Aku Menikahi Kakak Tiriku

Aku Menikahi Kakak Tiriku
eps 46


__ADS_3

Sementara itu di rumah Alif, tiba-tiba ada seorang wanita yang mengetuk pintu rumahnya. Ternyata wanita itu adalah Iin, dan yang membukakan pintu rumahnya adalah Alif yang akan pergi untuk berkerja.


"Assalamualaikum" (ucap Iin sambil mengetuk pintu rumahnya Alif)


"Waalaikumsalam, kamu siapa yah?" (ucap Alif yang sudah membuka pintu rumahnya)


"Ada Bu Ratna? aku disuruh kemari oleh beliau" (ucap Iin)


Kemudian Bu Ratna keluar dari arah dapur untuk menemui Iin dan Alif, Bu Ratna adalah ibu dari Alif dan Arif.


"Kamu sudah sampai in, masuklah nak. Oh iyah Lif ini Iin yang kemarin ibu kasih tau itu" (ucap ibu Alif)


"Oh iyah Bu, salam kenal yah in. Oh iyah Bu Alif pergi ke kantor dulu yah, assalamualaikum" (jawab Alif sambil mencium tangan ibunya dan pergi mengendarai sepedah motor miliknya)


Sementara itu Bu Ratna dan Iin sedang asik mengobrol untuk rencana kedepannya seperti apa, Iin juga sudah tau kalo bu Ratna memiliki seorang anak kembar dan salah satu dari mereka akan di jodohkan oleh nya, Iin juga sangat berharap pernikahan ini akan segera terjadi. Karna memang Iin sudah mengenal Arif lebih dahulu, karna sifat Arif yang sering berbaur jadi membuat dirinya banyak di kenal oleh orang di sekitar tempat tinggalnya.


################################


Sesampainya Bu Neni dan Joni di toko mereka, Bu Neni dan Joni segera mempersiapkan dagangannya untuk di jual hari ini, setelah semuanya sudah siap Joni pun mengajak istrinya untuk duduk di kursi sambil meminum es teh manis yang sudah di beli olehnya.


"Duduk dulu Nen, aku sudah belikan minuman untukmu pasti kamu sangat lelah membantuku untuk merapihkan ini semua" (ucap Joni kepada Bu Neni)


Bu Neni pun duduk dan meminum minuman yang sudah di belikan oleh suaminya untuk dirinya.

__ADS_1


"Makasih mas" (jawab Bu Neni kepada Joni)


"Iyah sama-sama, oh iyah Nen aku mau nanya sekali lagi, apa kamu benar-benar ikhlas untuk menerima hubungan Arif dan Leni" (ucap Joni kepada istrinya)


Bu Neni pun hanya bisa tersenyum mendengar pertanyaan dari suaminya itu.


"Insyaallah aku bisa menerima ini semuanya mas, lagi pula aku tidak mau memisahkan mereka yang sedang jatuh cinta karna itu semuanya sangat menyakitkan, jadi aku yang harus mengalah untuk kebahagiaan anak-anak kita mas"


Joni pun hanya bisa terdiam mendengar jawaban dari istri nya itu, dan tidak lagi membahas soal Arif dan Leni.


Sesampainya Leni di kampus, Leni pun langsung turun dari motor Arif dan Arif pun berbicara kepada Leni.


"Sayang, aku sangat bahagia sekali akhirnya hubungan kita ga harus sembunyi-sembunyi lagi" (ucap Arif sambil memegang tangan Leni)


"Iyah sayang semoga semuanya di permudahkan yah sampe ke pernikahan, yaudah aku pergi ke studio dulu yah" (ucap Arif sambil mencium kening Leni)


Leni pun pergi ke kelasnya dengan raut wajah yang sangat bahagia. Seperti pelangi yang terlihat sangat indah ketika selesai hujan.


Arif pun sudah sampai di studio nya, Arif pun langsung mengerjakan pekerjaannya yang belum selesai ia kerjakan.


################################


Sementara itu Bu Ratna memamnggil kak Lina untuk duduk bersamanya dan mengenalkan Iin kepadanya, karna Bu Ratna akan menyuruh Lina untuk menelpon Arif agar memperbaiki hubungan antara ibu dan anaknya.

__ADS_1


"Linnn, kemarilah" (ucap Bu Ratna)


"Iyah Bu" (ucap Lina dan pergi menemui ibunya)


"Duduk dulu nak, kenalkan ini Iin" (Bu Ratna pun mengenalkan Iin kepada anak pertamanya)


Iin pun tersenyum, karna ini adalah kali pertamanya ia bertemu dengan calon kakak iparnya.


"Kak, kenalkan aku Iin" (ucap Iin sambil menjulurkan tangannya kepada Lina)


"Oh iyah aku Lina" (jawab Lina sambil berjabat tangan dengan Iin)


"Duduk nak, ibu mau ngomong sama kamu" (ucap Bu Ratna)


"Oh iyah Bu ada apa" (jawab Lina)


"Kamu bisa ga hubungi Arif, ibu mau memperbaiki hubungan ibu dengan anak ibu sendiri" (ucap Bu Ratna kepada Lina)


Lina pun akhirnya tersenyum karna ia sangat senang mendengar ucapan dari ibunya, dan akhirnya Lina pun mencoba untuk menghubungi Arif tetapi tidak di angkat oleh Arif, karna Arif sedang membereskan pekerjaannya dan handphonenya sedang di charger.


"Bu ga di angkat sama Arif, nanti Lina telpon lagi yah. Oh iyah Lina kembali ke dapur dulu yah mau nerusin masak, kakak tinggal dulu yah in" (Lina pun pergi meninggalkan ibunya dan Iin untuk kembali ke dapur)


Ternyata Bu Ratna belum menceritakan kepada Lina soal dirinya akan menjodohkan Arif dengan Iin, karna Bu Ratna tau kalo ia memberitahukan kepada Lina, Lina akan menghalangi rencananya untuk menjodohkan Arif, Lina cukup membantu ibu nya agar hubungannya segera membaik dengan Arif.

__ADS_1


__ADS_2