Aku Menikahi Kakak Tiriku

Aku Menikahi Kakak Tiriku
eps 69


__ADS_3

Leni pun akhirnya keluar dari kamar Indra dan segera menemui Arif yang sedari tadi menunggu Leni keluar dari kamar kakaknya.


"Bagaimana? apakah kakakmu sudah merestui niatan kita?" ucap Arif yang sedikit terburu-buru.


Leni pun tersenyum manis kepada Arif "Alhamdulillah kak Indra sudah menyetujui niatan kita untuk menikah?" jawan Leni sambil memegang tangan Arif dengan sangat erat.


Mata Arif terlihat membulat, senyum di pipinya sangat terlihat jelas, Arif pun sangat bahagia mendengar apa yang di katakan Leni kepadanya, "Apa benar yang di ucapkanmu, apa kamu sedang tidak berbohong kepadaku?" Arif pun masih tidak percaya dengan apa yang di katakan Leni, padahal sudah terlihat jelas bahwa tadi Indra sangat menentang pernikahan adiknya.


Tiba-tiba Indra sudah berada di belakang Arif dan Leni sedari tadi, dan Indra pun hanya bisa tersenyum melihat percakapan antara adiknya dan Arif.


"Apa yang di ucapkan adik gua semua nya benar, gua sudah merestui hubungan kalian berdua, dan gua harap sama lu Rif, lu ga bakalan nyakitin perasaan adik gua. Sampai ada air matanya yang keluar dan itu semua gara-gara lu, gua adalah orang pertama yang bakal bikin perhitungan dengan lu!" ucap Indra yang sedikit mengancam Arif dengan nada yang sangat keras.


"Tenang bang, gua janji sama lu, gua bakalan bikin adik lu bahagia, gua janji sekali lagi sama lu. Gak akan pernah ada tetesan air mata kesedihan yang akan Leni rasakan adalah senyum kebahagiaan" jawab Arif sambil memegang pundak Indra yang terus menegaskan bahwa ia akan membuat adiknya bahagia.


"Gua pegang omongan lu" ucap Indra kepada Arif.


"Oh iyah kak, aku sekali lagi minta bantuan kakak yah" ucap Leni kepada kakaknya Indra.


"Apalagi?" jawab Indra sambil mengerutkan keningnya.


"Bantu kita berdua untuk berbicara kepada ayah dan ibu kak" jawab Leni sambil tersenyum.


"Maksudnya?????" Indra pun sangat bingung dengan apa yang di ucapkan adik nya itu


Ketika Leni akan meneruskan pembicaraannya, tiba-tiba ibu dan ayahnya sudah kembali dari tokonya.


"Assalamualaikum" ucap Bu Neni dan Joni sambil melepaskan alas kakinya di depan pintu rumahnya.

__ADS_1


"Walaikumsalam" jawab Indra, Arif, dan Leni, yang sedang duduk di ruang tamu.


Akhirnya Bu Neni dan Joni duduk bersama di ruang tamu berniat untuk membahas kembali keinginan Leni dan Arif untuk menikah.


"Apakah kamu sudah mengetahui semuanya nak?" ucap Joni yang mengarahkan pandangannya kepada Indra.


"Sudah yah..." jawab Indra kenapa Joni.


"Lalu? apa pendapatmu untuk semua ini?" jawab Joni kepada Indra.


Indra pun langsung menarik napasnya untuk menjawab pertanyaan dari ayahnya, dengan tersenyum ia menjawab.


"Aku sudah menyetujui niatan mereka untuk segera menikah yah" tegas Indra kepada Joni.


Bu Neni sangat terkejut mendengar apa yang di bicarakan Indra, tapi mau gimana pun ia harus menerima ini semua dengan sangat lapang dada, karna doa dan restu seorang ibu adalah jalan menuju kebahagiaan untuk anaknya.


"Baiklah jika kakakmu sudah merestui hubungan kalian berdua, ibu dan ayah pasti merestui hubungan kalian." ucap Joni kepada Arif dan Leni, Bu Neni pun hanya bisa tersenyum menatap mata anak gadisnya itu yang terlihat sangat bahagia.


"Oh iyah kapan rencana pernikahan kalian di laksanakan?" ucap Bu Neni kepada Arif dan Leni.


"Aku pengennya sih Bu secepatnya, kalo bisa aku ingin melaksanakan acarnya minggu minggu ini" jawab Arif kepada Bu Neni.


"Minggu minggu ini???" Indra pun langsung melirik Arif dengan sedikit sinis.


"Iyah bang, aku pingin acaranya di adakan minggu minggu ini, lebih cepat lebih baik kan?" jawab Arif kepada Indra.


"Pala lu peang minggu minggu ini, minggu ini kan adik gua ujian, dasar pengganggu" gumam Indra yang sangat kesal dengan apa yang di ucapkan Arif.

__ADS_1


"Apa tidak terlalu cepat nak? kita kan harus mempersiapkan semuanya dengan sangat matang?" ucap Bu Neni kepada Arif.


Arif pun hanya tersenyum untuk menjawab pertanyaan dari ibu sambungnya itu, "Apakah kamu keberatan kalo kita melakukan pernikahan minggu minggu ini?" ucap Arif kepada Leni yang berada di sampingnya.


"Aku tidak keberatan, malahan aku sangat senang jika minggu ini kita akan melangsungkan pernikahan nya" jawab Leni sambil tersenyum kepada semua orang yang berada di ruangan itu.


"Huuufffttttt... dekkk...dekkk" gumam Indra sambil memutarkan bola matanya ke atas.


Akhirnya mereka pun membagi tugas untuk mempersiapkan pernikahan Leni dan Arif. Bu Neni bertugas untuk mempersiapkan makanan di dapur, Joni bertugas untuk mengurusi tamu yang akan hadir di acara pernikahan anaknya, dan Indra yang bertugas untuk menjadi wali di pernikahan Leni nanti.


Arif dan Leni pun sangat bahagia karna tinggal selangkah lagi tujuan mereka untuk bersama akan terlaksana.


Ketika pembicaraan mereka sudah selesai, akhirnya Indra pergi ke kamar untuk beristirahat, sedangkan Joni pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, dan Bu Neni pergi ke dapur untuk memasak makan malam.


"Aku snagat bahagia untuk hari ini, selangkah lagi kita akan menjadi suami istri sayangku" ucap Arif sambil mencium kening Leni dengan sangat lembut.


"Aku pun sangat bahagia karna aku akan memiliki mu seutuhnya" jawab Leni sambil memeluk Arif dengan sangat erat.


.


.


.


Jangan lupa jangan kesehatan yah sahabat, jangan lupa pakai masker jika keluar dari rumah, semoga kita dalam keadaan sehat selalu, aamiin 😚😚


.

__ADS_1


.


Jangan lupa like dan komen 🤗🤗


__ADS_2