
Di dalam ruang ICU, lelaki yang biasanya selalu ceria, ramah, perhatian, dan suka menggoda gadis yang menarik hatinya, kini masih terbaring lemah dengan alat yang terpasang di tubuhnya.
Lidya menatap dengan penuh sendu, air matanya terus menetes mengingat sosok laki-laki yang baginya sangat menjengkelkan dan selalu gigih untuk mendekatinya dengan berbagai cara.
"Mas...apa kamu tidak lelah hanya tertidur saja? Bangun, semua orang menunggumu, papa dan mamamu menanti keajaiban Tuhan...Mereka sangat merindukanmu, aku pun di sini masih sangat berharap kamu segera bangun dan memberi kejutan untukku..."
Tetesan air mata Lidya jatuh di tangan Adi, namun hal itu tidak membuatnya terbangun. Adi tetap tidak merespon setiap kata yang diucapkan oleh Lidya. Lidya kemudian menggenggam tangan Adi dan mengusap tetesan air mata yang membasahi tangan laki-laki lemah dan tak berdaya itu.
"Mas...aku kangen kamu menggoda aku hehe...Kamu ingat? saat audisi, aku tahu kamu sengaja menyuruh aku melakukan ini itu, memintaku menyanyi berulang kali. Kamu sebenarnya ingin aku bisa berlama-lama di ruang audisi kan? Kamu ingat? pagi itu kamu telepon hanya mau bilang kalau aku lolos audisi, bagiku itu sangat tidak penting kamu telepon sepagi itu. Berapa kali aku menolakmu untuk diajak pulang atau keluar hanya sekedar makan bersama, tetapi kamu terus-terusan tak kenal lelah untuk mengejarku. Kamu tahu sekarang? Aku bahkan sudah tidur di rumahmu, makan bersama mamamu. Ah...aku ini sudah seperti kekasihmu saja, entahlah...aku hanya ingin kamu sembuh. Kamu masih ingat Mas? Kamu dengan sengaja mengganti pasangan duetmu seenaknya dengan berbagai alasan dan semua orang pun tahu kalau kamu hanya mau duet denganku di acara wisuda waktu itu. Aku heran, semua orang bisa menurut denganmu. Mungkin hanya aku yang tidak menuruti apa maumu...hahaha"
Lidya terus mengucapakan kata-kata dengan harapan Adi akan mendengar dan mengingat kejadian yang mereka alami. Adi masih tetap sama tanpa respon apapun. Lidya kemudian menyanyi lagu milik Michael Jackson, Heal the World. Lagu ini dinyanyikan oleh Adi dan Lidya saat mengisi paduan suara pada acara wisuda beberapa waktu yang lalu.
There's a place in your heart
And I know that it is love
And this place could be much
Brighter than tomorrow
And if you really try
You'll find there's no need to cry
__ADS_1
In this place you'll feel
There's no hurt or sorrow
There are ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space
Make a better place
Heal the world
Make it a better place
For you and for me
There are people dying
If you care enough for the living
Make it a better place
__ADS_1
For you and for me
If you want to know why
There's love that cannot lie
Love is strong
It only cares of joyful giving
If we try we shall see
In this bliss we cannot feel
Fear of dread
We stop existing and start living
The it feels that always
Love's enough for us growing
So make a better world…
__ADS_1
Lidya menyanyi sambil terus menangis, ia mengingat waktu latihan sampai acara wisuda berlangsung. Hatinya terasa tersayat, Lidya merasakan kesedihan yang membuat perasaanya bercampur aduk. Mungkin saat ini, Lidya bisa melupakan sosok Frans yang tidak ada kabar. Bahkan untuk membalas pesannya pun Frans sangat jarang sekali.