
Aruna yang sedang duduk bersama Tyas menyantap sarapan di kantin tiba-tiba dihampiri Arjuna yang duduk tepat dihadapan mereka.
"Perasaan bangku kosong masih banyak deh"
"Kaga tau nih"
Baik Aruna dan Tyas kini sedang menatap tajam ke atah pemuda itu,
"Aku tanya sesuatu ke kalian"
"Aileen beneran naksir sama Axel"
Arjuna sudah langsung pada inti pembahasan
"Kalau iya, bukannya udah engga ada urusan ya sama kakak"
"Iya, tapi aku penasaran aja dia beneran se suka itu sama Axel?"
"Kenapa engga kakak tanya aja sama Aileen nya kan"
"Iya bener, atau sekalian aja kakak ajak Aileen balikan"
Kedua gadis itu tertawa puas karena berhasil mengolok-olok Arjuna.
"Emang Aileen mau ya kalau aku ajak balikan?"
"Hemmm sesuai dugaan aku Aileen engga mungkin cepet jatuh cinta"
Aruna dan Tyas melongo mendengar pernyataan yang terlontar dari Arjuna. Apa Arjuna sudah tidak waras? Dia masih berpikir kalau Aileen masih memiliki perasaan padanya.
"Kakak sehat?"
"Aileen pasti masih mau balikan kan sama aku, kalian bantuin ya"
"Kakak ini habis kepentok apa gimana?"
"Mana ada Aileen mau diajak balikan sama kakak, ngaco banget. Dia itu udah suka banget banget sama kak Axel"
"Sekarang sih kalau kakak dibandingkan sama kak Axel jelas jauh"
"Kita aja kalau jadi Aileen pasti pilih kak Axel dari pada balikan sama kakak"
"Udah ah yuk Tyas selwra makan gua udah ilang gara-gara orang ini"
Tyas dan Aruna bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan kantin dengan se cup es teh manis di masing-masing tangan gadis itu. Meninggalkan Arjuna yang masih terduduk melihat kedua teman dekat Aileen itu.
"Engga sopan"
Arjuna yang tadinya berpikir kalau dia benar-benar membuat selera makan mereka menghilang sedikit ter melongo saat melihat ternyata kedua gadis tadi iru memang sudah selesai dari sesi sarapan mereka terlihat dari mangkuk bubur yang sudah tidak ada sisa makanan sedikitpun.
Hari ini sekolah sedang ada acara ajang musik tahunan antar sekolah di kotanya dan sekolah mereka lah yang menjadi tuan rumah untuk acara rutin tahunan ini.
Aileen dan Azka sedang bersiap bersama di sekre osis. Aileen yang bertugas menjadi salah satu panitia dan Azka dia terpilih menjadi salah satu pembawa acara pada kesempatan ini.
"Jas saya mana ya"
"Ada tadi aku gantung di belakang pintu"
"Gimana saya udah ganteng belum"
Azka yang sedaritadi menatap pantulan dirinya di kaca kini menengokan wajahnya pada Aileen yang ada disampingnya.
__ADS_1
Aileen tersenyum nyaris tertawa,
"Perasaan sama aja deh kaya bisanya"
"Masa sih"
Kini Azka kembali melihat oantylan dirinya di kaca dengan sedikit bergaya.
"Padahal saya udah dipakein bedak berapa lapis masa engga ada bedanya. Kamu liat baik-baik dong Leen"
"Mau aku liat berapa kali pun masih aja kok gini gini aja engga jadi rubah kaya oppa korea"
Kini Aileen ikut mengaca melihat pantulan dirinya yang kini frame kaca dengan Azka. Mereka saling bertatapan lewat cermin tersebut.
"Apa saya juga harus pake liptint ya biar keliatan beda"
Celetuk Azka ketika melihat Aileen yang terlihat berbeda hari ini karena sebelum Azka tau jika Aileen cenderung cuek dengan penampilannya. Gadis itu tidak pernah memakai polesan make up sedikit pun saat ke sekolah tidak seperti teman-teman sebaya lainnya.
"Cantik"
Aileen menolehkan wajahnya saat kata itu terucap dari Azka.
"Kayanya kalau perempuan lagi naksir laki-laki bakal mau keliatan cantik aja ya depan gebetannya" Azka sedikit berbisik pada Aileen.
Azka yang tadinya masih melihat pantulan wajah Aileen dari cermin kini ikut menoleh. Mereka saling bertatapan dengan jarak yang cukup dekat,
"Namanya juga usaha"
Aileen berpaling dia segera mengambil name tag yang ada di meja sekre. Mereka tidak hanya berdua di dalam sekre tapi ada beberapa anggita osis lainnya juga, otomatis mereka melihat interaksi antara Aileen dan Azka tadi.
Azka mengambil jas yang Aileen gantung di belakang pintu sekre,
"Kalian pacaran ya?"
"Kalau iya kenapa?" Azka dengab enteng menjawabnya.
"Mana ada"
Aileen sedikit panik dengan jawaban Azka karena disitu juga ada seorang gadis yang Aileen tau sangat menyukai Azka dan bahkan gadis itu pernah bertanya pada Aileen tentang kedekatan nya dengan Azka dan Aileen berani jamin jika tidak ada hubungan apapun dengan Azka.
"Kita mau sampai kapan backstreet"
Kali ini apa yang dipikirkan Azka, kalau ini bercanda sungguh tidak lucu. Azka menghampiri Aileen memberikan jasnya pada gadis itu.
"Apaan sih Azka, kamu lucu deh. Inget kamu tuh udah punya pacar"
Aileen berusaha tersenyum dan menanggapi perkataan Azka dengan bercanda bahkan gadis itu sedikit mendorong bahu Azka untuk memberi kesan jika leluconnya itu benar-benar tidak lucu.
"Iya kan pacar saya ya kamu Leen"
"Ayo tolong bantu dong pakein jas buat saya, latihan jadi istri yang baik nantinya"
Aileen yang baru sadar jika dia sekarang sudah memegang jas yang Azka berikan tadi. Bahkan kali ini Azka sudah berdiri di depan Aileen memberikan punggungnya dengan sedikit merentangkan tangannya agar memudahkan Aileen memakaikannya jas.
Setelah scene drama itu tersuguhkan sudah dipastikan semua penontonnya mempercayai hal yang baru saja ter suguhkan tanpa tau sebenarnya itu tidak benar sama sekali.
"Apaan sih Azka engga lucu ah"
"Dih ngambek, maaf ya guys bercanda"
Ucap Azka dengan entengnya lagi tapi mana ada yang mendengarkan suasana sekre kembali gaduh dengan aktifitas masing-masing.
__ADS_1
"Ayo cepet Leen bantuin"
"Pake aja sendiri"
"Mc ayo ditunggu di depan nih"
Teriak salah satu panitia dari balik jendela
"Ayo cepet Leen saya udah dipanggil nih"
"Ishhh iya iya"
Dengab sedikit terpaksa Aileen membantu Azka memakai jasnya, bahkan Azka melunjak dia juga meminta Aileen untuk sedikit merapihkan dasi nya. Rasanya Aileen ingin menarik dasi Azka dengan kuat sampai pemuda itu minta ampun tapi apalah daya.
"Makasih ya Leen"
Azka sedikit berlari mengikuti panitia yang mengarahkannya untuk segera naik ke panggung agar dapat segera memandu acara yang akan berlangsung.
...🏫🏫🏫...
Tyas beberapa kali melihat cermin yang ada digenggamannya seraya membenahi rambutnya yang ia urai saat ini, sesekali menyisirnya atau mejepitnya jika menurutnya itu kurang rapi, tak lupa Tyas pun men-touch up wajahnya dengan bedak yang ia bawa.
Bukannya apa, ini adalah kali pertamanya ia akan tampil dengan resmi di acara musik tahunan, ada perasaan takut dan senang yang Tyas rasakan saat ini, takut jika ia melakukan kesalahan saat tampil dan senang karena ia akan tampil didepan banyak orang.
"Hey !"
Aileen yang baru saja breafing dengan anggota osis langsung menghampiri Tyas yang sudah siap dengan kostum yang ia kenakan.
"Oh ! Leen yaampun gue nervous banget gimana nih"
"Lu gak lupa bawa kemeja kan ?" Tanya Aileen dengan tatapan menyelidik, pasalnya Aileen sangat hapal dengan sifat pelupa Tyas.
"Bawa kok, kan udah lu bilang dari semalem yaelah Leen"
"Bagus, ayok latihan lagi sebelum tampil. Siapa tau lu lupa" ujar Aileen dengan nada usil, seraya berjalan menuju ruang latihan, diikuti peserta lain yang akan ikut tampil juga.
...🏫🏫🏫...
Penampilan Aileen dan Tyas pun berjalan dengan lancar tanpa hambatan, ditambah sorak sorai dari fanboy Aileen yang menambah penampilan mereka menjadi lebih meriah.
Setelah tampil Aileen dan Tyas langsung menuju tempat semula untuk sekedar beristirahat dan berselfie ria, Tyas hanya mengambil beberapa foto bersama Aileen dan Azka, setelah nya Aileen ditarik oleh Azka untuk berfoto bersama para fanboynya.
"Leen jangan lama-lama nanti gue di culik om burhan" teriak Tyas dengan nada memelas, dan hanya dihadiahi acungan jempol oleh Aileen yang kini sibuk berselfie dan meninggalkan Tyas beserta para pengisi acara yang masih menunggu giliran untuk tampil.
"Kak Jamal !!!" Teriak Tyas pada Jamal yang kebetulan melintas di depannya.
Merasa terpanggil, Jamal langsung menghampiri Tyas dan langsung menyodorkan tangannya, bermaksud untuk meminta bantuan Tyas untuk melipat lengan kemejanya
"Kebetulan banget lu manggil, tolong dong. Susah nih bentar lagi gue tampil" ujar Jamal
Tyas yang mengerti langsung melipat lengan kemeja Jamal dengan rapi sesekali melihat penampilannya saat ini.
"Kakak bawain lagu apa buat acara ini ?" Tanya Tyas yang masih merapikan lengan bajunya
"Oh, gue sama temen gue bawain lagu with you punya chris brown, jangan lupa nonton ya"
"Gak ah, males" kekeh Tyas
"Yeu~~ lu harus nonton pokoknya. Lu harus liat betapa kerennya gue nanti diatas panggung"
"Iya-iya nanti aku nonton kalo inget" ucap Tyas seraya menepuk nepuk tangan Jamal
__ADS_1
"Udah selesai udah ganteng, sana hush hush nanti dicariin temennya loh kak"
"Uwah makasih ya cil, jangan lupa nonton penampilan gue ya cil" teriak Jamal tak lupa ia menepuk nepuk kepala Tyas sebagai ucapan terimakasih dan berlalu pergi dari hadapan Tyas, karena sebentar lagi Jamal akan tampil