Ada Pelangi Sehabis Hujan

Ada Pelangi Sehabis Hujan
Episode 15


__ADS_3

Didalam cafe Nayla, Bram dan Jenny sedang duduk, menunggu kedatangan Dina. Disaat mereka melihat Dina mau memasuki cafe, Jenny bangkit dan berdiri dekat pintu. Ketika Dina sudah masuk, Jenny menarik Dina untuk duduk bersama mereka.


Dina sangat kaget ketika Jenny langsung menarik Dina. Dina langsung duduk dikursi yang disediakan Jenny.


"Aku tahu, kalian pasti menunggu penjelasan ku!" ucapnya dengan senyum-senyum.


Ketiga sahabatnya langsung menganggukan kepala dengan wajah serius.


"Sejak kapan?" tanya Jenny.


"Ehm. Sebenarnya Kak Gio tidak ada nembak aku untuk jadi pacarnya. Tapi dia langsung mengatakan cintanya padaku dan mengatakan kalau aku calon istrinya" katanya dengan malu-malu.


Mereka tiga hanya tersenyum melihat sahabatnya dengan malu-malu sampai wajahnya memerah.


"Aku, senang kalau kamu jadian sama kak Gio. Dia orangnya sangat baik" ucap Jenny yang langsung memeluk Dina.


"Dina, kami senang kalau kamu bahagia. Kejarlah kebahagian mu, kami sahabatmu akan selalu mendukung mu!" ucap Nayla dengan tersenyum


"Dengar, Din. Kalau kamu disakiti Gio, kamu harus kasih tahu sama kita. Kami tidak akan membiarkan siapapun untuk menyakiti sahabat kami yang paling baik, cantik dan pintar." sambung Bram dengan ketawa.


Dina langsung menganggukkan kepalanya. Ketika dia lepas dari pelukan Jenny. Jenny sangat bahagia sahabatnya mendukungnya.


Akhirnya, Dina dan Nayla langsung Mengganti seragamnya untuk memulai pekerjaannya. Sedangkan Bram, langsung memasuki ruangan kantornya, kalau Jenny lebih memilih pulang kerumahnya. Karena orang tuanya hari ini pulang dari luar negeri, setelah selesai mengurus perusahaan keluarga mereka diluar negeri.


Kediaman keluarga Soni


Mobil Jenny masuk dalam pekarangan rumah mereka. Jenny langsung masuk kerumahnya, Saat dia masuk, dia melihat kedua orang tuanya sedang duduk diruang tengah sambil menonton tv.


"Pa, ma. Kalian sudah pulang?" teriak Jenny bahagia yang langsung berlari memeluk kedua orang tuanya bergantian dan duduk ditengah kedua orang tuanya.


Jenny tahu kalau dia bukanlah nak kandung orang tuanya. Tapi kedua orang tuanya sangat mencintainya seperti anak kandung mereka sendiri. Jenny juga di manjai.


Meskipun Jenny di manjai, Jenny selalu ingin jadi mandiri. Jenny pun juga berdoa anak kandung orang tuanya ditemukan.

__ADS_1


"Sayang, gimana ujiannya?" tanya mamanya sambil mengelus rambut Jenny dengan penuh kasih sayang.


Jenny memeluk mamanya lagi,


"Lancar, ma. Doakan saja" jawabnya dengan suara yang manja.


"Ma, sekarang Aku sudah punya sahabat" ucapnya dengan bahagia yang masih setia dia memeluk mama nya.


"Wah, ternyata putri papa sudah punya sahabat. Kalau gitu bawa mereka kemari. Papa dan mama mau lihat sahabat putri kesayangan kami" kata papanya tersenyum sambil menonton TV.


"Baiklah. Nanti selesai ujian aku akan membawa mereka kemari" jawab Jenny dengan bahagia. Dan dia langsung melepaskan pelukannya dari mamanya.


"Jenny, mandi dulu ya, ma." ucapnya sambil bangkit dari tempat duduknya.


"Baiklah, sayang." jawab


Orang tuanya menatap kepergian putrinya ke kamarnya sampai menghilang dari pandangan mereka.


"Baru, kali ini aku melihatnya bahagia." ucap mamanya tersenyum.


***


Dina dan Nayla langsung datang menghampiri Gio.


"Kak Gio sudah datang" tanya Dina.


"Kamu sudah siap? Kita makan malam dulu,ya" ucap Gio.


"Baik,kak." jawab Dina sambil menggandeng tangan Gio dengan manja.


Gio sangat senang melihat Dina mulai manja dengannya.


Mereka memilih makan di restoran. Gio selalu memperlakukan Dina dengan baik.

__ADS_1


Setiap hari Gio selalu menjemput Dina dari kampus dan mengantar Dina kerja.


***


Ujian semester selama seminggu telah usai, seperti biasa selesai ujian semester mahasiswa akan libur satu bulan.


Dihari terakhir, Dina, Bram, Jenny dan Nayla berkumpul dicafe. Mereka makan siang bersama dicafe.


"Din, kak Gio tidak menjemput mu?" tanya Jenny binggung pada Dina. Karena sejak dia mulai pacaran dengan Gio, mereka berdua selalu makan bersama.


"Tidak, selama 2 minggu kak Gio ada urusan bisnis di LA. Semalam dia berangkatnya" katanya sambil menikmati makanannya.


"Owh" jawab Jenny dengan singkat.


"Oh, ya. Mumpung besok hari libur, kalian kerumah aku, ya. Aku mau kenalkan kalian bersama orang tua ku. Selagi mereka tidak dinas keluar negeri" ucap Jenny dengan semangat.


"Oke. Besok siang aku dan Dina datang" jawab Nayla semangat.


"Bram, ikut kan?" tanya Jenny dengan senyum manis.


Belakangan ini Bram sangat gemas melihat Jenny yang selalu manja padanya.


"Iya, aku datang. Biar bisa aku sekalian kenal calon mertua ku" jawab Gio sambil mencubit pipi Jenny gemas.


Jenny sangat memerah pipinya ketika dia mendengar Bram mengatakan calon mertua.


Dina dan Nayla ketawa melihat Jenny dan Bram.


"Cie...cie..Ehm jenny." goda Dina dengan ketawa.


Mendengar sahabatnya menggodanya Jenny jadi malu. Sedangkan Bram hanya senyum-senyum saja sambil menikmati minumnya.


Meskipun Jenny kelihatan tomboy, tapi dia kalau sudah bersama sahabatnya dan Bram dia selalu kelihatan manja.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2