperti apa Jesica di kehidupan sebelumnya.


Mereka berdua pun duduk di sebuah caffe tempat orang lain untuk bersantai yang terletak di depan bandara lalu mereka memesan sebuah kopi.


Jesica melihat hanya terdapat seorang wanita muda di hadapannya lalu berkata kepadanya "apakah kita sedang menunggu orang yang menyuruh mu?"


Mendengar pertanyaan Jesica, Ista berkata dengan tatapan yang serius "aku yang mengirim email tersebut Jesica, terima kasih sudah datang, walaupun melalui perjalanan yang sangat jauh."


Mendengar Perkataan Ista , Jesica dengan kaget berkata "apa!, kamu yang mengirim email tersebut."


Sambil memegang kepalanya jesica berkata dengan kecewa karena Ista memperlakukan seperti sebuah permainan "apa-apaan ini!."


Jesica berdiri dan berkata dengan marah di hadapannya. " apa kamu ber umur 19,20?, kamu tau apa yang kamu lakukan?, aku mempertaruhkan segalanya untuk lelucon mu!."


Ista mengerti apa yang di bicarakan oleh Jesica kemudian berkata dengan nada yang serius "seperti nya orang-orang sepertimu pasti membicarakan soal umur dari pada membicarakan terlebih dahulu"


Ista langsung memberikan sebuah laporan yang dia kerjakan sebelum nya kepada Jesica untuk di lihat olehnya.


Melihat Laporan yang di berikan oleh Ista, Jesica mengambilnya dan duduk sambil membaca laporan tersebut dengan serius layaknya sedang mengoreksi sebuah jawaban anak sekolahan.

__ADS_1


Melihat Jesica membaca laporan miliknya, Ista berkata dengan tersenyum ke arah Jesica "itu bukan sesuatu yang mengejutkan, setengah dari itu adalah penipuan."


__ADS_2