
Leni pun berjalan menuju kelasnya, selama Leni berjalan Leni pun terus memikirkan Arif, Leni sedikit lega karena Arif tidak seburuk yang ia pikirkan. Rasanya ia ingin selalu bersama Arif, menghabiskan waktu hanya berdua, tertawa bersama seperti kemarin-kemarin. Andai waktu mempertemukan mereka terlebih dahulu, mungkin hubungan mereka tidak serumit sekarang. Sementara itu Arif berusaha berpikir keras bagaimana ia bisa memperbaiki hubungannya dengan Leni agar mereka bisa menjalin hubungan dengan serius.
"Leni itu sepertinya tidak suka dengan laki-laki agresif, sepertinya aku harus berusaha baik dengannya, berusaha menunjukan kasih sayang yang amat serius, sehingga Leni pun akan bisa menerimaku secara perlahan" (gumam Arif memikirkan bagaimana cara mengambil hati Leni).
Arif pun mencoba untuk menghubungi Leni, memberikan sedikit perhatiannya melalui pesan singkat.
"Leni jangan lupa makan siang yah, semangat terus kuliahnya. Aku disini berusaha berkerja keras untuk bisa maharin kamu dan bahagian kamu, aku sayang kamu Leni hehehe" (ucap Arif yang mengirimkan pesan kepada Leni)
Mendengar handphone berbunyi, Leni pun membuka handphone nya dan ternyata Arif mengirim pesan untuknya, sangat terkejutnya Leni mendapatkan pesan yang menurutnya sangat romantis. Hati Leni pun tak karuan ia bingung harus membalas pesan Arif dengan kata apa, jika ia tidak membalasnya tapi hati Leni lah yang ingin membalas pesan Arif. tanpa pikir panjang Leni pun membalas pesan Arif dengan kata-kata yang membuat Arif pun dibuat terkejut oleh Leni.
"Iyah kamu juga jangan lupa makan siang, kamu juga harus semangat kerjanya supaya cepet bisa halalin aku, aku juga sayang sama kamu hehehe" (Leni pun membalas pesan arif)
Arif pun sangat terkejut dengan balasan yang di balas oleh Leni, Arif pun tidak menyangka bahwa Leni akhirnya mengaku bahwa ia pun menyayangi Arif. Tampa pikir panjang Arif pun mengajak Leni untuk mau di jemput dan pergi dengannya sesudah pulang dari kampus.
"Kamu beneran sayang sama aku? kamu mau ga pulang kuliah di jemput sama aku tapi jangan bilang-bilang Indra" (ucap Arif mengirimkan pesan kepada Leni)
Leni pun langsung mengiyakan ajakan Arif karna ia pun tidak mau membohongi perasaannya, karna ia benar-benar menyukai dan menyayangi Arif tapi bukan sebagai kakak melainkan sebagai kekasih.
__ADS_1
"Iyah aku mau, aku tunggu kamu di depan kampus jam 1 siang"
Arif pun langsung menyelesaikan pekerjaannya karena ia mau jam 1 siang sudah selesai dan ia akan menjemput pujaan hatinya karna arif tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk bersama Leni, ia akan menghabiskan waktunya hanya dengan Leni.
Sementara itu Indra pun sudah sampai di kampus dan langsung mencari adiknya dan ternyata adiknya sedang berada di depan kelasnya bersama teman-temannya.
"Dekkk..." (ucap Indra memanggil adiknya Leni)
"Iyah ka ada apa?" (Leni pun langsung menemui kakaknya)
Dan ternyata Indra ingin memberitahukan kepada adiknya bahwa sepulang dari kampus ia tidak bisa mengantar adiknya untuk pulang kerumah karna ia ada urusan untuk mengantarkan temannya ke sebuah acara.
Leni pun terkejut mendengar Indra tidak bisa mengantar untuk pulang, ia sangat bahagia karena ia tidak harus berbohong kepada kakaknya. Rasanya dunia ini seperti mendukung Leni dengan Arif untuk pergi bersama.
"Iyah ka gpp, lagi pula pulang dari kampus aku mau ke tempat indri" (ucap Leni dengan tersenyum)
Dalam hati pun Leni berbicara "Semoga aja tiap hari kak Indra ga bisa nganterin aku, aku kan sekarang punya orang yang akan mau nemenin aku kemanapun aku pergi"
__ADS_1
Sementara itu mata kuliah untuk hari ini pun sudah selesai, Leni pun langsung menghubungi Arif agar segera menjemputnya karna Indra pun sudah pergi dengan aldo.
"Aku udah beres nih, jemput aku sekarang. kak Indra juga udah pergi sama temennya" (Leni pun mengirimkan pesan kepada Arif)
Dengan rasa senang campur bahagia Arif membaca pesan dari Leni, Arif pun langsung pergi menjemput Leni dan membawanya ke studio Poto miliknya.
"Aku udah di depan" (ucap Arif kepada Leni)
Leni pun segera pergi kedepan kampus untuk menemui Arif. Arif pun segera membawa leni untuk ikut dengannya ke studio poto, di studio Poto Arif sangat memperlakukan Leni dengan sangat baik. Sampai akhirnya Arif pun mengutarakan perasaannya kepada Leni, karna ia ingin mempunyai hubungan yang serius dengan Leni.
"Oh iyah Leni aku mau jujur sama kamu, aku sangat mencintaimu dan aku mau kamu menjadi kekasihku, apakah kamu mau untuk menjalin hubungan yang sangat serius denganku" (ucap Arif menatap Leni dengan tatapan yang penuh cinta)
Leni pun tidak mau membohongi perasaannya dan Leni pun langsung mengiyakan karna Leni juga mau memiliki hubungan yang serius dengannya.
"Aku juga mau menjalin hubungan denganmu karna aku pun mempunyai perasaan yang sama denganmu" (ucap Leni dengan menatap mata Arif tak henti-hentinya)
Lalu Arif pun langsung mencium kening Leni karna ia merasa senang dengan jawaban yang diberikan Leni, mereka pun tidak memikirkan bagaimana kedepannya hubungan mereka. yang di pikirkan mereka hanya bagaimana mereka bisa bahagia sekarang.
__ADS_1
Karna Leni sudah menyadari semakin ia mencoba untuk berhenti mencinta Arif semakin sakit hatinya untuk menerima kenyataan. jadi Leni akan memutuskan untuk menerima kenyataan bahwa ia sangat mencintai Arif dan dia akan menerima apapun yang akan terjadi kedepannya, dia akan iklas jika takdir menakdirkan mereka tidak bersama, tapi dia akan lebih senang jika suatu saat hubungan mereka bisa di terima oleh ayah dan ibunya. Apapun halangannya Leni dan Arif akan memperjuangkan hubungan mereka karna hanya mereka lah yang bisa merasakan hati yang sakit jika mereka mencoba untuk berhenti mencintai satu sama lain. Sudah satu minggu Leni menjalin hungan bersama Arif, sudah satu minggu pun mereka tinggal dalam satu rumah, hari demi hari sudah Leni lewati, melewat hari-hari bersama Arif, kedekatan mereka sudah terjalin semakin dekat sampai Leni pun lupa dengan setatus yang mereka miliki sekarang. Sampai akhirnya konflik mulai mendatangi keluarga baru mereka, kedatangan Alif lah yang memicu masalah.