Aku Menikahi Kakak Tiriku

Aku Menikahi Kakak Tiriku
eps 03


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Bu neni sudah tidak menemukan anak pertamanya yang bernama Indra.


"asalammualaikum, ndraa, indraa" (saut Bu Neni mencari indra)


"mungkin dia sudah berangkat kuliah, aku kan tadi di pasar lumayan lama" (ucap Bu Neni dalam hati)


Lalu bu Neni membereskan belanjaan untuk di bereskan di warung kecilnya itu, setelah berbenah di warung, Bu Neni melanjutkan kegiatan seperti biasa, dia selalu mengerjakan pekerjaan rumah karna dia tidak mau kalo anak-anak yang harus mengerjakan pekerjaan rumah, yang dia mau anak-anaknya itu hanya fokus untuk belajar supaya kelak mereka bisa menjadi anak yang sukses meskipun dia harus merasakan rasa lelah bertahun-tahun, merasakan susahnya mencari sesuap nasi agar anak-anak selalu bisa makan dan pergi ke sekolah.


Waktu terus berjalan dan jam pun sudah menunjukan pukul 13.45 WIB, dan tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu rumah.


"Assalamualaikum"


"walaikumsalam" (ucap Bu Neni sambil membukakan pintu rumahnya)


terkejutnya Bu Neni ternyata yang bertamu kerumahnya itu ada Joni, ternyata Joni mencari tahu dimana Bu Neni tinggal sehabis dia pulang dari pasar.


"Joni?? kamu kok bisa ada disini? kamu tau dari mana tempat tinggalku??" (sambil terkejutnya Bu Neni dan menawarkan Joni masuk)


"tadi setelah kamu pulang dari pasar, aku coba menanyakan kepada seseorang yang tadi bertemu dengan mu di pasar, dan ternyata orang tersebut mengetahui dimana kamu tinggal, dan tujuan aku datang kesini ingin bertemu dengan anak-anakmu" (saut Joni)

__ADS_1


"tapi anak-anakku sedang tidak ada di rumah, mereka ada jam kuliah hari ini. Mungkin sebentar lagi mereka akan pulang. Kamu ingin minum apa Jon?? (saut Bu Neni sambil berdiri dan akan pergi ke dapur)


"air putih saja, kebetulan aku sangat haus. Udara di luar sangat panas" (ucap Joni)


"Oh baik lah, aku akan ambil kan dulu" (ucap Bu Neni sambil pergi ke dapur)


Tak lama ketika Bu Neni sedang mengambilkan air minum untuk Joni, Leni pun datang.


"Assalamualaikum buu" (betapah terkejutnya Leni melihat ada laki-laki asing yang sedang duduk di ruang tamu rumahnya tersebut)


"bapak siapa??" (ucap Leni terhadap Joni, karna dia sudag lupa dengan Joni yang tak lain adalah sahabat alm ayahnya tersebut)


"yaallah Len kamu sudah menjadi gadis yang sangat cantik, ini om Joni teman alm ayahmu, om sudah lama tidak berjumpa dengan mu, terakhir om melihat mu mungkin kamu masih berumur 5tahun" (ucap Joni sambil berkaca-kaca)


tak lama kemudian Bu Neni keluar dari dapur sambil membawa gelas yang berisi air putih untuk Joni


"Len, kamu sudah pulang?" (ucap Bu Neni)


"Iyah Bu Leni sudah pulang, bapak ini siapa Bu? kok Leni baru melihat bapak ini?" (ucap Leni dengan sedikit bingung)

__ADS_1


Dan Bu Neni pun menjelaskan siapa Joni itu.


Tak lama kemudian Joni bercerita bahwa dia sudah bercerai dengan istrinya dan memiliki seorang putra yang bernama Arif yang umurnya pun tak jauh beda dengan Indra dan Leni. Akhirnya Joni bercerita apa maksud dan tujuannya dia bertamu kerumah Bu Neni dan ingin bertemu dengan anak-anaknya, bahwa dia ingin melamar Bu Neni istri dari alm sahabatnya tersebut. Sangat terkejutnya Bu Neni saat mendengar Joni melamar dirinya di saat usia mereka sudah tidak muda lagi.


"Joni, apa yang kamu katakan?" (ucap Bu Neni dengan terkejutnya)


"Aku serius ingin melamar dan ingin menikahi dirimu, aku sangat kasian kepadamu, kamu harus menghidupi ke 2 anakmu sendiri, dan aku pun ingin menjadi pigur untuk anak-anakmu karna mereka sudah lama tidak mendapatkan pigur ayah, mungkin menurutmu ini sangat cepat tapi aku sudah mengenalmu sangat lama. Aku ingin menjagamu dan anak-anak seperti mas Gilang menjaga kalian, aku sangat menghargai mas Gilang dan akupun sangat menyayangi kalian"


(ucap Joni sambil menitihkan air mata)


Sebenarnya niat Joni sangat baik, karna ia ingin menjaga anak-anak alm sahabatnya itu, karna dulu sewaktu alm masih hidup dia lah yang selalu menjaga Joni seperti kakak yang selalu menjaga adiknya.


Leni ketika mendengar pembicaraan itu sangat terkejut dan hampir tidak percaya, ternyata laki-laki sahabat alm ayahnya ingin melamar ibunya sendiri.


"bapak serius dengan ucapan bapak? apakah bapak akan bisa menjaga ibu, seperti ayah dulu selalu menjaga ibu?" (ucap Leni kepada Joni)


"Saya sangat serius dengan ucapan saya nak, saya sangat menyayangi ibumu seperti ayahmu menyayangi ibu. Saya pun akan menjadi ayah untuk kalian dan saya pun akan selalu melindungi kalian seperti ayahmu melindungi kalian" (ucap Joni dengan mata yang penuh ketulusan)


Akhirnya mereka menunggu Indra datang untuk memberitahukan apa yang terjadi hari ini, sementara itu Bu Neni masih belum tau apa keputusan yang akan dia ambil, apakah dia akan menerima lamaran Joni atau dia akan tetap memilih menjadi janda seumur hidupnya.

__ADS_1


__ADS_2