
Hari ini adalah hari Sabtu, Lidya bangun agak siang. Mama Lidya punya usaha catering di rumahnya. Kalau hari Sabtu dan Minggu, justru sibuk-sibuknya orang punya hajatan. Papa yang libur di hari Sabtu selalu membantu dan mengantar mama dari persiapan, sampai acara di gedung selesai. Dan hari ini sangatlah sibuk, meskipun mereka sudah mempunyai pegawai tetapi mama tetap turun tangan karena tidak mau mengecewakan tamu. Lidya yang libur tidak ada kegiatan hari ini, ikut membantu mamanya bekerja.
"Ma...hari ini Lidya bantu Mama ya.." Lidya menawarkan diri.
"Wah...dengan senang hati, Sayang," jawab mama yang masih sibuk persiapan di rumah.
Papa menyiapkan mobil dan mengangkat beberapa makanan ke dalam mobil dibantu para pagawai. Mama mengecek apa saja yang masih kurang. Lidya sudah siap ikut berangkat ke gedung.
Gedung Pernikahan
Semua sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Lagi-lagi Lidya melupakan ponselnya. Lidya bukanlah orang yang tidak bisa hidup tanpa gadget. Seminggupun tidak pegang ponsel bagi Lidya tidak masalah, paling hanya tidak bisa dihubungi saja dan sudah pasti mama akan lebay mencari Lidya hehe..hehe...
Di gedung, Lidya bertemu dengan teman paduan suara di gereja. Kemudian mereka saling menyapa dan ngobrol bersama.
"Lidya....apa kabar kamu?" tanya Bayu kepada Lidya yang sudah lama tidak bertemu.
"Mas Bayu.....kabar baik Mas, lama ya kita ga ketemu..." Lidya bersalaman dengan Bayu dan menanyakan kabar.
"Iya Lid, kok ga pernah keliatan? Kok ga ikut latihan lagi?" Bayu menanyakan beberapa pertanyaan kepada Lidya.
"Aku sekarang kuliah di Semarang Mas, ga bisa lagi ikut latihan. Trus kemarin kan sempet stop dulu ga boleh mama banyak kegiatan. Soalnya mau persiapan Ujian Nasional." Lidya menjelaskan kepada Bayu.
"Oya, foto dulu yukkkk...aku mau share ke group, pasti temen-temen pada kangen." Bayu mengeluarkan ponselnya dan mengajak Lidya foto berdua.
Bayu share foto mereka ke group dan mengirim ke ponsel Lidya.
"Lid...kita ganti foto profile yuk....biar temen-temen iri hahaha," ucap Bayu mengajak Lidya mengganti foto profile whatsApp .
Mereka berduapun mengganti foto profile dan membuat status yang sama.
__ADS_1
Akhirnya ketemu juga...kangen lho😄
Lidya yang juga mengganti foto profilenya, sudah pasti langsung dibanjiri komentar netizen. Apalagi dengan status seperti itu. Frans yang sedang online, kemudian melihat foto profile dan status Lidya. Ia menjadi semakin memanas.
Ohhh...jadi ini yang buat kamu pulang ke Jogja??? ketemu cowokmu ya.. Seleramu gini banget sihhh...ga cocok!!!!
Frans berguman dalam hati sambil memperhatikan foto Bayu dan Lidya. Tidak puas hanya berburuk sangka, kemudian Franspun mengomentari dengan mengirim pesan ke Lidya.
Waaah...ternyata cowokmu kampungan ya....keliatan dari wajah ndesonya... hihihi....
Lidya yang menerima pesan Frans tidak merespon pesan tersebut dan hanya membacanya begitu saja. Lidya masih kesal dengan Frans yang labil. Bisa-bisanya marah tidak jelas dan mengatai orang seenaknya.
Frans yang melihat Lidya membaca pesannya tapi tidak membalas semakin kesal, kemudian menulis pesan lagi untuk Lidya.
Online tapi ga bales....ya lagi sibuk sama cowok ndeso...
Lidya tidak membaca pesan dari Frans karena sedang chat di group paduan suaranya. Frans tambah kesal melihat statusnya Lidya yang online tetapi tidak membaca pesannya. Frans kembali mengirim pesan ke Lidya. Frans sebenarnya penasaran dengan foto Lidya dan Bayu.
Lidya yang membaca pesan Frans mulai marah dan tersinggung dengan pesan yang dikirim oleh Frans. Lidya melihat ke arah Bayu, kemudian mengetik kembali pesan di ponselnya dan membalas pesan Frans.
Apa maumu****??
Frans membaca pesan Lidya dan membalas.
HAHA....ada yang marah cowoknya dibilang ndeso...sabar mbak.....
Tak lama Bayu perpamitan karena acara sudah selesai dan Lidya kembali membantu mamanya yang membereskan barang-barang yang akan dibawa pulang.
Kamar Lidya
__ADS_1
Sampai di rumah, Lidya langsung ke kamar dan istirahat untuk tidur. Sebelum tidur, Lidya menyempatkan membuka ponselnya. Betapa marahnya Lidya membaca pesan dari Frans. Lidya langsung menelpon Frans.......
**Lidya : Hallo.....apa maksudmu ngomong seperti itu? Aku ini sudah cukup sabar ya. Jangan mentang-mentang kamu ini senior jadi seenaknya sama orang, kamu itu siapa?
Frans kaget tidak mengira Lidya akan semarah ini.
Frans : Aku marah sama kamu....dari kemarin pesanku ga dibales, aku telepon ga diangkat.
Lidya : Ga usah ngeles ya....mengalihkan pembicaraan, kamu ini siapa? Punya hak apa marah sama aku? jawab sekarang!
Lidya membentak Frans dengan sangat marah. Lidya sudah sangat kesal dengan sikap Frans dan semua pesan yang Frans kirim. Bagi Lidya sudah itu keterlaluan...
Franspun hanya terdiam.
Lidya : Kenapa diam ??? ngaku salah?? saya kasih tahu anda ya...Saya kemarin tidak pegang Hp dan saya sudah balas. Saya sudah bilang kalau Hp baru aktif, hei....mamaku lho..ga sampe kayak gini kalau ga bisa hubungi aku. Kenapa kamu ngata-ngatain aku seenaknya? Dan saya beritahu kamu ya....itu bukan cowok saya...puas anda????**
Lidya langsung menutup teleponnya dan mematikan ponsel. Lidya puas sudah marah dan membentak Frans. Setelah menutup teleponnya, jantung Lidya seakan berdebar lebih kencang. Lidya tidak pernah membentak seperti itu dengan lawan jenisnya. Ia sangat kesal dengan Frans. Baginya Frans ini terlalu kepo mencampuri urusannya.
Dasar cowok aneh, sok kecakepan kamu ini. Ganteng jugaenggak....jangan kegeeran kamu ya, aku ga suka sama kamu. Aku tidak akan pernah menyukaimu wahai makhluk aneh.
*******
Di tempat yang berbeda Frans masih tidak percaya Lidya bisa semarah ini. Tetapi Frans lega, karena mendapat suatu jawaban. Pria yang foto berdua bersama Lidya bukanlah kekasihnya.
Ngeri juga ya kalau lagi marah...telingaku sampai panas denger suara teriakan seperti boom yang meledak. Setidaknya kegalauanku terjawab. Lebih baik aku minta maaf duluan sama Lidya. Apa aku telepon aja ya..???? ahhhh tidak...nanti dia semakin besar kepala. Lidya...Lidya, sebegitunya kamu sama aku. Kenapa juga aku kok jadi uring-uringan kaya gini ya? Frans...tenangkan dirimu, jangan bilang kalau kamu menyukai Lidya. Ohhh Tuhan, itu tidak mungkin.
*******
Lidya yang masih kesal dengan Frans, tidak bisa memejamkan matanya. Rasa kesal di dalam dadanya membuatnya terbangun. Kemudian duduk di atas ranjang dan mencari ponselnya. Mengaktifkan kembali ponselnya, dilihatnya kontak nama Frans.
__ADS_1
Lebih baik aku blokir orang ini......daripada menggangguku.
Sebelum Lidya memblokir nomor Frans, Lidya memandangi foto Frans yang terpasang di profile WhatsApp. Kemudian mengurungkan niatnya untuk memblokirnya. Dilihatnya status Frans yang sedang online, Lidya segera mematikan kembali ponselnya.