After Six Years

After Six Years
Pengakuan Merlin


__ADS_3

Sebenarnya Jonathan merasa bingung kenapa tiba-tiba saja Leo datang bersama dengan istrinya, bahkan Leo berkata jika Merlin ingin berbicara dengan Carol.


Maksudnya apa coba, kenapa Merlin ingin berbicara dengan istrinya, pikirnya. Karena Jonathan merasa jika Merlin sama sekali tidak pernah mengenal Carol sebelumnya.


Jonathan yang frustasi memang sempat berkeluh kesah kepada Leo, karena dirinya kini tidak dipercaya oleh istrinya lagi.


Jonathan juga sempat bertanya kepada Leo, apa yang harus dia lakukan. Karena memang hanya Leo sahabat sekaligus asisten pribadinya yang dia punya, Leo yang selalu pengertian.


Tanpa sepengetahuan Jonathan, Leo kembali menceritakan hal tersebut kepada istrinya, Merlin. Merlin langsung merasa bersalah yang teramat ketika Leo menceritakan semuanya dari awal.


Karena pada kenyataan memang dirinyalah yang berusaha untuk menjebak Jonathan kala itu, karena Merlin terlalu terobsesi untuk memiliki Jonathan.


Akhirnya Merlin bertekad untuk mengatakan semuanya di depan Leo, Jonathan dan Carol secara bersamaan agar Merlin tidak mengulang ucapannya berkali-kali.


Merlin bahkan sudah bertekad di dalam hatinya, jika nantinya Leo akan membenci dirinya dia akan menerimanya. Karena memang dulu dialah yang bersalah, dia yang terlalu nakal.


Dulu dia terlalu terobsesi ingin memiliki Jonathan, sehingga dia memberikan obat perangsang tersebut agar kejadian satu malam itu bisa terjadi dengan dirinya.


Sayangnya Merlin tidak seberuntung itu, justru Jonathan malah merusak hidup Carol kala itu. Merlin benar-benar merasa sangat bersalah, dia merasa sangat berdosa.


Melihat Merlin dan juga Leo yang hanya diam saja di ambang pintu, akhirnya Jonathan pun mengeluarkan suaranya.


"Ada apa kalian ke sini? Ada perlu apa dengan istriku?" tanya Jonathan.


Leo tersenyum lalu mengajak Merlin untuk menghampiri Jonathan dan juga Carol, kini mereka berdiri tepat di samping Carol dan juga Jonathan.


"Maaf jika kedatangan kami mengganggu, sebenarnya bukan Leo yang berkepentingan dengan anda ataupun istri anda. Tapi aku," ucap Merlin membuka pembicaraan.


Merlin sudah tidak sabar untuk membicarakan semuanya, dia tidak mau memendam rasa bersalahnya terlalu lama.


"Ya, aku tadi sudah mendengarnya dari Leo. Apakah kamu mengenal istriku? Kenapa kamu ingin berbicara dengan istriku?" tanya Jonathan penuh selidik.


"Tidak, tentu saja aku tidak mengenal istrimu. Hanya saja di sini aku ingin membuat pengakuan," jawab Merlin.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Merlin, baik Leo, Jonathan ataupun Carol terlihat menatap wajah wanita yang berprofesi sebagai model itu dengan lekat.


Leo bahkan terlihat menatap Merlin dengan penuh tanda tanya, dia menggenggam tangan istrinya dan menatapnya dengan tatapan penuh pertanyaan.


Merlin tersenyum, kemudian dia berkata. "Aku ingin membuat dua pengakuan di hadapan kamu, di hadapan Jonathan dan dihadapan Carol."

__ADS_1


"Pengakuan apa?" tanya Leo dengan tidak enak hati.


Tiba-tiba perasaan Leo menjadi tidak enak, dia benar-benar takut jika Merlin akan mengatakan hal yang tidak-tidak.


"Aku mempunyai pengakuan baik dan pengakuan buruk yang ingin aku sampaikan, pengakuan mana dulu yang ingin kamu dengar?" tanya Merlin kepada Leo.


Mendengar apa yang ditanyakan oleh Merlin, Jonathan yang tidak ingin menunggu lama langsung menolehkan wajahnya ke arah melin dan berkata.


"Sampaikanlah pengakuan burukmu terlebih dahulu, aku ingin mendengarnya!" jawab Jonathan dengan cepat.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Jonathan, Merlin langsung menolehkan wajahnya ke arah pria yang dulu begitu dia ingin jadikan suami itu.


Pria yang sangat dia kagumi baik ketampanan dan juga kekayaannya, hal itu benar-benar membuat Merlin terobsesi.


Apalagi saat Merlin melihat tubuh atletis Jonathan, dia pernah membayangkan akan bercinta dengan penuh gairah bersama dengan Jonathan.


"Baiklah, aku akan mengatakan kabar pengakuan buruk tentang diriku."


Merlin terlihat menghampiri Carol, kemudian dia menggenggam tangan Carol dengan erat dan menatap netra Carol dengan serius.


"Sebelumnya aku minta maaf, karena dulu aku begitu menginginkan Jonathan untuk menjadi suamiku. Saat itu aku ingin menjebak Jonathan dengan memberikan obat perangsang pada minumannya," ungkap Merlin.


Berbeda dengan Leo, dia terlihat menatap Merlin dengan tatapan penuh kecewa. Karena ternyata istrinya mampu melakukan hal yang keji seperti itu.


Pantas saja dulu Leo tidak menemukan pelakunya, karena ternyata pelakunya adalah istrinya sendiri. Sudah pasti tuan Bram akan bisa menutupi semuanya.


Merlin sempat menolehkan wajahnya ke arah Jonathan dan juga Leo, dia sudah menduga pasti reaksi mereka akan seperti itu. Merlin tersenyum kemudian dia berkata.


"Aku sangat sadar jika dulu hal yang aku lakukan adalah hal yang paling bodoh, aku minta maaf karena ulahku kamu kehilangan kesucian kamu. Karena ulahku kamu mengandung tanpa suami, karena ulahku kamu melahirkan dan menderita sendirian," ucap Merlin penuh penyesalan seraya menatap mata Carol dengan dalam.


Jika saja Merlin bukan istri dari Leo, sudah dapat dipastikan jika saat ini Jonathan akan memukul wanita yang ada di hadapannya itu. Dia tidak peduli Merlin perempuan atau lelaki.


Sayangnya Jonathan masih menghargai Leo sebagai suami dari Merlin, dia masih menghargai Leo sebagai sahabatnya. Jonathan hanya bisa menahan amarahnya dengan mengepalkan kedua telapak tangannya.


Jonathan hanya bisa berharap, semoga Carol mau memaafkan apa yang sudah dia lakukan terhadap Carol di masa lalu.


Apalagi setelah mendengar pengakuan dari Merlin, karena baik secara langsung atau tidak ungkapan dari Merlin tetap membantu dirinya untuk meyakinkan Carol.


"Aku sudah mengatakan hal yang sebenarnya, semoga rumah tangga kalian baik-baik saja," do'a Merlin.

__ADS_1


Setelah mengatakan hal itu, Merlin terlihat menghampiri Leo yang masih terdiam mematung seraya memandangi wajahnya.


Merlin tersenyum, kemudian dia mengambil sebuah amplop berwarna putih dan memberikannya kepada Leo.


"Aku minta maaf, karena aku bukan wanita yang baik sebelum bertemu dengan kamu. Aku pasrah jika kamu mau menceraikan aku, ini pengakuan kedua yang ingin aku sampaikan kepada kamu. Bacalah dengan baik, aku akan pulang ke rumah daddy."


Setelah mengatakan hal itu, Merlin langsung berpamitan dan pergi dari ruang perawatan Carol tersebut.


Leo terlihat bingung harus berbuat apa, Jonathan yang melihat akan hal itu terlihat begitu gemas. Dia langsung mengeluarkan suaranya.


"Leo, jika kamu mencintainya, jangan pernah menilai kesalahannya. Karena aku melihat jika dia benar-benar sudah berubah, berbahagialah dengan istrimu," kata Jonathan.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Jonathan, Leo tersenyum. Dengan cepat dia berlari untuk mengejar Merlin tanpa membuka amplop putih yang diberikan oleh istrinya.


Leo tersenyum saat melihat Merlin yang sedang berdiri di pinggir jalan, dia terlihat sedang mencegat taksi.


Dengan cepat Leo memeluk Merlin dari belakang, lalu Leo menunduk dan mengecupi pipi istrinya itu dengan penuh kasih.


"Apa pun kesalahan kamu di masa lalu, aku sudah memaafkannya. Aku mencintai kamu, Sayang."


Leo terlihat membalikkan tubuh Merlin dan mengecup bibir istrinya beberapa kali, dia merasa bangga karena istrinya mau mengakui kesalahannya.


"Hanya mencintai aku?" tanya Merlin dengan air mata bahagia di pipinya.


Dia tidak menyangka jika Leo akan memaafkan dirinya dengan sangat mudah, padahal kesalahan yang Merlin lakukan sangatlah fatal.


"Ya, hanya mencintai kamu!" jawab Leo tegas.


Merlin tersenyum mendengar jawaban dari Leo, sudah dapat dipastikan jika suaminya itu belum membuka amplop putih yang dia berikan.


Maka dari itu Leo mengatakan hal tersebut, jika Leo sudah membuka amplop putih tersebut pasti ucapan Leo tidak akan seperti itu.


"Apa kamu benar-benar tidak mencintai dia?" tanya Merlin.


Leo terlihat kebingungan ketika mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Merlin, dia siapa yang sedang dibahas oleh Merlin, pikirnya.


"Siapa dia?" tanya Leo.


Merlin terlihat mengurai pelukannya, lalu dia menarik telapak tangan Leo agar menyentuh perutnya yang masih rata. Leo terlihat kebingungan.

__ADS_1


__ADS_2