Ada Pelangi Sehabis Hujan

Ada Pelangi Sehabis Hujan
Ekstra part


__ADS_3

Juna dalam perjalanan kerumah Gio, Gio mengundang seluruh sahabatnya untuk kerumahnya acara party. Didalam perjalanan, Juna mendapat telepon, jadi Juna mengangkatnya, lagi asik bicara dengan asistennya terdengar suara keras seperti tabrakan dari depan mobilnya.


"Nanti akan aku hubungi lagi!" ucap Juna pada asistennya dan langsung mematikan hp sebelum asistennya menjawab. Juna langsung keluar dari mobilnya.


Saat dia keluar Juna sangat kaget melihat seseorang dengan sepedanya didepan mobilnya, apalagi Sepeda orang itu dibawah mobilnya dan sedangkan orang itu tertimpa dengan sepedanya sendiri.


"Maaf. Kamu tidak apa-apa?" Juna langsung membantu perempuan itu bangkit. Akhirnya orang itu sudah berdiri.


"Maaf, mas apa ada yang sakit?" tanya Juna lagi. Orang itu langsung menatap tajam Juna, dia langsung membuka topi yang menutupi rambutnya. Juna sangat kaget ternyata orang itu adalah seorang pria. Karena penampilan perempuan itu seperti pria. Tanpa aba-aba wanita itu langsung menunjang Juna dibagikan perutnya. Karena serangan dadakan itu Juna jadi terpental ke aspal. Juna merasakan sakit diperutnya. Juna pun langsung bangkit dan menatap tajam perempuan itu.


"Lain kali gunakan mata anda saat membawa mobil. Jangan seenaknya anda saja membawa mobil. Dengar orang kaya seperti kalian selalu saja membuat masalah" teriak perempuan itu pada Juna. Perempuan itu langsung membangunkan sepedanya. Juna diam saja mendengar amarah perempuan itu. Karena dia tahu, kalau dia memang yang salah tidak memperhatikan jalan karena menelepon dijalan.


"Dasar pria bodoh!" ucap wanita itu, dan langsung naik sepedanya dan pergi.


"Hei, jaga bicara anda! Dasar perempuan jadi-jadian!" teriak Juna dengan kesal karena wanita itu bilang dia pria bodoh.


Juna masih merasakan sakit diperutnya. Saat dia ke depan mobilnya untuk melihat keadaan mobilnya. Dan dia senang mobilnya tidak ada lecet. Saat dia melihat ke bajunya Juna sangat kesal, karena perbuatan wanita itu, bajunya jadi kotor.

__ADS_1


"Ah, sial! Lihat saja kalau ketemu lagi." ucap Juna dengan kesal.


Akhirnya Juna sampai dirumah Gio. Sesampai dirumah Gio, Maya bertanya pada Juna karena bajunya yang kotor. Juna, pun menjelaskan semuanya.


Setelah dia menceritakan, semua temannya malah meledeknya. Juna yang lagi kesal karena sahabatnya malah meledeknya tiba-tiba kesalnya hilang seketika. Karena anak dari sahabatnya yang bernama Prince duduk di pangkuannya. Prince sejak dulu paling dekat dengan Juna. Juna yang sangat suka dengan anak-anak apalagi Prince yang menurutnya Prince masih kecil saja sudah menunjukkan kepintarannya membuat Juna semakin gemas dengan Prince.


Disaat rasa kesalnya hilang, tiba-tiba saja Prince anak dari sahabatnya itu bertanya tentang dimana istri Juna. Karena Juna tidak pernah jalan membawa istrinya. Seakan membuat Juna tidak laku. Dan para sahabatnya jadi semakin meledeknya. Juna semakin kesal, dia merasa satu hari ini adalah hari sialnya.


Setelah party dirumah sahabatnya, Juna langsung membersihkan tubuhnya. Setelah Juna membersihkan tubuhnya, Juna langsung merebahkan tubuhnya di kasurnya. Dia merasakan lelah, saat dia memejamkan matanya tiba-tiba Juna memikirkan wanita itu.


Sebenarnya Juna terpesona dengan kecantikan wanita itu saat dia membuka topinya.


"Kita pasti bertemu lagi." gumamnya lagi.


Sejak kejadian hari itu Juna selalu lewat jalan itu, berharap dia bertemu lagi wanita itu. Sudah 4 bulan Juna selalu berhenti dijalan dimana dia bertemu wanita itu. Tapi semuanya sia-sia.


***

__ADS_1


Semenjak kehamilan Dina, Gio selalu menjaga dan memperhatikan kebutuhan Dina. Dina hanya mengalami sekali saja morning sickness sewaktu acara party kecil dirumahnya. Tapi semenjak seminggu setelah itu Morning sickness nya berpindah ke Gio. Dina sangat kasihan melihat suaminya setiap bangun tidur Gio selalu mual. Kalau dia tidak makan dari masakan istrinya, pasti dia selalu mual. Jadi, setiap sarapan Dina lah yang selalu masak khusus untuk Gio, makan siang Gio selalu pulang untuk makan siang, kalau dia tidak sempat Dina lah yang datang kekantor Gio membawa makan siang Gio. Gio pun juga semakin manja sama Dina, sehingga orang tua dan putra mereka geleng kepala kalau Gio bermanjaan dengan Dina didepan mereka.


Sebenarnya kehamilan Dina kedua ini sudah sangat dinanti mereka. Sejak umur 1 tahun putra mereka, mereka sudah program untuk dapat anak lagi. Tapi Tuhan belum mengijinkannya. Mereka sudah pasrah sebenarnya, tapi disaat mengetahui Dina hamil anak kedua mereka, Gio dan orang tua mereka sangat bahagia. Saat kandungan Dina jalan ke 4 bulan, Dina dan Gio periksa USG ke rumah sakit. Saat keluar hasil USG nya, Gio sangat senang ternyata jenis kelamin anak mereka ada perempuan. Gio merasakan keluarga kecilnya sudah terasa lengkap akan hadirnya putri kecil mereka nanti.


*


*


*


*


*


*


Untuk cerita tentang perjalanan kisah cinta Juna, nanti saya buat judul yang baru. Tapi, saya tidak tahu kapan saya akan buat. Kalau ada yang setuju supaya kisah Juna di buat, silahkan komen ya...

__ADS_1


hehehe...


Terimakasih...😊


__ADS_2