Aku Menikahi Kakak Tiriku

Aku Menikahi Kakak Tiriku
eps 14


__ADS_3

Ketika Leni dan Arif sudah sampai di parkiran pasar, Leni pun turun ingin melepas helm yang sedang di pakainya. Tetapi Arif dengan sigap membatu melepaskan helm Leni. Kemudian Leni pergi ke salah satu tokok perhiasan untuk membeli cincin untuk mahar pernikahan ibunya.


"Sudah sini aku saja yang membukakan helm mu" (ucap Arif kepada Leni sambil membukakan helm yang di pakai oleh Leni)


Leni pun hanya bisa tersenyum melihat Arif yang sedang membukakan helm miliknya.


"Kita pergi ke tokok perhiasan itu aja yah, keliatannya di situ sangat ramai pasti perhiasannya bagus-bagus" (ucap Leni kepada Arif)


Arif pun menyetujui keputusan Leni untuk membeli perhiasan di tokok sana.


"Yasudah ayooo.." (ujap Arif sambil memegang tangan Leni)


Leni pun terkejut melihat Arif memegang tangannya, dia pikir Arif memegang tangannya seperti kakak ke adik sama seperti yang di lakukan Indra kepadanya, Indra pun selalu memegang tangan Leni ketika mereka sedang berada di keramaian. Ketika sudah sampai di tokok perhiasan Leni sedang asik memilih cincin untuk mahar ibunya, dan Leni pun sudah menemukan cincin yang pas untuk ibunya.


"Mbak, coba lihat cincin yang ini" (ucap Leni kepada salah satu karyawan tokok perhiasan)

__ADS_1


"Ini mbak, cincinnya bagus untuk mbak pakai" (ucap karyawan tokok kepada Leni sambil tersenyum)


Leni pun hanya bisa tersenyum kepada karyawan tokok perhiasan itu, ketika Leni sedang melihat cincinya, kemudian dia memberitahukan kepada Arif apakah dia suka juga dengan cincin pilihannya.


"Kalo yang ini bagus ga" (ucap Leni kepada Arif)


"Bagus kok, kamu mau pilih yang ini?" (ucap Arif sambil tersenyum)


"Iyah deh, kayanya yang ini saja deh" (ucap Leni kepada Arif)


"Sini aku coba pakaikan cincinnya ketangan kamu" (ucap Arif sambil mengambil cincin dan mencoba untuk memakaikannya kepada Leni)


Leni pun hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku Arif yang sedikit membuatnya terbawa perasaan.


"Cincinnya bagus yah di pakai kamu Len" (ucap Arif kepada Leni)

__ADS_1


Leni pun hanya bisa tersenyum kepada Arif dan mencoba untuk melepaskan cincinya kembali.


"Yasudah mbak saya pilih yang ini saja sekalian minta tempat cincinya yah" (ucap Leni kepada karyawan yang sedang melayaninya)


Setelah Leni dan Arif membeli cincin ke tokok perhiasan, Leni pun pergi ke tokok pakaian untuk membeli sebuah mukena.


"Kita ke tempat ini saja yah untuk membeli mukena nya, ini tempat yang sering aku beli ketika ingin membeli mukena" (ucap Leni kepada Arif)


"Yasudah terserah kamu saja mau membelinya dimana, karna aku yakin pilihan kamu itu selalu tepat. (ucap Arif kepada Leni)


Akhirnya mereka pun memutuskan untuk membeli sebuah mukena di tempat dimana Leni sering membelinya. Ketika Leni sedang asik memilih, tiba-tiba Leni pun sudah melihat sebuah mukena berwarna putih nan cantik. Sepertinya mukena ini cocok buat di pakai ibu.


"Aku udah dapat mukenanya, sepertinya yang ini saja yang akan di beli" (ucap Leni kepada Arif)


"Okeee.." (ucap Arif dengan tersenyum)

__ADS_1


Dan akhirnya mereka membeli mukena yang di pilih Leni, setelah mereka sudah dapat yang di pesan ibunya. Arif pun mengajak Leni untuk makan terlebih dahulu sebelum mereka pulang kerumah Leni.


__ADS_2