Ada Cinta Di Kampus

Ada Cinta Di Kampus
Malam Minggu


__ADS_3

**Frans : Hallo Lidya...sebentar lagi aku ke kosmu ya...kita ngemall, gimana?


Lidya: Aku belum mandi Mas, aku mandi dulu ya...


Frans: Oke, jadi mau ya ngemall? Aku jemput satu jam lagi ya. Cukup kan satu jam buat persiapan?


Lidya : Lebih dari cukup itu Mas.


Frans : Oh kirain mau nyuci baju kek atau nyapu ngepel dulu kek.


Lidya : Enggak kok, cuma mau bersihin kamar mandi sama nguras bak mandi aja.


Frans: Waah boleh juga itu sekalian bersihin kamar mandiku.


Lidya : Ga sekalian nyuciin bajumu?


Frans : Waduh ga kuat aku bayar gajimu kalau pembantunya secantik kamu.


Lidya : Ahh apaan sih..ga lucu tahu.


Frans : Kalau ga lucu ya ga usah ketawa.


Lidya : Udah ah...waktu sejam udah berkurang ini...aku nanti ga mandi-mandi lho.


Frans : Oke satu jam dari sekarang, bye...**


Frans menutup teleponnya dan Lidyapun segera mandi dan bersiap sebelum Frans datang satu jam lagi.


Lidya memakai kaos berwarna merah dan celana kulot 7/8. Dengan lipstik dan riasan wajah yang soft membuat Lidya semakin terlihat cantik dan mempesona. Tak lupa Lidya menyemprotkan wewangian di tubuhnya. Lidya mengunci kamar kosnya, kemudian duduk di teras menunggu kedatangan Frans. Lidya tidak lupa menyempatkan mengirim pesan untuk mamanya. Hari Sabtu, seperti biasa mama pasti akan sibuk dengan cateringnya.

__ADS_1


Ma...Lidya pergi dulu ya, ini mau ke mall sama mas Frans nanti pulangnya ga malem kok.


Frans datang menjemput Lidya. Frans menggunakan kaos berwarna sama yang dipakai Lidya dan celana jeans pendek. Rambut yang selalu mengkilat dengan gel andalannya membuat Frans semakin percaya diri. Pada akhirnya Lidya mengagumi ciptaan Tuhan yang sangat tampan. Lidya harus mengakui kalau Frans memang ganteng dengan penampilannya yang menawan.


"Kok bisa samaan gini baju kita, padahal kan ga janjian ya," ucap Lidya heran.


"Namanya sehati," kata Frans santai.


"Nanti kita dikira anak panti kalau pake baju kembaran gini," kata Lidya sambil menunjuk kaosnya.


"Jadi ga mau nih dibilang kembaran?" tanya Frans curiga.


" Udah ah...ayo berangkat!" ajak Lidya segera.


Mall Xxxx


Sampailah mereka di Mall terbesar di kota Semarang. Lidya yang cantik dan menarik menjadi pusat perhatian pengunjung di sana. Begitu pula dengan Frans yang tinggi, gagah, dan tampan membuat pengunjung mengira mereka adalah sepasang kekasih. Apalagi baju mereka yang sama, sudah sangat menyakinkan sebagai sepasang kekasih.


"Boleh....emang baju untuk siapa?" tanya Frans mulai kepo.


"Untuk sepupuku, Mas. Kayaknya seukuran Mas gitu deh."


"Yakin buat sepupu kamu?" tanya Frans curiga.


"Iyalah Mas."


"Ehm, kamu mau kasih apa?"


"Kira-kira apa ya Mas, kok bingung jadinya. Kalau Mas Frans suka yang mana?" Lidya bertanya sambil melirik Frans, yang sedari tadi melihat kemeja berwarna orange yang disukainya.

__ADS_1


"Mas suka yang ini ya?" tanya Lidya.


"Ya kalau aku sih suka ini. Tapi kan, aku ga tau selera sepupumu seperti apa," ucap Frans yang sebenarnya tidak yakin Lidya akan membeli untuk sepupunya.


"Ya udah ini aja deh. Lidya mengambil dan memberikan kepada pelayan toko"


"Ukurannya large sudah benar ya Kak?" tanya pelayan toko kepada Lidya.


"Mas..bisa tolong cobain ga? Kalau ini Mas cukupkah?" pinta Lidya kepada Frans.


Frans menurut apa yang dikatakan Lidya, kemudian keluar dari kamar ganti dan memanggil Lidya.


"Lidya....ini cukup kok," kata Frans singkat.


"Oke Mas makasih ya, dilepas Mas biar aku bayar dulu."


Lidya kemudian menuju kasir membayar kemeja yang sudah dicoba Frans.


"Mbak...saya mau dibungkus kado ya!" kata Lidya kepada petugas kasir.


"Baik Kak, mohon ditunggu sebentar."


Frans menunggu Lidya, sambil mengecek ponselnya untuk melihat film yang akan tayang di bioskop hari ini. Tak lama Lidya menghampiri Frans.


"Mas...makan yuk, kali ini aku yang traktir kamu ya," ajak Lidya sambil berjalan ke foodcoart dan melihat tenan makanan.


"Gimana ceritanya kok kamu yang traktir? kan aku yang ajak kamu," protes Frans.


"Mas..kan dari kemarin Mas yang traktir aku, gantianlah Mas...aku kan ga enak."

__ADS_1


"Ya dienakin aja...enak kan..heheh...aduh jangan marah dong....Okelah...setelah makan kita nonton ya..Tenang aja, ga akan sampai malem kok. Kita nonton jam 14.35 WIB. Kita masih ada waktu untuk makan, Setelah nonton kita langsung pulang," kata Frans sambil tersenyum.


"Baiklah......" Lidya menyetujuinya.


__ADS_2